Festival Muharam 1440 H di Alun-Alun  Bondowoso, Ajang Perpisahan Bupati Amin

Sholikhul Huda/Radar Ijen PERSIAPAN: Bupati Amin Said Husni bersama istri saat pembukaan Festival Muharam 1439 H tahun 2017 lalu.

RADARJEMBER.ID – Menggali potensi, menggelar prestasi. Itulah tema Festival Muharram yang akan digelar pekan depan. Tema itu sama dengan tema tahun lalu yang diberikan Bupati Amin Said Husni. Festival Muharram yang diinisiasi Bupati Amin Said Husni ini bakal menjadi gelaran yang spesial. Sebab, pelaksanaannya bersamaan dengan masa akhir kepemimpinan Bupati Amin Said Husni.

IKLAN

Festival Muharam ke-10. Tepat 10 tahun masa kepemimpinan Bupati Amin Said Husni ini akan digelar 12–21 September 2018. Sedangkan Bupati Amin Said Husni akan melepas kepemimpinannya 16 September nanti. Sehingga, gelaran tersebut akan dibuka Bupati Amin Said Husni dan akan ditutup pelaksana tugas Bupati Bondowoso. Sementara, Plt akan ditunjuk Gubernur Jawa Timur langsung.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Harry Patriantono mengatakan, Festival Muharram adalah gelaran yang digelar dua OPD. Yakni Disparpora dan Diskoperindag Bondowoso. Diskoperindag menggawangi pameran produk UMKN, sedangkan disparpora menggawangi berbagai gelaran lainnya. Seperti pawai lampion dengan tema Wonderful Bodowoso, festival hijab dengan mengangkat tema Etnik Moslem Festival, lomba drumband, festival band, dan lomba fotografi.

Harry Patriantono mengatakan, tema pada Fesmuh 2018 ini yakni menggali potensi, menggelar prestasi. Artinya, ada dua kegiatan yang menggabungkan kreativitas dua OPD, utamanya dalam memamerkan potensi dan menunjukkan prestasi Bondowoso. “Temanya tetap sama, yakni menggali potensi dan menggelar prestasi,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam acara yang sudah masuk dalam kalender tahunan Ijen Festival ini, dampak yang biasa dirasakan seperti perputaran ekonomi akan terasa bagus sekali. Maksudnya, dalam optimalisasi bahan-bahan yang digunakan oleh para peserta pun bisa menjadi ladang rezeki bagi sejumlah pelaku usaha di Bondowoso.

Belum lagi, tingkat kehadiran sejumlah pelancong dan peserta dari luar kota pun mampu meningkatkan hunian hotel di Bondowoso. “Untuk fashion itu kan pesertanya bukan cuma di Bondowoso, tetapi juga dari luar kota juga. Sehingga, tingkat kehadiran mereka juga. Mereka akan bermalam, pelaku usaha juga akan bermalam, sehingga multiplier effect di tingkat hunian hotel juga ada, perputaran ekonomi kecil dan UMKM akan berjalan,” terangnya.

Reporter & Fotografer: Sholikhul Huda
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :