alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Rencana Jangkau Berbagai Pelosok Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) berlanjut di kepemimpinan kepala daerah baru. Kali ini, petugas pengawas dan evaluasi (wasev) yang terjun langsung meninjau perkembangan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Jember.

Setelah menyambut kedatangan tim wasev dalam acara tertutup itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan komitmen besarnya terhadap kegiatan TMMD ke-110 di Kabupaten Jember. “TMMD ini adalah kegiatan yang menyentuh langsung ke pokok permasalahan di masyarakat desa,” ungkapnya. Misalnya, penanganan rumah tak layak huni (RTLH), pengadaan jamban, dan permasalahan lain yang berkaitan dengan lingkungan.

Hendy menerangkan bahwa kedatangan tim wasev tersebut dalam rangka melihat dan meninjau sejauh mana pelaksanaan kegiatan TMMD ke-110 di wilayah Kodim 0824 Jember. Tepatnya di Desa Harjomulyo dan Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan kunjungan Kolonel Kunto di Kabupaten Jember, pihaknya mengharapkan adanya sinergisitas lanjutan antara Pemkab Jember dan TNI melalui program TMMD. “Agar nantinya dapat dikembangkan lebih besar lagi,” paparnya.

Menurut Hendy, masih banyak lokasi di Kabupaten Jember yang berat dan membuat pihaknya kesulitan untuk menjangkau lokasi tersebut. Tentunya akan memerlukan biaya yang cukup besar jika menggarapnya semua. Oleh karena itu, pelaksanaan TMMD ini dapat diperluas untuk membuat wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Jember menjadi terurus. Tujuannya agar wilayah-wilayah itu tak seperti tempat yang terisolasi.

Desa Harjomulyo sampai Mulyorejo, misalnya. Pada peninjauan sebelumnya, beberapa titik memang betul-betul memerlukan pembangunan. Contohnya akses jembatan yang menuju Desa Mulyorejo. Mengingat, warga kesulitan untuk melintas saat musim hujan. Tak hanya itu, berdasar data, lokasi tersebut sudah pernah memakan korban. Dua mobil milik warga hanyut saat melintas.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) berlanjut di kepemimpinan kepala daerah baru. Kali ini, petugas pengawas dan evaluasi (wasev) yang terjun langsung meninjau perkembangan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Jember.

Setelah menyambut kedatangan tim wasev dalam acara tertutup itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan komitmen besarnya terhadap kegiatan TMMD ke-110 di Kabupaten Jember. “TMMD ini adalah kegiatan yang menyentuh langsung ke pokok permasalahan di masyarakat desa,” ungkapnya. Misalnya, penanganan rumah tak layak huni (RTLH), pengadaan jamban, dan permasalahan lain yang berkaitan dengan lingkungan.

Hendy menerangkan bahwa kedatangan tim wasev tersebut dalam rangka melihat dan meninjau sejauh mana pelaksanaan kegiatan TMMD ke-110 di wilayah Kodim 0824 Jember. Tepatnya di Desa Harjomulyo dan Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Dengan kunjungan Kolonel Kunto di Kabupaten Jember, pihaknya mengharapkan adanya sinergisitas lanjutan antara Pemkab Jember dan TNI melalui program TMMD. “Agar nantinya dapat dikembangkan lebih besar lagi,” paparnya.

Menurut Hendy, masih banyak lokasi di Kabupaten Jember yang berat dan membuat pihaknya kesulitan untuk menjangkau lokasi tersebut. Tentunya akan memerlukan biaya yang cukup besar jika menggarapnya semua. Oleh karena itu, pelaksanaan TMMD ini dapat diperluas untuk membuat wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Jember menjadi terurus. Tujuannya agar wilayah-wilayah itu tak seperti tempat yang terisolasi.

Desa Harjomulyo sampai Mulyorejo, misalnya. Pada peninjauan sebelumnya, beberapa titik memang betul-betul memerlukan pembangunan. Contohnya akses jembatan yang menuju Desa Mulyorejo. Mengingat, warga kesulitan untuk melintas saat musim hujan. Tak hanya itu, berdasar data, lokasi tersebut sudah pernah memakan korban. Dua mobil milik warga hanyut saat melintas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) berlanjut di kepemimpinan kepala daerah baru. Kali ini, petugas pengawas dan evaluasi (wasev) yang terjun langsung meninjau perkembangan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Jember.

Setelah menyambut kedatangan tim wasev dalam acara tertutup itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan komitmen besarnya terhadap kegiatan TMMD ke-110 di Kabupaten Jember. “TMMD ini adalah kegiatan yang menyentuh langsung ke pokok permasalahan di masyarakat desa,” ungkapnya. Misalnya, penanganan rumah tak layak huni (RTLH), pengadaan jamban, dan permasalahan lain yang berkaitan dengan lingkungan.

Hendy menerangkan bahwa kedatangan tim wasev tersebut dalam rangka melihat dan meninjau sejauh mana pelaksanaan kegiatan TMMD ke-110 di wilayah Kodim 0824 Jember. Tepatnya di Desa Harjomulyo dan Mulyorejo, Kecamatan Silo.

Dengan kunjungan Kolonel Kunto di Kabupaten Jember, pihaknya mengharapkan adanya sinergisitas lanjutan antara Pemkab Jember dan TNI melalui program TMMD. “Agar nantinya dapat dikembangkan lebih besar lagi,” paparnya.

Menurut Hendy, masih banyak lokasi di Kabupaten Jember yang berat dan membuat pihaknya kesulitan untuk menjangkau lokasi tersebut. Tentunya akan memerlukan biaya yang cukup besar jika menggarapnya semua. Oleh karena itu, pelaksanaan TMMD ini dapat diperluas untuk membuat wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Jember menjadi terurus. Tujuannya agar wilayah-wilayah itu tak seperti tempat yang terisolasi.

Desa Harjomulyo sampai Mulyorejo, misalnya. Pada peninjauan sebelumnya, beberapa titik memang betul-betul memerlukan pembangunan. Contohnya akses jembatan yang menuju Desa Mulyorejo. Mengingat, warga kesulitan untuk melintas saat musim hujan. Tak hanya itu, berdasar data, lokasi tersebut sudah pernah memakan korban. Dua mobil milik warga hanyut saat melintas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/