alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

PGB Dikebut, RDTR Dianaktirikan?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) banyak menuai pertanyaan. Salah satunya terkait dikebutnya Rancangan Perda tentang Gedung Bangunan (PGB) yang kini masuk pembahasan di panitia khusus atau pansus.

Baca Juga : Arief Muhammad Membagikan 100 Unit Vespa Gratis

Padahal, Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang merupakan penjabaran dari Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), disebut-sebut menjadi kebutuhan yang sekaligus paling banyak disuarakan selama ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Yang jadi kecurigaan, mengapa PGB itu dikebut, sementara RTRW belum. Padahal yang didesak selama ini Perda RTRW ini,” kata Alfian Andri Wijaya, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jember.

Menurut dia, kebutuhan Perda RDTR hari ini cukup mendesak. RDTR merupakan kitab suci sekaligus menjadi arah pembangunan Jember ke depan, yang mengatur soal pemetaan area industri, kesehatan, pendidikan, juga pemerintah. “Itu semua diatur oleh Perda RDTR yang merupakan penjabaran Perda RTRW,” kata dia.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) banyak menuai pertanyaan. Salah satunya terkait dikebutnya Rancangan Perda tentang Gedung Bangunan (PGB) yang kini masuk pembahasan di panitia khusus atau pansus.

Baca Juga : Arief Muhammad Membagikan 100 Unit Vespa Gratis

Padahal, Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang merupakan penjabaran dari Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), disebut-sebut menjadi kebutuhan yang sekaligus paling banyak disuarakan selama ini.

“Yang jadi kecurigaan, mengapa PGB itu dikebut, sementara RTRW belum. Padahal yang didesak selama ini Perda RTRW ini,” kata Alfian Andri Wijaya, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jember.

Menurut dia, kebutuhan Perda RDTR hari ini cukup mendesak. RDTR merupakan kitab suci sekaligus menjadi arah pembangunan Jember ke depan, yang mengatur soal pemetaan area industri, kesehatan, pendidikan, juga pemerintah. “Itu semua diatur oleh Perda RDTR yang merupakan penjabaran Perda RTRW,” kata dia.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) banyak menuai pertanyaan. Salah satunya terkait dikebutnya Rancangan Perda tentang Gedung Bangunan (PGB) yang kini masuk pembahasan di panitia khusus atau pansus.

Baca Juga : Arief Muhammad Membagikan 100 Unit Vespa Gratis

Padahal, Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang merupakan penjabaran dari Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), disebut-sebut menjadi kebutuhan yang sekaligus paling banyak disuarakan selama ini.

“Yang jadi kecurigaan, mengapa PGB itu dikebut, sementara RTRW belum. Padahal yang didesak selama ini Perda RTRW ini,” kata Alfian Andri Wijaya, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jember.

Menurut dia, kebutuhan Perda RDTR hari ini cukup mendesak. RDTR merupakan kitab suci sekaligus menjadi arah pembangunan Jember ke depan, yang mengatur soal pemetaan area industri, kesehatan, pendidikan, juga pemerintah. “Itu semua diatur oleh Perda RDTR yang merupakan penjabaran Perda RTRW,” kata dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/