alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

J-Bangga untuk Lindungi Semua

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya membangun keluarga berkualitas. Termasuk perlindungan bagi kelompok rentan. Bupati Jember Hendy Siswanto melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) secara resmi me-launching J-Bangga.

BACA JUGA : Wisata TPA Pakusari, Daur Ulang Sampah untuk Spot Foto

J-Bangga merupakan akronim dari Jember Membangun Melalui Keluarga. Berupa layanan komunikasi dan konsultasi untuk masyarakat yang berkaitan dengan isu anak, perempuan, dan keluarga. Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan, terdapat tiga layanan yang disediakan di dalamnya. J-Perempuan Berdaya, J-Keluarga Berkualitas, dan J-Anak Terlindungi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Program tersebut secara sengaja diluncurkan dalam suasana peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Lippo Plaza, kemarin (7/7). Gerai layanan dibuka dan dilengkapi dengan beberapa permainan edukasi anak dan buku bacaan. Tepat berada di salah satu lantai atas (1F) di Lippo, layanan akan dibuka dan dijaga setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sebagai tempat pengaduan soal kekerasan anak, keluarga, perempuan, maupun hal lainnya yang berhubungan.

Selain itu, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa peluncuran aplikasi tersebut ada kaitannya dengan upaya penurunan stunting. Strategi itu bisa menjadi sarana edukasi anak untuk saling berdiskusi mengenai persoalan anak dengan sebayanya. Bagaimana untuk melindungi anak, mencegah pernikahan dini, perlindungan terhadap perempuan, dan keluarga itu sendiri. “Banyak poin persoalan-persoalan anak,” paparnya.

Segala laporan dapat melalui layanan tersebut. Baik orang tua maupun anak secara langsung. Menurutnya, peran aktif dari masyarakat sangat diperlukan untuk keberhasilan program J-Bangga. Termasuk di dalamnya soal stunting. Menurutnya, keberhasilannya juga ditentukan oleh apa yang dilakukan sebelum sampai sesudahnya.

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya membangun keluarga berkualitas. Termasuk perlindungan bagi kelompok rentan. Bupati Jember Hendy Siswanto melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) secara resmi me-launching J-Bangga.

BACA JUGA : Wisata TPA Pakusari, Daur Ulang Sampah untuk Spot Foto

J-Bangga merupakan akronim dari Jember Membangun Melalui Keluarga. Berupa layanan komunikasi dan konsultasi untuk masyarakat yang berkaitan dengan isu anak, perempuan, dan keluarga. Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan, terdapat tiga layanan yang disediakan di dalamnya. J-Perempuan Berdaya, J-Keluarga Berkualitas, dan J-Anak Terlindungi.

Program tersebut secara sengaja diluncurkan dalam suasana peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Lippo Plaza, kemarin (7/7). Gerai layanan dibuka dan dilengkapi dengan beberapa permainan edukasi anak dan buku bacaan. Tepat berada di salah satu lantai atas (1F) di Lippo, layanan akan dibuka dan dijaga setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sebagai tempat pengaduan soal kekerasan anak, keluarga, perempuan, maupun hal lainnya yang berhubungan.

Selain itu, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa peluncuran aplikasi tersebut ada kaitannya dengan upaya penurunan stunting. Strategi itu bisa menjadi sarana edukasi anak untuk saling berdiskusi mengenai persoalan anak dengan sebayanya. Bagaimana untuk melindungi anak, mencegah pernikahan dini, perlindungan terhadap perempuan, dan keluarga itu sendiri. “Banyak poin persoalan-persoalan anak,” paparnya.

Segala laporan dapat melalui layanan tersebut. Baik orang tua maupun anak secara langsung. Menurutnya, peran aktif dari masyarakat sangat diperlukan untuk keberhasilan program J-Bangga. Termasuk di dalamnya soal stunting. Menurutnya, keberhasilannya juga ditentukan oleh apa yang dilakukan sebelum sampai sesudahnya.

KALIWATES, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya membangun keluarga berkualitas. Termasuk perlindungan bagi kelompok rentan. Bupati Jember Hendy Siswanto melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) secara resmi me-launching J-Bangga.

BACA JUGA : Wisata TPA Pakusari, Daur Ulang Sampah untuk Spot Foto

J-Bangga merupakan akronim dari Jember Membangun Melalui Keluarga. Berupa layanan komunikasi dan konsultasi untuk masyarakat yang berkaitan dengan isu anak, perempuan, dan keluarga. Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan, terdapat tiga layanan yang disediakan di dalamnya. J-Perempuan Berdaya, J-Keluarga Berkualitas, dan J-Anak Terlindungi.

Program tersebut secara sengaja diluncurkan dalam suasana peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Lippo Plaza, kemarin (7/7). Gerai layanan dibuka dan dilengkapi dengan beberapa permainan edukasi anak dan buku bacaan. Tepat berada di salah satu lantai atas (1F) di Lippo, layanan akan dibuka dan dijaga setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sebagai tempat pengaduan soal kekerasan anak, keluarga, perempuan, maupun hal lainnya yang berhubungan.

Selain itu, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa peluncuran aplikasi tersebut ada kaitannya dengan upaya penurunan stunting. Strategi itu bisa menjadi sarana edukasi anak untuk saling berdiskusi mengenai persoalan anak dengan sebayanya. Bagaimana untuk melindungi anak, mencegah pernikahan dini, perlindungan terhadap perempuan, dan keluarga itu sendiri. “Banyak poin persoalan-persoalan anak,” paparnya.

Segala laporan dapat melalui layanan tersebut. Baik orang tua maupun anak secara langsung. Menurutnya, peran aktif dari masyarakat sangat diperlukan untuk keberhasilan program J-Bangga. Termasuk di dalamnya soal stunting. Menurutnya, keberhasilannya juga ditentukan oleh apa yang dilakukan sebelum sampai sesudahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/