alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Anggaran Belanja Jember Capai Rp 4,4 Triliun

Jadi Titik Awal Mbenahi Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

Hendy mengungkapkan, anggaran terbesar salah satunya adalah untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Walau keseluruhan jalan rusak tidak bisa terkaver semua tahun ini, namun menurut Hendy, dengan perbaikan infrastruktur, bakal ada dampak dalam percepatan ekonomi. Termasuk kemudahan bagi petani. Sebab, komoditas pertanian akan mudah terdistribusikan. Serta akan terjadi padat karya karena ada pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan Perda APBD Jember tahun 2021 terdiri atas anggaran belanja sebesar Rp 4,4 triliun, dan anggaran pendapatan sebesar Rp 3,6 triliun, serta pembiayaan sebesar Rp 740 miliar. Sementara itu, anggaran belanja di antaranya belanja operasi sebesar Rp 3,1 triliun, belanja modal Rp 703 miliar, belanja tidak terduga Rp 21,1 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 552 miliar. Sedangkan pendapatan antara lain berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 716 miliar, pendapatan transfer Rp 2 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 202 miliar.

Bila mengacu pada anggaran belanja Rp 4,4 triliun tersebut, artinya juga tidak berubah seperti saat penyerahan KUA PPAS yang anggaran belanjanya juga sama Rp 4,4 triliun. Sekadar informasi, pergerakan APBD dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, kecuali pada tahun ini. Walau Jember tak memiliki APBD, tapi proyeksi gambaran dari KUA PPAS 2020 kemarin mencapai Rp 4,5 triliun.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : mg1
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Hendy mengungkapkan, anggaran terbesar salah satunya adalah untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Walau keseluruhan jalan rusak tidak bisa terkaver semua tahun ini, namun menurut Hendy, dengan perbaikan infrastruktur, bakal ada dampak dalam percepatan ekonomi. Termasuk kemudahan bagi petani. Sebab, komoditas pertanian akan mudah terdistribusikan. Serta akan terjadi padat karya karena ada pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan Perda APBD Jember tahun 2021 terdiri atas anggaran belanja sebesar Rp 4,4 triliun, dan anggaran pendapatan sebesar Rp 3,6 triliun, serta pembiayaan sebesar Rp 740 miliar. Sementara itu, anggaran belanja di antaranya belanja operasi sebesar Rp 3,1 triliun, belanja modal Rp 703 miliar, belanja tidak terduga Rp 21,1 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 552 miliar. Sedangkan pendapatan antara lain berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 716 miliar, pendapatan transfer Rp 2 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 202 miliar.

Bila mengacu pada anggaran belanja Rp 4,4 triliun tersebut, artinya juga tidak berubah seperti saat penyerahan KUA PPAS yang anggaran belanjanya juga sama Rp 4,4 triliun. Sekadar informasi, pergerakan APBD dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, kecuali pada tahun ini. Walau Jember tak memiliki APBD, tapi proyeksi gambaran dari KUA PPAS 2020 kemarin mencapai Rp 4,5 triliun.

 

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : mg1
Redaktur : Mahrus Sholih

Hendy mengungkapkan, anggaran terbesar salah satunya adalah untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Walau keseluruhan jalan rusak tidak bisa terkaver semua tahun ini, namun menurut Hendy, dengan perbaikan infrastruktur, bakal ada dampak dalam percepatan ekonomi. Termasuk kemudahan bagi petani. Sebab, komoditas pertanian akan mudah terdistribusikan. Serta akan terjadi padat karya karena ada pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan Perda APBD Jember tahun 2021 terdiri atas anggaran belanja sebesar Rp 4,4 triliun, dan anggaran pendapatan sebesar Rp 3,6 triliun, serta pembiayaan sebesar Rp 740 miliar. Sementara itu, anggaran belanja di antaranya belanja operasi sebesar Rp 3,1 triliun, belanja modal Rp 703 miliar, belanja tidak terduga Rp 21,1 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 552 miliar. Sedangkan pendapatan antara lain berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 716 miliar, pendapatan transfer Rp 2 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp 202 miliar.

Bila mengacu pada anggaran belanja Rp 4,4 triliun tersebut, artinya juga tidak berubah seperti saat penyerahan KUA PPAS yang anggaran belanjanya juga sama Rp 4,4 triliun. Sekadar informasi, pergerakan APBD dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, kecuali pada tahun ini. Walau Jember tak memiliki APBD, tapi proyeksi gambaran dari KUA PPAS 2020 kemarin mencapai Rp 4,5 triliun.

 

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : mg1
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/