alexametrics
31.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Canangkan Pembelian Mobil Canggih

Gagas Pencetakan E-KTP Langsung di Tempat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seluruh layanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) sudah sejak lama tak dikenakan biaya. Kini, tinggal layanannya yang terus dibenahi. Baik tenaga pelayanan maupun fasilitasnya. Salah satunya melalui gagasan pencetakan e-KTP langsung di lokasi pembuatan.

Kepala Dispendukcapil Isnaini Dwi Susanti menyampaikan, layanan di Dispendukcapil saat ini bersifat gratis. Namun, SDM yang memberikan pelayanan masih sangat terbatas. Tercatat 18 ASN serta sejumlah pegawai kontrak yang ditempatkan untuk menjadi peladen masyarakat di bidang kependudukan. “Sedangkan di kecamatan, tidak ada pegawai Dispendukcapil,” katanya.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya melayani 2,6 juta warga di Jember. Santi, sapaan akrabnya, menyebut bahwa Dispendukcapil mengusulkan pembelian mobil pelayanan administrasi kependudukan untuk mengoptimalkan layanan. “Mobil itu sudah dilengkapi alat-alat. Sehingga perekaman e-KTP bisa langsung dicetak,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyebut, layanan gratis di Dispendukcapil tidak boleh lagi diwarnai dengan pungutan liar (pungli) seperti beberapa tahun lalu.

“Untuk tenaga pelayanan, kalau bisa sejak tahun 2021 ini, ada tugas khusus dari bupati kepada kecamatan agar layanan semakin cepat. Ini karena tenaga pegawai sangat terbatas, sementara yang dilayani seluruh Jember,” ucap Tabroni.

Mengenai rencana pengadaan mobil canggih yang dicanangkan, menurut Tabroni, Dispendukcapil ingin agar setidaknya ada dua mobil yang bisa keliling. “Tetapi harganya untuk satu mobil lengkap dengan peralatannya sekitar Rp 1,2 miliar. Kalau bisa beli satu saja di tahun ini, itu bagus. Kemudian, bertahap fasilitas itu ditambah,” kata Tabroni.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seluruh layanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) sudah sejak lama tak dikenakan biaya. Kini, tinggal layanannya yang terus dibenahi. Baik tenaga pelayanan maupun fasilitasnya. Salah satunya melalui gagasan pencetakan e-KTP langsung di lokasi pembuatan.

Kepala Dispendukcapil Isnaini Dwi Susanti menyampaikan, layanan di Dispendukcapil saat ini bersifat gratis. Namun, SDM yang memberikan pelayanan masih sangat terbatas. Tercatat 18 ASN serta sejumlah pegawai kontrak yang ditempatkan untuk menjadi peladen masyarakat di bidang kependudukan. “Sedangkan di kecamatan, tidak ada pegawai Dispendukcapil,” katanya.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya melayani 2,6 juta warga di Jember. Santi, sapaan akrabnya, menyebut bahwa Dispendukcapil mengusulkan pembelian mobil pelayanan administrasi kependudukan untuk mengoptimalkan layanan. “Mobil itu sudah dilengkapi alat-alat. Sehingga perekaman e-KTP bisa langsung dicetak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyebut, layanan gratis di Dispendukcapil tidak boleh lagi diwarnai dengan pungutan liar (pungli) seperti beberapa tahun lalu.

“Untuk tenaga pelayanan, kalau bisa sejak tahun 2021 ini, ada tugas khusus dari bupati kepada kecamatan agar layanan semakin cepat. Ini karena tenaga pegawai sangat terbatas, sementara yang dilayani seluruh Jember,” ucap Tabroni.

Mengenai rencana pengadaan mobil canggih yang dicanangkan, menurut Tabroni, Dispendukcapil ingin agar setidaknya ada dua mobil yang bisa keliling. “Tetapi harganya untuk satu mobil lengkap dengan peralatannya sekitar Rp 1,2 miliar. Kalau bisa beli satu saja di tahun ini, itu bagus. Kemudian, bertahap fasilitas itu ditambah,” kata Tabroni.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seluruh layanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) sudah sejak lama tak dikenakan biaya. Kini, tinggal layanannya yang terus dibenahi. Baik tenaga pelayanan maupun fasilitasnya. Salah satunya melalui gagasan pencetakan e-KTP langsung di lokasi pembuatan.

Kepala Dispendukcapil Isnaini Dwi Susanti menyampaikan, layanan di Dispendukcapil saat ini bersifat gratis. Namun, SDM yang memberikan pelayanan masih sangat terbatas. Tercatat 18 ASN serta sejumlah pegawai kontrak yang ditempatkan untuk menjadi peladen masyarakat di bidang kependudukan. “Sedangkan di kecamatan, tidak ada pegawai Dispendukcapil,” katanya.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya melayani 2,6 juta warga di Jember. Santi, sapaan akrabnya, menyebut bahwa Dispendukcapil mengusulkan pembelian mobil pelayanan administrasi kependudukan untuk mengoptimalkan layanan. “Mobil itu sudah dilengkapi alat-alat. Sehingga perekaman e-KTP bisa langsung dicetak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyebut, layanan gratis di Dispendukcapil tidak boleh lagi diwarnai dengan pungutan liar (pungli) seperti beberapa tahun lalu.

“Untuk tenaga pelayanan, kalau bisa sejak tahun 2021 ini, ada tugas khusus dari bupati kepada kecamatan agar layanan semakin cepat. Ini karena tenaga pegawai sangat terbatas, sementara yang dilayani seluruh Jember,” ucap Tabroni.

Mengenai rencana pengadaan mobil canggih yang dicanangkan, menurut Tabroni, Dispendukcapil ingin agar setidaknya ada dua mobil yang bisa keliling. “Tetapi harganya untuk satu mobil lengkap dengan peralatannya sekitar Rp 1,2 miliar. Kalau bisa beli satu saja di tahun ini, itu bagus. Kemudian, bertahap fasilitas itu ditambah,” kata Tabroni.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/