alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Rapat Maraton Usulkan Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Jember

"Masukan warga, para tokoh, atau lembaga-lembaga bisa langsung disampaikan melalui surat maupun melalui pesan singkat.” Alfian Andri Wijaya - Wakil Ketua Bapemperda DPRD Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Selama beberapa hari ke depan, eksekutif dan legislatif banyak melakukan rapat secara maraton. Hal itu dilakukan demi mengejar target penyelesaian belasan Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang telah disepakati jauh hari sebelumnya. Kendati tidak semuanya dibahas, paling tidak ada lima raperda plus Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) yang gencar untuk diselesaikan.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menyampaikan, agenda pembahasan lima raperda diagendakan tiga hari. Yaitu sejak Senin (4/10) hari ini hingga Rabu (6/10) besok. “Dua hari pembahasan dan satu hari finalisasi,” katanya.

Kelima raperda itu, menurut dia, akan dibahas dengan sejumlah pihak. Selama pembahasan, kritik dan masukan akan lima raperda menjadi harapan eksekutif dan legislatif. “Masukan warga, para tokoh, atau lembaga-lembaga bisa langsung disampaikan melalui surat maupun melalui pesan singkat,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikatakan, pembahasan lima raperda juga akan dilakukan dengan terperinci. Dengan demikian, isi dalam lima draf raperda yang tidak pro terhadap rakyat akan dihapus dan dilakukan penyempurnaan sampai tahap finalisasi. “Masih ada waktu untuk memberi masukan,” paparnya.

Kelima raperda itu merupakan bagian dari belasan raperda yang menjadi Prolegda. Ada Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, dan Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Selama beberapa hari ke depan, eksekutif dan legislatif banyak melakukan rapat secara maraton. Hal itu dilakukan demi mengejar target penyelesaian belasan Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang telah disepakati jauh hari sebelumnya. Kendati tidak semuanya dibahas, paling tidak ada lima raperda plus Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) yang gencar untuk diselesaikan.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menyampaikan, agenda pembahasan lima raperda diagendakan tiga hari. Yaitu sejak Senin (4/10) hari ini hingga Rabu (6/10) besok. “Dua hari pembahasan dan satu hari finalisasi,” katanya.

Kelima raperda itu, menurut dia, akan dibahas dengan sejumlah pihak. Selama pembahasan, kritik dan masukan akan lima raperda menjadi harapan eksekutif dan legislatif. “Masukan warga, para tokoh, atau lembaga-lembaga bisa langsung disampaikan melalui surat maupun melalui pesan singkat,” katanya.

Dikatakan, pembahasan lima raperda juga akan dilakukan dengan terperinci. Dengan demikian, isi dalam lima draf raperda yang tidak pro terhadap rakyat akan dihapus dan dilakukan penyempurnaan sampai tahap finalisasi. “Masih ada waktu untuk memberi masukan,” paparnya.

Kelima raperda itu merupakan bagian dari belasan raperda yang menjadi Prolegda. Ada Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, dan Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan Jember.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Selama beberapa hari ke depan, eksekutif dan legislatif banyak melakukan rapat secara maraton. Hal itu dilakukan demi mengejar target penyelesaian belasan Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang telah disepakati jauh hari sebelumnya. Kendati tidak semuanya dibahas, paling tidak ada lima raperda plus Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) yang gencar untuk diselesaikan.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menyampaikan, agenda pembahasan lima raperda diagendakan tiga hari. Yaitu sejak Senin (4/10) hari ini hingga Rabu (6/10) besok. “Dua hari pembahasan dan satu hari finalisasi,” katanya.

Kelima raperda itu, menurut dia, akan dibahas dengan sejumlah pihak. Selama pembahasan, kritik dan masukan akan lima raperda menjadi harapan eksekutif dan legislatif. “Masukan warga, para tokoh, atau lembaga-lembaga bisa langsung disampaikan melalui surat maupun melalui pesan singkat,” katanya.

Dikatakan, pembahasan lima raperda juga akan dilakukan dengan terperinci. Dengan demikian, isi dalam lima draf raperda yang tidak pro terhadap rakyat akan dihapus dan dilakukan penyempurnaan sampai tahap finalisasi. “Masih ada waktu untuk memberi masukan,” paparnya.

Kelima raperda itu merupakan bagian dari belasan raperda yang menjadi Prolegda. Ada Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan Jember, Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, dan Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/