alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Festival Cerutu Jadi yang Pertama di Dunia

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Akhir Juli mendatang telah direncanakan gelaran Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI). Ini akan menjadi yang pertama di dunia. Bersamaan dengan itu, puluhan duta besar luar negeri akan hadir.

BACA JUGA : Omzet Belum Naik, Penggiling Daging Belum Banyak Orderan

Kegiatan tersebut menggambarkan bahwa upaya Bupati Jember Hendy Siswanto untuk membawa tembakau Jember ke tingkat dunia semakin terlihat. Mematangkan konsep, audiensi dilakukan Bupati Hendy bersama BIN Cigar dan beberapa OPD terkait di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu kemarin (9/7). Dikabarkan bahwa JKCI akan digeber di Jember pada 22 hingga 24 Juli nanti.

Mobile_AP_Rectangle 2

Semakin istimewa, karena JKCI untuk yang pertama kalinya dilangsungkan di lahan pertanian tembakau. Bertaraf internasional, karena akan ada 20 duta besar dari luar negeri yang datang. Hal ini mendapatkan respons dan dukungan secara langsung dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemprov Jatim, dan beberapa instansi lainnya.

Dalam festival cerutu nanti, Bupati Hendy juga ingin menggandeng pelaku-pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli Jember untuk langsung terlibat. Selain untuk memperkenalkan UMKM, dia ingin agar tembakau Jember bisa lebih jauh dikenal. “Apalagi undangan bukan hanya kepada para pencinta cigar, tetapi juga pebisnis-pebisnis besar,” ungkap suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini itu.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Akhir Juli mendatang telah direncanakan gelaran Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI). Ini akan menjadi yang pertama di dunia. Bersamaan dengan itu, puluhan duta besar luar negeri akan hadir.

BACA JUGA : Omzet Belum Naik, Penggiling Daging Belum Banyak Orderan

Kegiatan tersebut menggambarkan bahwa upaya Bupati Jember Hendy Siswanto untuk membawa tembakau Jember ke tingkat dunia semakin terlihat. Mematangkan konsep, audiensi dilakukan Bupati Hendy bersama BIN Cigar dan beberapa OPD terkait di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu kemarin (9/7). Dikabarkan bahwa JKCI akan digeber di Jember pada 22 hingga 24 Juli nanti.

Semakin istimewa, karena JKCI untuk yang pertama kalinya dilangsungkan di lahan pertanian tembakau. Bertaraf internasional, karena akan ada 20 duta besar dari luar negeri yang datang. Hal ini mendapatkan respons dan dukungan secara langsung dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemprov Jatim, dan beberapa instansi lainnya.

Dalam festival cerutu nanti, Bupati Hendy juga ingin menggandeng pelaku-pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli Jember untuk langsung terlibat. Selain untuk memperkenalkan UMKM, dia ingin agar tembakau Jember bisa lebih jauh dikenal. “Apalagi undangan bukan hanya kepada para pencinta cigar, tetapi juga pebisnis-pebisnis besar,” ungkap suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini itu.

JEMBER LOR, Radar Jember – Akhir Juli mendatang telah direncanakan gelaran Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI). Ini akan menjadi yang pertama di dunia. Bersamaan dengan itu, puluhan duta besar luar negeri akan hadir.

BACA JUGA : Omzet Belum Naik, Penggiling Daging Belum Banyak Orderan

Kegiatan tersebut menggambarkan bahwa upaya Bupati Jember Hendy Siswanto untuk membawa tembakau Jember ke tingkat dunia semakin terlihat. Mematangkan konsep, audiensi dilakukan Bupati Hendy bersama BIN Cigar dan beberapa OPD terkait di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu kemarin (9/7). Dikabarkan bahwa JKCI akan digeber di Jember pada 22 hingga 24 Juli nanti.

Semakin istimewa, karena JKCI untuk yang pertama kalinya dilangsungkan di lahan pertanian tembakau. Bertaraf internasional, karena akan ada 20 duta besar dari luar negeri yang datang. Hal ini mendapatkan respons dan dukungan secara langsung dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemprov Jatim, dan beberapa instansi lainnya.

Dalam festival cerutu nanti, Bupati Hendy juga ingin menggandeng pelaku-pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli Jember untuk langsung terlibat. Selain untuk memperkenalkan UMKM, dia ingin agar tembakau Jember bisa lebih jauh dikenal. “Apalagi undangan bukan hanya kepada para pencinta cigar, tetapi juga pebisnis-pebisnis besar,” ungkap suami Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/