alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Pimpin Pagar Nusa, Gus Firjaun Digugat!

- Ada Beberapa PAC Pilihan Diulang

- Hasil Konfercab Dinyatakan Sah

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Nama KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman terpilih sebagai nakhoda baru Pagar Nusa Kabupaten Jember. Pria yang juga menjabat Wakil Bupati Jember tersebut terpilih secara aklamasi dalam konferensi cabang (konfercab) yang diselenggarakan, Minggu (3/7). Belakangan, beberapa pengurus anak cabang (PAC) melayangkan gugatan dan meminta agar konfercab diulang.

BACA JUGA : Wisatawan Diminta Hati-Hati Ombak Tinggi Pantai Pacitan

Pelaksanaan konfercab itu dilakukan di Pesantren Asshiddiqi Putra, Lingkungan Talangsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Pria yang akrab dipanggil Gus Firjaun itu terpilih secara aklamasi untuk periode 2022–2027.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagaimana diketahui, Pagar Nusa Jember sempat menggelar konfercab di aula Kantor PCNU Jember pada 20 Februari 2022. Namun, saat itu tidak berhasil memutuskan ketua karena terdapat dua kandidat yang memperoleh suara sama. Yaitu Fathorrozi dan Gus Rohim.

Kemudian, Pagar Nusa Jember diambil alih oleh Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jatim untuk di-caretaker. PC Pagar Nusa Jember seluruhnya memiliki 26 PAC, dan Minggu kemarin menggelar konfercab lagi di Jember Kidul. Saat itulah, beberapa PAC menyatakan walk out dari arena sidang. Sedangkan selebihnya mengikuti sidang dan memilih Gus Firjaun sebagai Ketua Pagar Nusa Jember untuk periode 2022–2027 secara aklamasi.

Terpilihnya Gus Firjaun itu ternyata menuai respons sejumlah PAC. Mereka keberatan dan mengaku perwakilan dari berbagai PAC Pagar Nusa yang melayangkan gugatan ke Kantor PCNU Jember, kemarin (4/7).

Menurut Ahmad Ulinnuha, perwakilan PAC Ajung, gugatan hasil konfercab dilakukan karena dirasa mencederai amanat peraturan organisasi. “Kami menolak konfercab kedua (yang dimenangi Gus Firjaun, Red) karena ada beberapa poin yang menurut kami tidak pas,” katanya.

Alasan gugatan itu salah satunya karena pelaksanaan konfercab kurang terbuka. Seperti undangan konfercab yang disebar tidak terbuka dan pembentukan panitia yang tertutup. Menurutnya, pimpinan karteker harus mendapat surat keputusan dari Pengurus Pusat (PP) Pagar Nusa. “Kami mengharap ke PCNU bisa meneruskan aspirasi ini ke PP untuk dilakukan konfercab ulang,” pintanya.

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Nama KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman terpilih sebagai nakhoda baru Pagar Nusa Kabupaten Jember. Pria yang juga menjabat Wakil Bupati Jember tersebut terpilih secara aklamasi dalam konferensi cabang (konfercab) yang diselenggarakan, Minggu (3/7). Belakangan, beberapa pengurus anak cabang (PAC) melayangkan gugatan dan meminta agar konfercab diulang.

BACA JUGA : Wisatawan Diminta Hati-Hati Ombak Tinggi Pantai Pacitan

Pelaksanaan konfercab itu dilakukan di Pesantren Asshiddiqi Putra, Lingkungan Talangsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Pria yang akrab dipanggil Gus Firjaun itu terpilih secara aklamasi untuk periode 2022–2027.

Sebagaimana diketahui, Pagar Nusa Jember sempat menggelar konfercab di aula Kantor PCNU Jember pada 20 Februari 2022. Namun, saat itu tidak berhasil memutuskan ketua karena terdapat dua kandidat yang memperoleh suara sama. Yaitu Fathorrozi dan Gus Rohim.

Kemudian, Pagar Nusa Jember diambil alih oleh Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jatim untuk di-caretaker. PC Pagar Nusa Jember seluruhnya memiliki 26 PAC, dan Minggu kemarin menggelar konfercab lagi di Jember Kidul. Saat itulah, beberapa PAC menyatakan walk out dari arena sidang. Sedangkan selebihnya mengikuti sidang dan memilih Gus Firjaun sebagai Ketua Pagar Nusa Jember untuk periode 2022–2027 secara aklamasi.

Terpilihnya Gus Firjaun itu ternyata menuai respons sejumlah PAC. Mereka keberatan dan mengaku perwakilan dari berbagai PAC Pagar Nusa yang melayangkan gugatan ke Kantor PCNU Jember, kemarin (4/7).

Menurut Ahmad Ulinnuha, perwakilan PAC Ajung, gugatan hasil konfercab dilakukan karena dirasa mencederai amanat peraturan organisasi. “Kami menolak konfercab kedua (yang dimenangi Gus Firjaun, Red) karena ada beberapa poin yang menurut kami tidak pas,” katanya.

Alasan gugatan itu salah satunya karena pelaksanaan konfercab kurang terbuka. Seperti undangan konfercab yang disebar tidak terbuka dan pembentukan panitia yang tertutup. Menurutnya, pimpinan karteker harus mendapat surat keputusan dari Pengurus Pusat (PP) Pagar Nusa. “Kami mengharap ke PCNU bisa meneruskan aspirasi ini ke PP untuk dilakukan konfercab ulang,” pintanya.

KALIWATES, Radar Jember – Nama KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman terpilih sebagai nakhoda baru Pagar Nusa Kabupaten Jember. Pria yang juga menjabat Wakil Bupati Jember tersebut terpilih secara aklamasi dalam konferensi cabang (konfercab) yang diselenggarakan, Minggu (3/7). Belakangan, beberapa pengurus anak cabang (PAC) melayangkan gugatan dan meminta agar konfercab diulang.

BACA JUGA : Wisatawan Diminta Hati-Hati Ombak Tinggi Pantai Pacitan

Pelaksanaan konfercab itu dilakukan di Pesantren Asshiddiqi Putra, Lingkungan Talangsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Pria yang akrab dipanggil Gus Firjaun itu terpilih secara aklamasi untuk periode 2022–2027.

Sebagaimana diketahui, Pagar Nusa Jember sempat menggelar konfercab di aula Kantor PCNU Jember pada 20 Februari 2022. Namun, saat itu tidak berhasil memutuskan ketua karena terdapat dua kandidat yang memperoleh suara sama. Yaitu Fathorrozi dan Gus Rohim.

Kemudian, Pagar Nusa Jember diambil alih oleh Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jatim untuk di-caretaker. PC Pagar Nusa Jember seluruhnya memiliki 26 PAC, dan Minggu kemarin menggelar konfercab lagi di Jember Kidul. Saat itulah, beberapa PAC menyatakan walk out dari arena sidang. Sedangkan selebihnya mengikuti sidang dan memilih Gus Firjaun sebagai Ketua Pagar Nusa Jember untuk periode 2022–2027 secara aklamasi.

Terpilihnya Gus Firjaun itu ternyata menuai respons sejumlah PAC. Mereka keberatan dan mengaku perwakilan dari berbagai PAC Pagar Nusa yang melayangkan gugatan ke Kantor PCNU Jember, kemarin (4/7).

Menurut Ahmad Ulinnuha, perwakilan PAC Ajung, gugatan hasil konfercab dilakukan karena dirasa mencederai amanat peraturan organisasi. “Kami menolak konfercab kedua (yang dimenangi Gus Firjaun, Red) karena ada beberapa poin yang menurut kami tidak pas,” katanya.

Alasan gugatan itu salah satunya karena pelaksanaan konfercab kurang terbuka. Seperti undangan konfercab yang disebar tidak terbuka dan pembentukan panitia yang tertutup. Menurutnya, pimpinan karteker harus mendapat surat keputusan dari Pengurus Pusat (PP) Pagar Nusa. “Kami mengharap ke PCNU bisa meneruskan aspirasi ini ke PP untuk dilakukan konfercab ulang,” pintanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/