alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

APBD Sah, Hendy-Firjaun Targetkan 50 Persen Turunkan Angka Kemiskinan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Usai pengesahan Peraturan daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun anggaran 2021, Bupati Hendy Siswanto bertekad menurunkan 50 persen angka kemiskinan di Jember. Hal ini dia sampaikan Senin (5/4).

Dari target tersebut, dia tak sembarangan merancang skema pengentasan kemiskinan. Sebab, pemerintah pusat juga menyusun skema yang juga harus diikuti oleh pemerintah daerah.

“Dari pusat kita dapat bantuan banyak, ada BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), BLT (Bantuan Langsung Tunai), bantuan sembako dan juga ada pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni),” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski tinggal menjalankan, namun pihaknya perlu melakukan survei dan verifikasi secara detail kepada masyarakat miskin. Saat iniP pemkab Jember menggandeng BP3AKB untuk melakukan sensus terhadap keluarga yang menyatakan butuh bantuan. “Kita cek dulu siapa yang layak mendapat bantuan, agar bantuannya tepat sasaran” imbuhnya.

Program tersebut juga sejalan dengan rencana perbaikan infrastuktur, yakni perbaikan jalan. Kemudian juga pemenuhan hak prioritas pada sektor pertanian, mengingat sektor pertanian belakangan ini kurang mendapat perhatian.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Usai pengesahan Peraturan daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun anggaran 2021, Bupati Hendy Siswanto bertekad menurunkan 50 persen angka kemiskinan di Jember. Hal ini dia sampaikan Senin (5/4).

Dari target tersebut, dia tak sembarangan merancang skema pengentasan kemiskinan. Sebab, pemerintah pusat juga menyusun skema yang juga harus diikuti oleh pemerintah daerah.

“Dari pusat kita dapat bantuan banyak, ada BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), BLT (Bantuan Langsung Tunai), bantuan sembako dan juga ada pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni),” ungkapnya.

Meski tinggal menjalankan, namun pihaknya perlu melakukan survei dan verifikasi secara detail kepada masyarakat miskin. Saat iniP pemkab Jember menggandeng BP3AKB untuk melakukan sensus terhadap keluarga yang menyatakan butuh bantuan. “Kita cek dulu siapa yang layak mendapat bantuan, agar bantuannya tepat sasaran” imbuhnya.

Program tersebut juga sejalan dengan rencana perbaikan infrastuktur, yakni perbaikan jalan. Kemudian juga pemenuhan hak prioritas pada sektor pertanian, mengingat sektor pertanian belakangan ini kurang mendapat perhatian.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Usai pengesahan Peraturan daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun anggaran 2021, Bupati Hendy Siswanto bertekad menurunkan 50 persen angka kemiskinan di Jember. Hal ini dia sampaikan Senin (5/4).

Dari target tersebut, dia tak sembarangan merancang skema pengentasan kemiskinan. Sebab, pemerintah pusat juga menyusun skema yang juga harus diikuti oleh pemerintah daerah.

“Dari pusat kita dapat bantuan banyak, ada BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), BLT (Bantuan Langsung Tunai), bantuan sembako dan juga ada pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni),” ungkapnya.

Meski tinggal menjalankan, namun pihaknya perlu melakukan survei dan verifikasi secara detail kepada masyarakat miskin. Saat iniP pemkab Jember menggandeng BP3AKB untuk melakukan sensus terhadap keluarga yang menyatakan butuh bantuan. “Kita cek dulu siapa yang layak mendapat bantuan, agar bantuannya tepat sasaran” imbuhnya.

Program tersebut juga sejalan dengan rencana perbaikan infrastuktur, yakni perbaikan jalan. Kemudian juga pemenuhan hak prioritas pada sektor pertanian, mengingat sektor pertanian belakangan ini kurang mendapat perhatian.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/