alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

 Libatkan Kader Partisipatif Awasi Pilbup 2020

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Jember pada 23 September 2020 mendatang, berbagai perangkat pelaksana pemilu mulai direncanakan. Karena jumlah Salah pengawas pemilu terbatas, Bawaslu Jember melibatkan kader partisipatif.

Komisioner Bawaslu Jember Divisi Hukum Andika Firmansyah mengatakan, kecurangan dalam pemilu sudah pasti akan ada. Meskipun tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, namun dia optimistis bisa diminimalisasi. “Itu tidak bisa jika hanya mengandalkan pengawas yang ada di tiap-tiap kecamatan dan masing-masing desa,” tuturnya.

Dengan ketersediaan panwas sangat terbatas, tidak bisa berjalan maksimal jika tanpa ada bantuan dari unsur lain. Untuk itulah, Bawaslu menggelar Sekolah Kader Partisipatif Bawaslu Jember di Hotel Bintang Mulia, kemarin (10/12).

Mobile_AP_Rectangle 2

Andika menjelaskan, keterlibatan unsur lain dalam suksesi pemilu itu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketersediaan unsur pengawas tidak sebanding dengan potensi kecurangan pada pemilu mendatang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Jember pada 23 September 2020 mendatang, berbagai perangkat pelaksana pemilu mulai direncanakan. Karena jumlah Salah pengawas pemilu terbatas, Bawaslu Jember melibatkan kader partisipatif.

Komisioner Bawaslu Jember Divisi Hukum Andika Firmansyah mengatakan, kecurangan dalam pemilu sudah pasti akan ada. Meskipun tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, namun dia optimistis bisa diminimalisasi. “Itu tidak bisa jika hanya mengandalkan pengawas yang ada di tiap-tiap kecamatan dan masing-masing desa,” tuturnya.

Dengan ketersediaan panwas sangat terbatas, tidak bisa berjalan maksimal jika tanpa ada bantuan dari unsur lain. Untuk itulah, Bawaslu menggelar Sekolah Kader Partisipatif Bawaslu Jember di Hotel Bintang Mulia, kemarin (10/12).

Andika menjelaskan, keterlibatan unsur lain dalam suksesi pemilu itu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketersediaan unsur pengawas tidak sebanding dengan potensi kecurangan pada pemilu mendatang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Jember pada 23 September 2020 mendatang, berbagai perangkat pelaksana pemilu mulai direncanakan. Karena jumlah Salah pengawas pemilu terbatas, Bawaslu Jember melibatkan kader partisipatif.

Komisioner Bawaslu Jember Divisi Hukum Andika Firmansyah mengatakan, kecurangan dalam pemilu sudah pasti akan ada. Meskipun tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, namun dia optimistis bisa diminimalisasi. “Itu tidak bisa jika hanya mengandalkan pengawas yang ada di tiap-tiap kecamatan dan masing-masing desa,” tuturnya.

Dengan ketersediaan panwas sangat terbatas, tidak bisa berjalan maksimal jika tanpa ada bantuan dari unsur lain. Untuk itulah, Bawaslu menggelar Sekolah Kader Partisipatif Bawaslu Jember di Hotel Bintang Mulia, kemarin (10/12).

Andika menjelaskan, keterlibatan unsur lain dalam suksesi pemilu itu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketersediaan unsur pengawas tidak sebanding dengan potensi kecurangan pada pemilu mendatang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/