alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Pilihannya Cuma Satu, Harus Tegak Lurus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pejabat yang dinyatakan lulus dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 18 di Kabupaten Jember hanya memiliki satu pilihan dalam menjalankan amanatnya.

“Pejabat pada masa pemerintahan Bupati Faida dan Wabup Kiai Muqit ini pilihannya cuma satu, yakni harus tegak lurus,” kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR.

Pernyataan itu disampaikan bupati ketika menutup Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat ketiga angkatan 18 di Kabupaten Jember, yang berlangsung di Balai Diklat BKPSDM Kaliwates Jember, Senin, 09 Desember 2019.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tegak lurus yang dimaksud yaitu menjalankan pelayanan kepada masyarakt tanpa ada pungutan liar alias pungli. Tegak lurus juga berarti tidak ada korupsi.

“Jika tidak sanggup itu semua, diizinkan mengundurkan diri,” tegas perempuan pertama Bupati Jember ini.

Sikap tegak lurus itu diharapkan agar dapat menjaga amanat yang diberikan. Terlebih mayoritas pejabat yang lulus diklat masih muda.

Bupati tidak menginginkan sampai pejabat-pejabat ini tergelincir dalam tindakan koruptif. Karena itu, mereka diharapkan dapat menjaga diri dengan baik.

“Percuma hebat. Percuma juara. Jika tidak tegak lurus, maka akan celaka. Celaka sekarang, nanti, atau diakhirat,” tandasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pejabat yang dinyatakan lulus dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 18 di Kabupaten Jember hanya memiliki satu pilihan dalam menjalankan amanatnya.

“Pejabat pada masa pemerintahan Bupati Faida dan Wabup Kiai Muqit ini pilihannya cuma satu, yakni harus tegak lurus,” kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR.

Pernyataan itu disampaikan bupati ketika menutup Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat ketiga angkatan 18 di Kabupaten Jember, yang berlangsung di Balai Diklat BKPSDM Kaliwates Jember, Senin, 09 Desember 2019.

Tegak lurus yang dimaksud yaitu menjalankan pelayanan kepada masyarakt tanpa ada pungutan liar alias pungli. Tegak lurus juga berarti tidak ada korupsi.

“Jika tidak sanggup itu semua, diizinkan mengundurkan diri,” tegas perempuan pertama Bupati Jember ini.

Sikap tegak lurus itu diharapkan agar dapat menjaga amanat yang diberikan. Terlebih mayoritas pejabat yang lulus diklat masih muda.

Bupati tidak menginginkan sampai pejabat-pejabat ini tergelincir dalam tindakan koruptif. Karena itu, mereka diharapkan dapat menjaga diri dengan baik.

“Percuma hebat. Percuma juara. Jika tidak tegak lurus, maka akan celaka. Celaka sekarang, nanti, atau diakhirat,” tandasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pejabat yang dinyatakan lulus dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 18 di Kabupaten Jember hanya memiliki satu pilihan dalam menjalankan amanatnya.

“Pejabat pada masa pemerintahan Bupati Faida dan Wabup Kiai Muqit ini pilihannya cuma satu, yakni harus tegak lurus,” kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR.

Pernyataan itu disampaikan bupati ketika menutup Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat ketiga angkatan 18 di Kabupaten Jember, yang berlangsung di Balai Diklat BKPSDM Kaliwates Jember, Senin, 09 Desember 2019.

Tegak lurus yang dimaksud yaitu menjalankan pelayanan kepada masyarakt tanpa ada pungutan liar alias pungli. Tegak lurus juga berarti tidak ada korupsi.

“Jika tidak sanggup itu semua, diizinkan mengundurkan diri,” tegas perempuan pertama Bupati Jember ini.

Sikap tegak lurus itu diharapkan agar dapat menjaga amanat yang diberikan. Terlebih mayoritas pejabat yang lulus diklat masih muda.

Bupati tidak menginginkan sampai pejabat-pejabat ini tergelincir dalam tindakan koruptif. Karena itu, mereka diharapkan dapat menjaga diri dengan baik.

“Percuma hebat. Percuma juara. Jika tidak tegak lurus, maka akan celaka. Celaka sekarang, nanti, atau diakhirat,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/