alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Pantau Kondisi Hutan dan Aliran Air Argopuro

Langkah Mengetahui sejak Dini Potensi Bencana

Mobile_AP_Rectangle 1

WIROWONGSO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto memantau kondisi hutan dan aliran air di Pegunungan Argopuro. Langkah tersebut sebagai salah satu cara mengetahui sejak dini potensi bencana di Jember.

BACA JUGA : Syarat Vaksin Booster, Jenis Pertama dan Kedua Harus Sama

Terbang dengan pesawat Cessna melalui Bandara Notohadinegoro, Sabtu (6/8), Bupati Hendy menyusuri langsung beberapa titik di Pegunungan Argopuro. Termasuk padang savana Cikasur di pegunungan terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Terbang dengan pesawat perintis tersebut, Bupati sekaligus melakukan test flight tour.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Hendy mengatakan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya bencana yang kapan saja bisa terjadi. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan perencanaan jauh-jauh hari. Sebelumnya, pihaknya belum mengetahui bahwa aliran air yang berasal dari Pegunungan Argopuro dan Gunung Raung yang bermuara di Jember.

Kewaspadaan itu menjadi pertimbangan Bupati Hendy untuk melakukan mitigasi bencana alam. Apalagi sudah menjelang akhir tahun yang menjadi momen datangnya musim hujan. “Terus terang kami harus waspada dan hati-hati,” tuturnya.

Berlangsungnya test flight tour juga sebagai bentuk investigasi ancaman bencana. Sebab, tambahnya, selama ini belum dilakukan penanganan sesuai ancaman yang ada. Dengan penerbangan untuk meninjau kondisi lapangan secara langsung, Hendy berharap bisa melihat gambaran yang sebenarnya seperti apa. “Dari ketinggian itu bisa dilihat detail hutan dan aliran air yang berpotensi membuat bencana di Jember.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan. Sebab, dikhawatirkan akan timbul berbagai bencana jika dibiarkan. “Sangat berisiko tinggi jika tidak segera diatasi,” tegasnya. Pantauan itu akan diteruskan ke Pemprov Jatim untuk mendapatkan data penanganan bencana dan potensinya.

Pemotretan hasil pantauan yang dilakukan Bupati Hendy akan dilaporkan kepada Gubernur Jatim dan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jatim.  Agar segera dilakukan penanganan. “Misalnya dengan pemasangan proteksi dan memasukkan Jember dalam program pembangunan tanggap bencana,” pungkasnya. (sil/c2/dwi)

- Advertisement -

WIROWONGSO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto memantau kondisi hutan dan aliran air di Pegunungan Argopuro. Langkah tersebut sebagai salah satu cara mengetahui sejak dini potensi bencana di Jember.

BACA JUGA : Syarat Vaksin Booster, Jenis Pertama dan Kedua Harus Sama

Terbang dengan pesawat Cessna melalui Bandara Notohadinegoro, Sabtu (6/8), Bupati Hendy menyusuri langsung beberapa titik di Pegunungan Argopuro. Termasuk padang savana Cikasur di pegunungan terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Terbang dengan pesawat perintis tersebut, Bupati sekaligus melakukan test flight tour.

Bupati Hendy mengatakan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya bencana yang kapan saja bisa terjadi. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan perencanaan jauh-jauh hari. Sebelumnya, pihaknya belum mengetahui bahwa aliran air yang berasal dari Pegunungan Argopuro dan Gunung Raung yang bermuara di Jember.

Kewaspadaan itu menjadi pertimbangan Bupati Hendy untuk melakukan mitigasi bencana alam. Apalagi sudah menjelang akhir tahun yang menjadi momen datangnya musim hujan. “Terus terang kami harus waspada dan hati-hati,” tuturnya.

Berlangsungnya test flight tour juga sebagai bentuk investigasi ancaman bencana. Sebab, tambahnya, selama ini belum dilakukan penanganan sesuai ancaman yang ada. Dengan penerbangan untuk meninjau kondisi lapangan secara langsung, Hendy berharap bisa melihat gambaran yang sebenarnya seperti apa. “Dari ketinggian itu bisa dilihat detail hutan dan aliran air yang berpotensi membuat bencana di Jember.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan. Sebab, dikhawatirkan akan timbul berbagai bencana jika dibiarkan. “Sangat berisiko tinggi jika tidak segera diatasi,” tegasnya. Pantauan itu akan diteruskan ke Pemprov Jatim untuk mendapatkan data penanganan bencana dan potensinya.

Pemotretan hasil pantauan yang dilakukan Bupati Hendy akan dilaporkan kepada Gubernur Jatim dan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jatim.  Agar segera dilakukan penanganan. “Misalnya dengan pemasangan proteksi dan memasukkan Jember dalam program pembangunan tanggap bencana,” pungkasnya. (sil/c2/dwi)

WIROWONGSO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto memantau kondisi hutan dan aliran air di Pegunungan Argopuro. Langkah tersebut sebagai salah satu cara mengetahui sejak dini potensi bencana di Jember.

BACA JUGA : Syarat Vaksin Booster, Jenis Pertama dan Kedua Harus Sama

Terbang dengan pesawat Cessna melalui Bandara Notohadinegoro, Sabtu (6/8), Bupati Hendy menyusuri langsung beberapa titik di Pegunungan Argopuro. Termasuk padang savana Cikasur di pegunungan terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Terbang dengan pesawat perintis tersebut, Bupati sekaligus melakukan test flight tour.

Bupati Hendy mengatakan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya bencana yang kapan saja bisa terjadi. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan perencanaan jauh-jauh hari. Sebelumnya, pihaknya belum mengetahui bahwa aliran air yang berasal dari Pegunungan Argopuro dan Gunung Raung yang bermuara di Jember.

Kewaspadaan itu menjadi pertimbangan Bupati Hendy untuk melakukan mitigasi bencana alam. Apalagi sudah menjelang akhir tahun yang menjadi momen datangnya musim hujan. “Terus terang kami harus waspada dan hati-hati,” tuturnya.

Berlangsungnya test flight tour juga sebagai bentuk investigasi ancaman bencana. Sebab, tambahnya, selama ini belum dilakukan penanganan sesuai ancaman yang ada. Dengan penerbangan untuk meninjau kondisi lapangan secara langsung, Hendy berharap bisa melihat gambaran yang sebenarnya seperti apa. “Dari ketinggian itu bisa dilihat detail hutan dan aliran air yang berpotensi membuat bencana di Jember.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan. Sebab, dikhawatirkan akan timbul berbagai bencana jika dibiarkan. “Sangat berisiko tinggi jika tidak segera diatasi,” tegasnya. Pantauan itu akan diteruskan ke Pemprov Jatim untuk mendapatkan data penanganan bencana dan potensinya.

Pemotretan hasil pantauan yang dilakukan Bupati Hendy akan dilaporkan kepada Gubernur Jatim dan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jatim.  Agar segera dilakukan penanganan. “Misalnya dengan pemasangan proteksi dan memasukkan Jember dalam program pembangunan tanggap bencana,” pungkasnya. (sil/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/