alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Jadi Pendorong Pembangunan, Pengontrol Kebijakan

Pers di Mata Bupati Jember Terpilih Hendy Siswanto

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sebuah demokrasi, pers menjadi pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Keberadaannya mampu menembus keterbatasan mata publik dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan. Nah, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 ini, bagaimana Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto memandang keberadaan pers?

Menurut Hendy, keberadaan pers menjadi penopang utama keberlangsungan pemerintahan yang adil dan bersih. Tanpa insan pers, permasalahan-permasalahan yang terjadi di Jember akan sulit terselesaikan. Melalui Hari Pers inilah, Hendy mengucapkan selamat dan mendorong agar fungsi pers benar-benar terlaksana dengan baik.

Dikatakannya, pers merupakan sebuah media informasi yang tentunya akan menyampaikan kabar kepada siapa saja yang tinggal di mana saja. Dalam konteks Jember, maka pers harus tetap menyampaikan informasi penting di semua tempat, di kota, desa, hingga wilayah yang blank spot atau tanpa sinyal untuk tujuan pembangunan dan merajut persaudaraan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, persoalan di Jember bermacam-macam. Maka dari itu, tagline yang diusung adalah Wes Wayahe Mbenahi Jember. Untuk membenahi Jember, Hendy mengaku, dirinya tidak akan berarti apa-apa tanpa bersinergi dengan semua pihak. Untuk itu, komunikasi harus dibangun. “Media menjadi bagian penting untuk mendorong pembangunan dan kemakmuran rakyat Jember,” kata Hendy, dalam wawancara eksklusif bersama Jawa Pos Radar Jember di Posko Hendy Siswanto-Gus Firjaun (HSGF), Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, pada HPN kemarin (9/2).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sebuah demokrasi, pers menjadi pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Keberadaannya mampu menembus keterbatasan mata publik dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan. Nah, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 ini, bagaimana Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto memandang keberadaan pers?

Menurut Hendy, keberadaan pers menjadi penopang utama keberlangsungan pemerintahan yang adil dan bersih. Tanpa insan pers, permasalahan-permasalahan yang terjadi di Jember akan sulit terselesaikan. Melalui Hari Pers inilah, Hendy mengucapkan selamat dan mendorong agar fungsi pers benar-benar terlaksana dengan baik.

Dikatakannya, pers merupakan sebuah media informasi yang tentunya akan menyampaikan kabar kepada siapa saja yang tinggal di mana saja. Dalam konteks Jember, maka pers harus tetap menyampaikan informasi penting di semua tempat, di kota, desa, hingga wilayah yang blank spot atau tanpa sinyal untuk tujuan pembangunan dan merajut persaudaraan.

Menurutnya, persoalan di Jember bermacam-macam. Maka dari itu, tagline yang diusung adalah Wes Wayahe Mbenahi Jember. Untuk membenahi Jember, Hendy mengaku, dirinya tidak akan berarti apa-apa tanpa bersinergi dengan semua pihak. Untuk itu, komunikasi harus dibangun. “Media menjadi bagian penting untuk mendorong pembangunan dan kemakmuran rakyat Jember,” kata Hendy, dalam wawancara eksklusif bersama Jawa Pos Radar Jember di Posko Hendy Siswanto-Gus Firjaun (HSGF), Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, pada HPN kemarin (9/2).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sebuah demokrasi, pers menjadi pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Keberadaannya mampu menembus keterbatasan mata publik dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan. Nah, pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 ini, bagaimana Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto memandang keberadaan pers?

Menurut Hendy, keberadaan pers menjadi penopang utama keberlangsungan pemerintahan yang adil dan bersih. Tanpa insan pers, permasalahan-permasalahan yang terjadi di Jember akan sulit terselesaikan. Melalui Hari Pers inilah, Hendy mengucapkan selamat dan mendorong agar fungsi pers benar-benar terlaksana dengan baik.

Dikatakannya, pers merupakan sebuah media informasi yang tentunya akan menyampaikan kabar kepada siapa saja yang tinggal di mana saja. Dalam konteks Jember, maka pers harus tetap menyampaikan informasi penting di semua tempat, di kota, desa, hingga wilayah yang blank spot atau tanpa sinyal untuk tujuan pembangunan dan merajut persaudaraan.

Menurutnya, persoalan di Jember bermacam-macam. Maka dari itu, tagline yang diusung adalah Wes Wayahe Mbenahi Jember. Untuk membenahi Jember, Hendy mengaku, dirinya tidak akan berarti apa-apa tanpa bersinergi dengan semua pihak. Untuk itu, komunikasi harus dibangun. “Media menjadi bagian penting untuk mendorong pembangunan dan kemakmuran rakyat Jember,” kata Hendy, dalam wawancara eksklusif bersama Jawa Pos Radar Jember di Posko Hendy Siswanto-Gus Firjaun (HSGF), Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, pada HPN kemarin (9/2).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/