alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Terharu atas Tasyakuran Jalan Warga Mulyorejo

Mobile_AP_Rectangle 1

MULYOREJO, Radar Jember – Program multiyears Pemkab Jember sudah terbangun hingga Desa Mulyorejo. Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam tasyakuran terlaksananya program multiyears tersebut, kemarin siang (9/8), di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Bupati Hendy mengungkapkan rasa terharunya atas apa dilakukan masyarakat Desa Mulyorejo. Sebab, jalan yang telah diaspal dibuatkan tasyakuran yang cukup mengundang berbagai pihak dengan suguhan beraneka makanan.

Menurutnya, jalan yang dibangun di Jember merupakan hak masyarakat. Bupati dan wabup hanyalah pelaksana dan fasilitator yang berwajib memenuhi itu. Upayanya adalah membuat seluruh jalan di Jember menjadi bagus seperti yang diinginkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Imbauan diberikan Bupati Hendy terkait konflik pembakaran yang dialami warga di Dusun Baban Barat agar tidak ikut cemas. Salah satu yang menyebabkan kejadian itu, tambahnya, adalah soal akses jalan. “Kami akan segera menindaklanjuti perbaikan jalan di Baban Barat, termasuk perbaikan akses di sana,” terangnya.

Seluruh jalan, tambahnya, akan diperbaiki. Itu adalah komitmen yang akan dilaksanakan. Dengan catatan, masyarakat turut menjaga jalan yang sudah dibangun. Misalnya, dengan ikut memberikan peringatan kepada pengendara truk yang membawa angkutan melebihi tonase. Sesuai peraturan yang berlaku, tonase maksimal 8 ton.

Bupati Hendy menyebut, total jalan yang sudah diaspal di Jember sepanjang 1.120 kilometer dan berhasil dilakukan dalam kurun waktu tujuh bulan. Itu merupakan program multiyears yang pengerjaannya terus dilakukan dan berpindah di setiap tempat sesuai prioritas.

Tak hanya tentang jalan, dia mengingatkan kepada masyarakat terkait persoalan pernikahan dini yang dapat mengakibatkan anak stunting. “Jangan sampai ada pernikahan dini,” tegasnya. Jika sudah waktunya, usia mencukupi, maka bisa dilangsungkan pernikahan. Jika belum memenuhi syarat agar jangan sampai tergesa-gesa menikahkan anak-anaknya. (sil/c2/dwi)

- Advertisement -

MULYOREJO, Radar Jember – Program multiyears Pemkab Jember sudah terbangun hingga Desa Mulyorejo. Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam tasyakuran terlaksananya program multiyears tersebut, kemarin siang (9/8), di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Bupati Hendy mengungkapkan rasa terharunya atas apa dilakukan masyarakat Desa Mulyorejo. Sebab, jalan yang telah diaspal dibuatkan tasyakuran yang cukup mengundang berbagai pihak dengan suguhan beraneka makanan.

Menurutnya, jalan yang dibangun di Jember merupakan hak masyarakat. Bupati dan wabup hanyalah pelaksana dan fasilitator yang berwajib memenuhi itu. Upayanya adalah membuat seluruh jalan di Jember menjadi bagus seperti yang diinginkan.

Imbauan diberikan Bupati Hendy terkait konflik pembakaran yang dialami warga di Dusun Baban Barat agar tidak ikut cemas. Salah satu yang menyebabkan kejadian itu, tambahnya, adalah soal akses jalan. “Kami akan segera menindaklanjuti perbaikan jalan di Baban Barat, termasuk perbaikan akses di sana,” terangnya.

Seluruh jalan, tambahnya, akan diperbaiki. Itu adalah komitmen yang akan dilaksanakan. Dengan catatan, masyarakat turut menjaga jalan yang sudah dibangun. Misalnya, dengan ikut memberikan peringatan kepada pengendara truk yang membawa angkutan melebihi tonase. Sesuai peraturan yang berlaku, tonase maksimal 8 ton.

Bupati Hendy menyebut, total jalan yang sudah diaspal di Jember sepanjang 1.120 kilometer dan berhasil dilakukan dalam kurun waktu tujuh bulan. Itu merupakan program multiyears yang pengerjaannya terus dilakukan dan berpindah di setiap tempat sesuai prioritas.

Tak hanya tentang jalan, dia mengingatkan kepada masyarakat terkait persoalan pernikahan dini yang dapat mengakibatkan anak stunting. “Jangan sampai ada pernikahan dini,” tegasnya. Jika sudah waktunya, usia mencukupi, maka bisa dilangsungkan pernikahan. Jika belum memenuhi syarat agar jangan sampai tergesa-gesa menikahkan anak-anaknya. (sil/c2/dwi)

MULYOREJO, Radar Jember – Program multiyears Pemkab Jember sudah terbangun hingga Desa Mulyorejo. Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam tasyakuran terlaksananya program multiyears tersebut, kemarin siang (9/8), di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Bupati Hendy mengungkapkan rasa terharunya atas apa dilakukan masyarakat Desa Mulyorejo. Sebab, jalan yang telah diaspal dibuatkan tasyakuran yang cukup mengundang berbagai pihak dengan suguhan beraneka makanan.

Menurutnya, jalan yang dibangun di Jember merupakan hak masyarakat. Bupati dan wabup hanyalah pelaksana dan fasilitator yang berwajib memenuhi itu. Upayanya adalah membuat seluruh jalan di Jember menjadi bagus seperti yang diinginkan.

Imbauan diberikan Bupati Hendy terkait konflik pembakaran yang dialami warga di Dusun Baban Barat agar tidak ikut cemas. Salah satu yang menyebabkan kejadian itu, tambahnya, adalah soal akses jalan. “Kami akan segera menindaklanjuti perbaikan jalan di Baban Barat, termasuk perbaikan akses di sana,” terangnya.

Seluruh jalan, tambahnya, akan diperbaiki. Itu adalah komitmen yang akan dilaksanakan. Dengan catatan, masyarakat turut menjaga jalan yang sudah dibangun. Misalnya, dengan ikut memberikan peringatan kepada pengendara truk yang membawa angkutan melebihi tonase. Sesuai peraturan yang berlaku, tonase maksimal 8 ton.

Bupati Hendy menyebut, total jalan yang sudah diaspal di Jember sepanjang 1.120 kilometer dan berhasil dilakukan dalam kurun waktu tujuh bulan. Itu merupakan program multiyears yang pengerjaannya terus dilakukan dan berpindah di setiap tempat sesuai prioritas.

Tak hanya tentang jalan, dia mengingatkan kepada masyarakat terkait persoalan pernikahan dini yang dapat mengakibatkan anak stunting. “Jangan sampai ada pernikahan dini,” tegasnya. Jika sudah waktunya, usia mencukupi, maka bisa dilangsungkan pernikahan. Jika belum memenuhi syarat agar jangan sampai tergesa-gesa menikahkan anak-anaknya. (sil/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/