alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

CPNS Ditunda, Bupati Bingung Tempat Tes

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penundaan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) nyatanya membawa berkah bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan berbagai persiapan pelaksanaan penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) agar lebih matang. Salah satunya terkait dengan pemenuhan ruangan yang bakal dipakai.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala mengapa seleksi CPNS belum dilaksanakan. Tentu saja, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Jember. Sebab, berpredikat sebagai daerah dengan kuota CPNS terbanyak di Jawa Timur tahun ini bukanlah hal mudah.

Oleh karena itu, mau tak mau Pemkab Jember harus menyediakan tempat yang sesuai standar protokol kesehatan supaya tak menimbulkan kerumunan. “Masalahnya, peminat yang daftar jumlahnya ratusan ribu dan tempatnya tidak ada,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena itu, Hendy menerangkan bahwa pihaknya harus segera menyiapkan tempat untuk ujian. Terlebih, juga harus menyerahkan lokasi untuk pelaksanaan tes. Penyerahan lokasi atau tempat sebagai bagian penting untuk persiapan pelaksanaan tes CPNS maupun pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di Jember, lanjutnya, total kuota CPNS dan PPPK mencapai 4.035 orang. Jelas, yang ikut diprediksi bakal mencapai belasan bahkan puluhan ribu orang. “Kalau bisa, jangan sampai tes online. Bahaya. Iso lulus kabeh (bisa lolos semua, Red),” tegasnya. Karena itu, baik di pusat maupun di daerah, dia mengungkapkan bahwa masih sama-sama mengatur teknis pelaksanaan seleksi CPNS di tengah pandemi Covid-19.

Terpisah, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Sukowinarno menyampaikan, tempat pelaksanaan tes CPNS menjadi bagian penting yang jadi perhatian pemerintah. Sementara ini, Gedung Serba Guna menjadi salah satu pandangan sebagai lokasi tes. “Kami usulkan Gedung Serba Guna di kompleks GOR PKPSO Kaliwates,” paparnya.

Gedung itu menjadi salah satu gedung untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan skala jumlah besar. Tetapi, itu dulu, pada saat pandemi korona belum ada. Gedung Serba Guna biasa dipakai untuk melangsungkan tes CPNS, seleksi PPPK, bahkan untuk acara pelantikan kepala desa. Nah, pada masa pandemi ini, Pemkab Jember pun sepatutnya menghitung berbagai kemungkinan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penundaan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) nyatanya membawa berkah bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan berbagai persiapan pelaksanaan penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) agar lebih matang. Salah satunya terkait dengan pemenuhan ruangan yang bakal dipakai.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala mengapa seleksi CPNS belum dilaksanakan. Tentu saja, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Jember. Sebab, berpredikat sebagai daerah dengan kuota CPNS terbanyak di Jawa Timur tahun ini bukanlah hal mudah.

Oleh karena itu, mau tak mau Pemkab Jember harus menyediakan tempat yang sesuai standar protokol kesehatan supaya tak menimbulkan kerumunan. “Masalahnya, peminat yang daftar jumlahnya ratusan ribu dan tempatnya tidak ada,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Karena itu, Hendy menerangkan bahwa pihaknya harus segera menyiapkan tempat untuk ujian. Terlebih, juga harus menyerahkan lokasi untuk pelaksanaan tes. Penyerahan lokasi atau tempat sebagai bagian penting untuk persiapan pelaksanaan tes CPNS maupun pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di Jember, lanjutnya, total kuota CPNS dan PPPK mencapai 4.035 orang. Jelas, yang ikut diprediksi bakal mencapai belasan bahkan puluhan ribu orang. “Kalau bisa, jangan sampai tes online. Bahaya. Iso lulus kabeh (bisa lolos semua, Red),” tegasnya. Karena itu, baik di pusat maupun di daerah, dia mengungkapkan bahwa masih sama-sama mengatur teknis pelaksanaan seleksi CPNS di tengah pandemi Covid-19.

Terpisah, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Sukowinarno menyampaikan, tempat pelaksanaan tes CPNS menjadi bagian penting yang jadi perhatian pemerintah. Sementara ini, Gedung Serba Guna menjadi salah satu pandangan sebagai lokasi tes. “Kami usulkan Gedung Serba Guna di kompleks GOR PKPSO Kaliwates,” paparnya.

Gedung itu menjadi salah satu gedung untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan skala jumlah besar. Tetapi, itu dulu, pada saat pandemi korona belum ada. Gedung Serba Guna biasa dipakai untuk melangsungkan tes CPNS, seleksi PPPK, bahkan untuk acara pelantikan kepala desa. Nah, pada masa pandemi ini, Pemkab Jember pun sepatutnya menghitung berbagai kemungkinan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penundaan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) nyatanya membawa berkah bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan berbagai persiapan pelaksanaan penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) agar lebih matang. Salah satunya terkait dengan pemenuhan ruangan yang bakal dipakai.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala mengapa seleksi CPNS belum dilaksanakan. Tentu saja, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Jember. Sebab, berpredikat sebagai daerah dengan kuota CPNS terbanyak di Jawa Timur tahun ini bukanlah hal mudah.

Oleh karena itu, mau tak mau Pemkab Jember harus menyediakan tempat yang sesuai standar protokol kesehatan supaya tak menimbulkan kerumunan. “Masalahnya, peminat yang daftar jumlahnya ratusan ribu dan tempatnya tidak ada,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Karena itu, Hendy menerangkan bahwa pihaknya harus segera menyiapkan tempat untuk ujian. Terlebih, juga harus menyerahkan lokasi untuk pelaksanaan tes. Penyerahan lokasi atau tempat sebagai bagian penting untuk persiapan pelaksanaan tes CPNS maupun pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di Jember, lanjutnya, total kuota CPNS dan PPPK mencapai 4.035 orang. Jelas, yang ikut diprediksi bakal mencapai belasan bahkan puluhan ribu orang. “Kalau bisa, jangan sampai tes online. Bahaya. Iso lulus kabeh (bisa lolos semua, Red),” tegasnya. Karena itu, baik di pusat maupun di daerah, dia mengungkapkan bahwa masih sama-sama mengatur teknis pelaksanaan seleksi CPNS di tengah pandemi Covid-19.

Terpisah, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Sukowinarno menyampaikan, tempat pelaksanaan tes CPNS menjadi bagian penting yang jadi perhatian pemerintah. Sementara ini, Gedung Serba Guna menjadi salah satu pandangan sebagai lokasi tes. “Kami usulkan Gedung Serba Guna di kompleks GOR PKPSO Kaliwates,” paparnya.

Gedung itu menjadi salah satu gedung untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan skala jumlah besar. Tetapi, itu dulu, pada saat pandemi korona belum ada. Gedung Serba Guna biasa dipakai untuk melangsungkan tes CPNS, seleksi PPPK, bahkan untuk acara pelantikan kepala desa. Nah, pada masa pandemi ini, Pemkab Jember pun sepatutnya menghitung berbagai kemungkinan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/