alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Anggaran Besar, Progresnya Kecil

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Pembahasan revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih tahap penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang keseluruhan dibiayai mencapai Rp 200 juta. Bahkan untuk revisi Perda RTRW saja digelontor dana mencapai Rp 1 miliar lebih. Namun, hingga kini progresnya masih terkesan berjalan di tempat.

BACA JUGA : Djamil Main Kucing-Kucingan, Dia “Sembunyi” Saat Polisi Datangi Rumahnya

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Jember Alfian Andri Wijaya mengatakan, Perda RTRW sebenarnya masuk dalam prioritas Propemperda Pemkab Jember tahun anggaran 2022. Namun, dalam perkembangan terakhir, progresnya masih tahap penyusunan dokumen KLHS.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ini sudah disokong anggaran yang lumayan besar. Harusnya lebih signifikan lagi progresnya. Apalagi dalam rencana, perda ini seharusnya beres tahun 2022 ini,” urai politisi Gerindra itu.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Pembahasan revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih tahap penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang keseluruhan dibiayai mencapai Rp 200 juta. Bahkan untuk revisi Perda RTRW saja digelontor dana mencapai Rp 1 miliar lebih. Namun, hingga kini progresnya masih terkesan berjalan di tempat.

BACA JUGA : Djamil Main Kucing-Kucingan, Dia “Sembunyi” Saat Polisi Datangi Rumahnya

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Jember Alfian Andri Wijaya mengatakan, Perda RTRW sebenarnya masuk dalam prioritas Propemperda Pemkab Jember tahun anggaran 2022. Namun, dalam perkembangan terakhir, progresnya masih tahap penyusunan dokumen KLHS.

“Ini sudah disokong anggaran yang lumayan besar. Harusnya lebih signifikan lagi progresnya. Apalagi dalam rencana, perda ini seharusnya beres tahun 2022 ini,” urai politisi Gerindra itu.

SUMBERSARI, Radar Jember – Pembahasan revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih tahap penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) yang keseluruhan dibiayai mencapai Rp 200 juta. Bahkan untuk revisi Perda RTRW saja digelontor dana mencapai Rp 1 miliar lebih. Namun, hingga kini progresnya masih terkesan berjalan di tempat.

BACA JUGA : Djamil Main Kucing-Kucingan, Dia “Sembunyi” Saat Polisi Datangi Rumahnya

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Jember Alfian Andri Wijaya mengatakan, Perda RTRW sebenarnya masuk dalam prioritas Propemperda Pemkab Jember tahun anggaran 2022. Namun, dalam perkembangan terakhir, progresnya masih tahap penyusunan dokumen KLHS.

“Ini sudah disokong anggaran yang lumayan besar. Harusnya lebih signifikan lagi progresnya. Apalagi dalam rencana, perda ini seharusnya beres tahun 2022 ini,” urai politisi Gerindra itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/