alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Dari 1000 Ton hanya 500 Ton Bantuan Beras Terdistribusikan di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk penanggulangan pandemi terus diproses. Demi mencegah agar tidak ada beras yang rusak, Pemkab Jember melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura baru menyerap 500 ton beras dari target 1.000 ton beras.

Serapan beras itu diambil dari delapan gabungan kelompok tani (gapoktan) serta KUD (koperasi unit desa). “Penentuan kuota didasarkan pada kemampuan gapoktan,” kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Imam Sudarmaji.

“Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi.” IMAM SUDARMAJI – Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jember

Menurutnya, apabila 500 ton beras telah tersalurkan atau tersisa sedikit, maka 500 ton beras lagi akan diserap. Ini sengaja dilakukan karena dikhawatirkan akan rusak apabila disimpan dalam waktu yang lama. “Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Beras sebanyak 1.000 ton perhitungannya per kilogram ditemukan Rp 9.085. Dengan RKB yang anggarannya Rp 10 miliar, maka diprediksi akan lebih. Dana kelebihan dari serapan beras 500 ton itu pun telah dikembalikan ke kas daerah.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk penanggulangan pandemi terus diproses. Demi mencegah agar tidak ada beras yang rusak, Pemkab Jember melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura baru menyerap 500 ton beras dari target 1.000 ton beras.

Serapan beras itu diambil dari delapan gabungan kelompok tani (gapoktan) serta KUD (koperasi unit desa). “Penentuan kuota didasarkan pada kemampuan gapoktan,” kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Imam Sudarmaji.

“Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi.” IMAM SUDARMAJI – Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jember

Menurutnya, apabila 500 ton beras telah tersalurkan atau tersisa sedikit, maka 500 ton beras lagi akan diserap. Ini sengaja dilakukan karena dikhawatirkan akan rusak apabila disimpan dalam waktu yang lama. “Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi,” jelasnya.

Beras sebanyak 1.000 ton perhitungannya per kilogram ditemukan Rp 9.085. Dengan RKB yang anggarannya Rp 10 miliar, maka diprediksi akan lebih. Dana kelebihan dari serapan beras 500 ton itu pun telah dikembalikan ke kas daerah.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk penanggulangan pandemi terus diproses. Demi mencegah agar tidak ada beras yang rusak, Pemkab Jember melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura baru menyerap 500 ton beras dari target 1.000 ton beras.

Serapan beras itu diambil dari delapan gabungan kelompok tani (gapoktan) serta KUD (koperasi unit desa). “Penentuan kuota didasarkan pada kemampuan gapoktan,” kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Imam Sudarmaji.

“Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi.” IMAM SUDARMAJI – Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jember

Menurutnya, apabila 500 ton beras telah tersalurkan atau tersisa sedikit, maka 500 ton beras lagi akan diserap. Ini sengaja dilakukan karena dikhawatirkan akan rusak apabila disimpan dalam waktu yang lama. “Dari 1.000 ton, tereksekusi 500 ton. Sisanya akan dilakukan setelah 500 ton terdistribusi,” jelasnya.

Beras sebanyak 1.000 ton perhitungannya per kilogram ditemukan Rp 9.085. Dengan RKB yang anggarannya Rp 10 miliar, maka diprediksi akan lebih. Dana kelebihan dari serapan beras 500 ton itu pun telah dikembalikan ke kas daerah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/