alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Serukan Pam Swakarsa Sikapi Mulyorejo

Kedua Forkopimda Segera Duduk Bareng

Mobile_AP_Rectangle 1

SILO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto turut prihatin atas kejadian tindakan anarkis hingga pembakaran sejumlah rumah dan kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Dia juga mengetahui bahwa kepolisian menerjunkan personelnya untuk memastikan masyarakat tidak resah dan tetap kondusif.

“Kami sudah minta bantuan dari brimob, sekitar 60 personel, dan sementara pos kami buat dua dulu. Kalau nanti dibutuhkan tambahan, kami tambah lagi poskonya.”
AKBP Hery Purnomo, Kapolres Jember

“Masyarakat harus tenang. Insyaallah semua baik-baik saja,” harap Hendy. Sejauh ini, kata dia, pemerintah daerah dinilainya telah mencoba berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Dalam waktu dekat, Forkopimda Banyuwangi dan Jember bakal segera bertemu untuk mendiskusikan jalan keluar terbaik atas kejadian di Desa Mulyorejo.

Selain itu, Hendy juga mengaku telah berkoordinasi dengan Camat Silo beserta semua kades di Silo, khususnya Kades Mulyorejo. Hal itu dilakukan untuk meminta warga ikut serta melakukan pengamanan bersama atas dasar kesadaran dan kepentingan bersama atau Pam Swakarsa. “Seluruh camat di Jember telah kami perintahkan untuk melakukan Pam Swakarsa maupun siskamling, agar persoalan tidak semakin ke mana-mana,” jelasnya, kepada awak media, kemarin (5/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemkab Jember, tambah Hendy, juga tengah mengupayakan untuk berkoordinasi dengan para tokoh agama untuk memastikan bahwa ketegangan itu tidak akan berlarut-larut. Hendy juga meyakini kepolisian bisa profesional dalam menjalankan tugasnya di lokasi kejadian. “Insyaallah ini tidak menjadikan masyarakat resah, dan aman semuanya. Kami tetap monitor, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harap Hendy.

- Advertisement -

SILO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto turut prihatin atas kejadian tindakan anarkis hingga pembakaran sejumlah rumah dan kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Dia juga mengetahui bahwa kepolisian menerjunkan personelnya untuk memastikan masyarakat tidak resah dan tetap kondusif.

“Kami sudah minta bantuan dari brimob, sekitar 60 personel, dan sementara pos kami buat dua dulu. Kalau nanti dibutuhkan tambahan, kami tambah lagi poskonya.”
AKBP Hery Purnomo, Kapolres Jember

“Masyarakat harus tenang. Insyaallah semua baik-baik saja,” harap Hendy. Sejauh ini, kata dia, pemerintah daerah dinilainya telah mencoba berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Dalam waktu dekat, Forkopimda Banyuwangi dan Jember bakal segera bertemu untuk mendiskusikan jalan keluar terbaik atas kejadian di Desa Mulyorejo.

Selain itu, Hendy juga mengaku telah berkoordinasi dengan Camat Silo beserta semua kades di Silo, khususnya Kades Mulyorejo. Hal itu dilakukan untuk meminta warga ikut serta melakukan pengamanan bersama atas dasar kesadaran dan kepentingan bersama atau Pam Swakarsa. “Seluruh camat di Jember telah kami perintahkan untuk melakukan Pam Swakarsa maupun siskamling, agar persoalan tidak semakin ke mana-mana,” jelasnya, kepada awak media, kemarin (5/8).

Pemkab Jember, tambah Hendy, juga tengah mengupayakan untuk berkoordinasi dengan para tokoh agama untuk memastikan bahwa ketegangan itu tidak akan berlarut-larut. Hendy juga meyakini kepolisian bisa profesional dalam menjalankan tugasnya di lokasi kejadian. “Insyaallah ini tidak menjadikan masyarakat resah, dan aman semuanya. Kami tetap monitor, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harap Hendy.

SILO, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto turut prihatin atas kejadian tindakan anarkis hingga pembakaran sejumlah rumah dan kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Dia juga mengetahui bahwa kepolisian menerjunkan personelnya untuk memastikan masyarakat tidak resah dan tetap kondusif.

“Kami sudah minta bantuan dari brimob, sekitar 60 personel, dan sementara pos kami buat dua dulu. Kalau nanti dibutuhkan tambahan, kami tambah lagi poskonya.”
AKBP Hery Purnomo, Kapolres Jember

“Masyarakat harus tenang. Insyaallah semua baik-baik saja,” harap Hendy. Sejauh ini, kata dia, pemerintah daerah dinilainya telah mencoba berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Dalam waktu dekat, Forkopimda Banyuwangi dan Jember bakal segera bertemu untuk mendiskusikan jalan keluar terbaik atas kejadian di Desa Mulyorejo.

Selain itu, Hendy juga mengaku telah berkoordinasi dengan Camat Silo beserta semua kades di Silo, khususnya Kades Mulyorejo. Hal itu dilakukan untuk meminta warga ikut serta melakukan pengamanan bersama atas dasar kesadaran dan kepentingan bersama atau Pam Swakarsa. “Seluruh camat di Jember telah kami perintahkan untuk melakukan Pam Swakarsa maupun siskamling, agar persoalan tidak semakin ke mana-mana,” jelasnya, kepada awak media, kemarin (5/8).

Pemkab Jember, tambah Hendy, juga tengah mengupayakan untuk berkoordinasi dengan para tokoh agama untuk memastikan bahwa ketegangan itu tidak akan berlarut-larut. Hendy juga meyakini kepolisian bisa profesional dalam menjalankan tugasnya di lokasi kejadian. “Insyaallah ini tidak menjadikan masyarakat resah, dan aman semuanya. Kami tetap monitor, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harap Hendy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/