alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sulap Rp 150 Juta Jadi Bantuan Sembako

Bupati Hendy: Kami Serahkan Door to Door

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang diakibatkan pandemi Covid-19 masih terasa hingga saat ini. Bahkan dirasakan oleh semua segmen masyarakat di Kabupaten Jember. Beruntung, Pemkab Jember tak sendirian. Banyak kalangan yang membantu menyukseskan percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya adalah Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan suntikan dana dari BMPD Jember yang diketuai oleh Hestu Wibowo. “Kami dapat sebesar Rp 150 juta,” ungkapnya. Nantinya, bakal disusul bantuan sembako. Selain itu, juga bakal ada vitamin untuk para petugas.

Hendy mengapresiasi bantuan tersebut. Menurut dia, bantuan dari insan perbankan yang peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu bukti bahwa mereka tak hanya ikut melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan. Tetapi, juga secara langsung mengurangi beban warga Jember yang terdampak pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, bantuan tersebut bakal diberikan kepada warga Jember yang sedang menjalani isolasi mandiri. Hendy memaparkan, kriteria penerima bantuan tersebut yaitu warga yang terdampak Covid-19, warga yang melakukan isolasi mandiri, warga yang tidak bekerja, serta yang tinggal di daerah terpencil. Mereka tak bisa ke mana-mana lantaran terpapar Covid-19. Karena itu, perlu segera mendapatkan bantuan. Belum lagi, mereka tak bisa bekerja selama menjalani isolasi.

Bantuan itu juga bakal diberikan untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang juga terdampak karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Mengingat, waktu bekerja mereka dibatasi hanya sampai pukul 20.00.

Pendistribusiannya melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember, serta bakal menerjunkan petugas dan memberikannya secara door to door. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kerumunan. “Bantuannya sembako semua, bukan uang tunai,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang diakibatkan pandemi Covid-19 masih terasa hingga saat ini. Bahkan dirasakan oleh semua segmen masyarakat di Kabupaten Jember. Beruntung, Pemkab Jember tak sendirian. Banyak kalangan yang membantu menyukseskan percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya adalah Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan suntikan dana dari BMPD Jember yang diketuai oleh Hestu Wibowo. “Kami dapat sebesar Rp 150 juta,” ungkapnya. Nantinya, bakal disusul bantuan sembako. Selain itu, juga bakal ada vitamin untuk para petugas.

Hendy mengapresiasi bantuan tersebut. Menurut dia, bantuan dari insan perbankan yang peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu bukti bahwa mereka tak hanya ikut melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan. Tetapi, juga secara langsung mengurangi beban warga Jember yang terdampak pandemi.

Sementara itu, bantuan tersebut bakal diberikan kepada warga Jember yang sedang menjalani isolasi mandiri. Hendy memaparkan, kriteria penerima bantuan tersebut yaitu warga yang terdampak Covid-19, warga yang melakukan isolasi mandiri, warga yang tidak bekerja, serta yang tinggal di daerah terpencil. Mereka tak bisa ke mana-mana lantaran terpapar Covid-19. Karena itu, perlu segera mendapatkan bantuan. Belum lagi, mereka tak bisa bekerja selama menjalani isolasi.

Bantuan itu juga bakal diberikan untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang juga terdampak karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Mengingat, waktu bekerja mereka dibatasi hanya sampai pukul 20.00.

Pendistribusiannya melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember, serta bakal menerjunkan petugas dan memberikannya secara door to door. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kerumunan. “Bantuannya sembako semua, bukan uang tunai,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak yang diakibatkan pandemi Covid-19 masih terasa hingga saat ini. Bahkan dirasakan oleh semua segmen masyarakat di Kabupaten Jember. Beruntung, Pemkab Jember tak sendirian. Banyak kalangan yang membantu menyukseskan percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya adalah Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan suntikan dana dari BMPD Jember yang diketuai oleh Hestu Wibowo. “Kami dapat sebesar Rp 150 juta,” ungkapnya. Nantinya, bakal disusul bantuan sembako. Selain itu, juga bakal ada vitamin untuk para petugas.

Hendy mengapresiasi bantuan tersebut. Menurut dia, bantuan dari insan perbankan yang peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu bukti bahwa mereka tak hanya ikut melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan. Tetapi, juga secara langsung mengurangi beban warga Jember yang terdampak pandemi.

Sementara itu, bantuan tersebut bakal diberikan kepada warga Jember yang sedang menjalani isolasi mandiri. Hendy memaparkan, kriteria penerima bantuan tersebut yaitu warga yang terdampak Covid-19, warga yang melakukan isolasi mandiri, warga yang tidak bekerja, serta yang tinggal di daerah terpencil. Mereka tak bisa ke mana-mana lantaran terpapar Covid-19. Karena itu, perlu segera mendapatkan bantuan. Belum lagi, mereka tak bisa bekerja selama menjalani isolasi.

Bantuan itu juga bakal diberikan untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang juga terdampak karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Mengingat, waktu bekerja mereka dibatasi hanya sampai pukul 20.00.

Pendistribusiannya melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember, serta bakal menerjunkan petugas dan memberikannya secara door to door. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kerumunan. “Bantuannya sembako semua, bukan uang tunai,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/