alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Open Bidding Eselon II Belum Ditentukan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Jember membuat sejumlah posisi terpaksa diisi pelaksana tugas atau Plt. Kondisi rangkap jabatan itu juga menunjukkan bahwa Jember masih kekurangan sumber daya manusia di bidang pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Sukowinarno menyebut, adanya slot kosong itu merupakan posisi yang ditinggal oleh pejabat yang lama karena sudah memasuki masa purnatugas alias pensiun. Karenanya, mau tak mau, Pemkab Jember harus menempatkan seorang pejabat di posisi tersebut seorang Plt. “Ada enam yang kosong, rata-rata jabatan struktural eselon II,” kata Sukowinarno saat dikonfirmasi, kemarin.

Beberapa pejabat yang merangkap jabatan itu banyak ditemui di satu organisasi perangkat daerah (OPD), sebagai definitif dan Plt sekaligus. Misalnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember Isnaini Dwi Susanti yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Sosial. Lalu, ada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember Bambang Rudiyanto, merangkap jabatan sebagai Plt Camat Rambipuji. Dan beberapa jabatan lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejauh ini kekurangan jabatan eselon II yang ditempatkan di sejumlah OPD itu, lanjut Sukowinarno, diambilkan dari pejabat yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya. Sehingga pejabat yang bersangkutan dituntut bisa menjalankan dua tugas sekaligus dalam satu waktu.

Menurutnya, untuk jabatan sebagai kepala dinas minimal harus eselon III. Sedangkan Plt yang mengisi jabatan kepala OPD bisa eselon II atau eselon III. “Kami nanti ingin prioritaskan kepala dinas atau OPD ini terisi dulu,” imbuh mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Jember membuat sejumlah posisi terpaksa diisi pelaksana tugas atau Plt. Kondisi rangkap jabatan itu juga menunjukkan bahwa Jember masih kekurangan sumber daya manusia di bidang pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Sukowinarno menyebut, adanya slot kosong itu merupakan posisi yang ditinggal oleh pejabat yang lama karena sudah memasuki masa purnatugas alias pensiun. Karenanya, mau tak mau, Pemkab Jember harus menempatkan seorang pejabat di posisi tersebut seorang Plt. “Ada enam yang kosong, rata-rata jabatan struktural eselon II,” kata Sukowinarno saat dikonfirmasi, kemarin.

Beberapa pejabat yang merangkap jabatan itu banyak ditemui di satu organisasi perangkat daerah (OPD), sebagai definitif dan Plt sekaligus. Misalnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember Isnaini Dwi Susanti yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Sosial. Lalu, ada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember Bambang Rudiyanto, merangkap jabatan sebagai Plt Camat Rambipuji. Dan beberapa jabatan lainnya.

Sejauh ini kekurangan jabatan eselon II yang ditempatkan di sejumlah OPD itu, lanjut Sukowinarno, diambilkan dari pejabat yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya. Sehingga pejabat yang bersangkutan dituntut bisa menjalankan dua tugas sekaligus dalam satu waktu.

Menurutnya, untuk jabatan sebagai kepala dinas minimal harus eselon III. Sedangkan Plt yang mengisi jabatan kepala OPD bisa eselon II atau eselon III. “Kami nanti ingin prioritaskan kepala dinas atau OPD ini terisi dulu,” imbuh mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Jember membuat sejumlah posisi terpaksa diisi pelaksana tugas atau Plt. Kondisi rangkap jabatan itu juga menunjukkan bahwa Jember masih kekurangan sumber daya manusia di bidang pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Sukowinarno menyebut, adanya slot kosong itu merupakan posisi yang ditinggal oleh pejabat yang lama karena sudah memasuki masa purnatugas alias pensiun. Karenanya, mau tak mau, Pemkab Jember harus menempatkan seorang pejabat di posisi tersebut seorang Plt. “Ada enam yang kosong, rata-rata jabatan struktural eselon II,” kata Sukowinarno saat dikonfirmasi, kemarin.

Beberapa pejabat yang merangkap jabatan itu banyak ditemui di satu organisasi perangkat daerah (OPD), sebagai definitif dan Plt sekaligus. Misalnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember Isnaini Dwi Susanti yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Sosial. Lalu, ada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember Bambang Rudiyanto, merangkap jabatan sebagai Plt Camat Rambipuji. Dan beberapa jabatan lainnya.

Sejauh ini kekurangan jabatan eselon II yang ditempatkan di sejumlah OPD itu, lanjut Sukowinarno, diambilkan dari pejabat yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya. Sehingga pejabat yang bersangkutan dituntut bisa menjalankan dua tugas sekaligus dalam satu waktu.

Menurutnya, untuk jabatan sebagai kepala dinas minimal harus eselon III. Sedangkan Plt yang mengisi jabatan kepala OPD bisa eselon II atau eselon III. “Kami nanti ingin prioritaskan kepala dinas atau OPD ini terisi dulu,” imbuh mantan sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/