alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Pj Harus Maksimalkan Persiapan Pilkades

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) pada 59 desa di Kabupaten Jember sudah dimulai. Panitia pilkades pun telah dibentuk akhir bulan lalu. Kini, persiapan segala sesuatu berkaitan dengan pilkades menjadi hal penting. Agar dapat menciptakan kepala desa terbaik, banyak pihak berharap seluruh prosesnya benar-benar matang.

Seperti diketahui, belum lama ini Bupati Jember Hendy Siswanto melantik sejumlah Pj kepala desa. Para Pj yang baru dilantik itu diminta agar memaksimalkan persiapannya. “Seluruh Pj kades harus maksimal melakukan persiapan pilkades,” kata Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni.

Dalam proses pelaksanaan pilkades, lanjut dia, ada panitia yang akan melakukan tugas masing-masing. Akan tetapi, agar pelaksanaannya tidak penuh dengan kecurigaan, maka pengambilan keputusan-keputusan sebaiknya melibatkan para tokoh masyarakat di desa setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Komisi A, menurutnya, juga menjadwalkan untuk komunikasi dengan para Pj kades. Tujuannya untuk memastikan kesiapan tahapan pelaksanaan pilkades. “Jangan sampai tahapan-tahapan terlewati. Nanti, kami akan panggil secara berkala,” paparnya.

Tak hanya itu, para PJ kades dan panitia diharapkan untuk menyampaikan apa pun yang menjadi persoalan. Termasuk kekurangan fasilitas atau apa pun kepada pemerintah, agar bisa dipersiapkan lebih dini. “Semua persiapan sebaiknya disampaikan. Jangan sampai kekurangan justru akan muncul pada hari pencoblosan,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) pada 59 desa di Kabupaten Jember sudah dimulai. Panitia pilkades pun telah dibentuk akhir bulan lalu. Kini, persiapan segala sesuatu berkaitan dengan pilkades menjadi hal penting. Agar dapat menciptakan kepala desa terbaik, banyak pihak berharap seluruh prosesnya benar-benar matang.

Seperti diketahui, belum lama ini Bupati Jember Hendy Siswanto melantik sejumlah Pj kepala desa. Para Pj yang baru dilantik itu diminta agar memaksimalkan persiapannya. “Seluruh Pj kades harus maksimal melakukan persiapan pilkades,” kata Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni.

Dalam proses pelaksanaan pilkades, lanjut dia, ada panitia yang akan melakukan tugas masing-masing. Akan tetapi, agar pelaksanaannya tidak penuh dengan kecurigaan, maka pengambilan keputusan-keputusan sebaiknya melibatkan para tokoh masyarakat di desa setempat.

Komisi A, menurutnya, juga menjadwalkan untuk komunikasi dengan para Pj kades. Tujuannya untuk memastikan kesiapan tahapan pelaksanaan pilkades. “Jangan sampai tahapan-tahapan terlewati. Nanti, kami akan panggil secara berkala,” paparnya.

Tak hanya itu, para PJ kades dan panitia diharapkan untuk menyampaikan apa pun yang menjadi persoalan. Termasuk kekurangan fasilitas atau apa pun kepada pemerintah, agar bisa dipersiapkan lebih dini. “Semua persiapan sebaiknya disampaikan. Jangan sampai kekurangan justru akan muncul pada hari pencoblosan,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) pada 59 desa di Kabupaten Jember sudah dimulai. Panitia pilkades pun telah dibentuk akhir bulan lalu. Kini, persiapan segala sesuatu berkaitan dengan pilkades menjadi hal penting. Agar dapat menciptakan kepala desa terbaik, banyak pihak berharap seluruh prosesnya benar-benar matang.

Seperti diketahui, belum lama ini Bupati Jember Hendy Siswanto melantik sejumlah Pj kepala desa. Para Pj yang baru dilantik itu diminta agar memaksimalkan persiapannya. “Seluruh Pj kades harus maksimal melakukan persiapan pilkades,” kata Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni.

Dalam proses pelaksanaan pilkades, lanjut dia, ada panitia yang akan melakukan tugas masing-masing. Akan tetapi, agar pelaksanaannya tidak penuh dengan kecurigaan, maka pengambilan keputusan-keputusan sebaiknya melibatkan para tokoh masyarakat di desa setempat.

Komisi A, menurutnya, juga menjadwalkan untuk komunikasi dengan para Pj kades. Tujuannya untuk memastikan kesiapan tahapan pelaksanaan pilkades. “Jangan sampai tahapan-tahapan terlewati. Nanti, kami akan panggil secara berkala,” paparnya.

Tak hanya itu, para PJ kades dan panitia diharapkan untuk menyampaikan apa pun yang menjadi persoalan. Termasuk kekurangan fasilitas atau apa pun kepada pemerintah, agar bisa dipersiapkan lebih dini. “Semua persiapan sebaiknya disampaikan. Jangan sampai kekurangan justru akan muncul pada hari pencoblosan,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/