23.6 C
Jember
Thursday, 23 March 2023

Jangan Ragu Buka Pendidikan Kesetaraan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Pendidikan kesetaraan kejar paket menjadi salah satu arahan Bupati Jember Hendy Siswanto saat menghadiri sosialisasi mengenai petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) di aula Dispendik Jember, pekan kemarin. Sebab, pendidikan kesetaraan tersebut bisa menjadi kesempatan kedua bagi warga Jember yang putus sekolah, tidak lulus ujian nasional, hingga tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali.

BACA JUGA : Komitmen Jaga Standar Kolam Renang

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, jumlah pendidikan kesetaraan kejar paket A, B, dan C di Jember masih tinggi. Walau begitu, masih perlu ditingkatkan, agar semua warga Jember memiliki latar belakang pendidikan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, jika pendidikan semakin tinggi, berkolerasi positif terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Bila SDM ini meningkat, maka kesadaran terhadap kesehatan juga meningkat. Dampak lebih besarnya, kecukupan gizi terhadap keluarga akan terpenuhi, sehingga bisa mencegah stunting dan permasalahan kesehatan lainnya,” paparnya.

Bupati Hendy menyebut, para kepala sekolah dan guru di Jember dalam mengajar merupakan tugas yang sangat mulia. Tetapi, hal tersebut lebih lengkap, ketika para guru mampu memberikan efek nyata terhadap lingkungan di luar sekolah. Salah satunya yaitu dengan membuat kreativitas dalam mengelola BOSP. “Lengkapi kemuliaan tersebut dengan pada pengelolaan BOSP. Karena dana tersebut esensinya membantu sekolah untuk recovery,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Pendidikan kesetaraan kejar paket menjadi salah satu arahan Bupati Jember Hendy Siswanto saat menghadiri sosialisasi mengenai petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) di aula Dispendik Jember, pekan kemarin. Sebab, pendidikan kesetaraan tersebut bisa menjadi kesempatan kedua bagi warga Jember yang putus sekolah, tidak lulus ujian nasional, hingga tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali.

BACA JUGA : Komitmen Jaga Standar Kolam Renang

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, jumlah pendidikan kesetaraan kejar paket A, B, dan C di Jember masih tinggi. Walau begitu, masih perlu ditingkatkan, agar semua warga Jember memiliki latar belakang pendidikan.

Menurutnya, jika pendidikan semakin tinggi, berkolerasi positif terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Bila SDM ini meningkat, maka kesadaran terhadap kesehatan juga meningkat. Dampak lebih besarnya, kecukupan gizi terhadap keluarga akan terpenuhi, sehingga bisa mencegah stunting dan permasalahan kesehatan lainnya,” paparnya.

Bupati Hendy menyebut, para kepala sekolah dan guru di Jember dalam mengajar merupakan tugas yang sangat mulia. Tetapi, hal tersebut lebih lengkap, ketika para guru mampu memberikan efek nyata terhadap lingkungan di luar sekolah. Salah satunya yaitu dengan membuat kreativitas dalam mengelola BOSP. “Lengkapi kemuliaan tersebut dengan pada pengelolaan BOSP. Karena dana tersebut esensinya membantu sekolah untuk recovery,” jelasnya.

JEMBER LOR, Radar Jember – Pendidikan kesetaraan kejar paket menjadi salah satu arahan Bupati Jember Hendy Siswanto saat menghadiri sosialisasi mengenai petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) di aula Dispendik Jember, pekan kemarin. Sebab, pendidikan kesetaraan tersebut bisa menjadi kesempatan kedua bagi warga Jember yang putus sekolah, tidak lulus ujian nasional, hingga tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali.

BACA JUGA : Komitmen Jaga Standar Kolam Renang

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, jumlah pendidikan kesetaraan kejar paket A, B, dan C di Jember masih tinggi. Walau begitu, masih perlu ditingkatkan, agar semua warga Jember memiliki latar belakang pendidikan.

Menurutnya, jika pendidikan semakin tinggi, berkolerasi positif terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Bila SDM ini meningkat, maka kesadaran terhadap kesehatan juga meningkat. Dampak lebih besarnya, kecukupan gizi terhadap keluarga akan terpenuhi, sehingga bisa mencegah stunting dan permasalahan kesehatan lainnya,” paparnya.

Bupati Hendy menyebut, para kepala sekolah dan guru di Jember dalam mengajar merupakan tugas yang sangat mulia. Tetapi, hal tersebut lebih lengkap, ketika para guru mampu memberikan efek nyata terhadap lingkungan di luar sekolah. Salah satunya yaitu dengan membuat kreativitas dalam mengelola BOSP. “Lengkapi kemuliaan tersebut dengan pada pengelolaan BOSP. Karena dana tersebut esensinya membantu sekolah untuk recovery,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca