alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Pemindahan Gedung Pemkab Kata Hendy: Untuk Masa Depan Jember

Hendy menjelaskan, Jember ke depan harus berkembang. Apabila pusat kota tidak dipindah, bisa jadi kondisi perekonomian di Jember akan stagnan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, wacana pemindahan gedung pemerintah yang ditolak PDIP juga dijawab dalam paripurna tersebut. Bupati Hendy menyebut, wacana boyongan kantor pemerintahan itu masih dalam tahap awal, yakni tahap kajian. Pihaknya mengapresiasi bila Fraksi PDIP memiliki pemikiran yang konstruktif terhadap wacana publik dimaksud. “Mengenai pemindahan pusat kantor pemerintahan, kami berada pada tahapan kajian awal dan perencanaan secara bertahap,” katanya.

Kepada sejumlah wartawan, Hendy menjelaskan, Jember ke depan harus berkembang. Apabila pusat kota tidak dipindah, bisa jadi kondisi perekonomian di Jember akan stagnan. Kalau tidak dipindah, dia menilai, ekonomi tidak berkembang secara bagus. Ini bisa dilihat dari ketimpangan wilayah Jember. Sebab, wilayah selatan pertumbuhannya cukup bagus, sementara sisi utara kurang berkembang. “Tanah yang luas ini harus kita kembangkan,” ujarnya.

Dari segi pertumbuhan penduduk, harus pula menjadi pertimbangan. Bila tahun ini hanya sekitar 2,5 juta jiwa, bukan hal mustahil di tahun berikutnya akan terus bertambah. “Mungkin tahun depan bisa 2,6 juta jiwa,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat ditanya apakah hal itu cukup penting, Hendy menegaskan, tentu saja menjadi hal yang urgen untuk masa depan Jember. “Karena Jember ini harus berbenah dan berkembang. Kalau kumpul begini, teori ekonominya tidak bagus dan tidak akan maju,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, wacana pemindahan gedung pemerintah yang ditolak PDIP juga dijawab dalam paripurna tersebut. Bupati Hendy menyebut, wacana boyongan kantor pemerintahan itu masih dalam tahap awal, yakni tahap kajian. Pihaknya mengapresiasi bila Fraksi PDIP memiliki pemikiran yang konstruktif terhadap wacana publik dimaksud. “Mengenai pemindahan pusat kantor pemerintahan, kami berada pada tahapan kajian awal dan perencanaan secara bertahap,” katanya.

Kepada sejumlah wartawan, Hendy menjelaskan, Jember ke depan harus berkembang. Apabila pusat kota tidak dipindah, bisa jadi kondisi perekonomian di Jember akan stagnan. Kalau tidak dipindah, dia menilai, ekonomi tidak berkembang secara bagus. Ini bisa dilihat dari ketimpangan wilayah Jember. Sebab, wilayah selatan pertumbuhannya cukup bagus, sementara sisi utara kurang berkembang. “Tanah yang luas ini harus kita kembangkan,” ujarnya.

Dari segi pertumbuhan penduduk, harus pula menjadi pertimbangan. Bila tahun ini hanya sekitar 2,5 juta jiwa, bukan hal mustahil di tahun berikutnya akan terus bertambah. “Mungkin tahun depan bisa 2,6 juta jiwa,” bebernya.

Saat ditanya apakah hal itu cukup penting, Hendy menegaskan, tentu saja menjadi hal yang urgen untuk masa depan Jember. “Karena Jember ini harus berbenah dan berkembang. Kalau kumpul begini, teori ekonominya tidak bagus dan tidak akan maju,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, wacana pemindahan gedung pemerintah yang ditolak PDIP juga dijawab dalam paripurna tersebut. Bupati Hendy menyebut, wacana boyongan kantor pemerintahan itu masih dalam tahap awal, yakni tahap kajian. Pihaknya mengapresiasi bila Fraksi PDIP memiliki pemikiran yang konstruktif terhadap wacana publik dimaksud. “Mengenai pemindahan pusat kantor pemerintahan, kami berada pada tahapan kajian awal dan perencanaan secara bertahap,” katanya.

Kepada sejumlah wartawan, Hendy menjelaskan, Jember ke depan harus berkembang. Apabila pusat kota tidak dipindah, bisa jadi kondisi perekonomian di Jember akan stagnan. Kalau tidak dipindah, dia menilai, ekonomi tidak berkembang secara bagus. Ini bisa dilihat dari ketimpangan wilayah Jember. Sebab, wilayah selatan pertumbuhannya cukup bagus, sementara sisi utara kurang berkembang. “Tanah yang luas ini harus kita kembangkan,” ujarnya.

Dari segi pertumbuhan penduduk, harus pula menjadi pertimbangan. Bila tahun ini hanya sekitar 2,5 juta jiwa, bukan hal mustahil di tahun berikutnya akan terus bertambah. “Mungkin tahun depan bisa 2,6 juta jiwa,” bebernya.

Saat ditanya apakah hal itu cukup penting, Hendy menegaskan, tentu saja menjadi hal yang urgen untuk masa depan Jember. “Karena Jember ini harus berbenah dan berkembang. Kalau kumpul begini, teori ekonominya tidak bagus dan tidak akan maju,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/