Dikeluhkan Masyarakat, Taman Dirombak

Jumai/Radar Jember BIAR MAKIN NYAMAN: Tanaman di taman double way dekat lampu merah Mangli yang dianggap terlalu tinggi dirombak. Sebelumnya, banyak pengguna jalan yang mengeluh pandangannya terganggu.

RADARJEMBER.ID – Taman di area double way, tepatnya di dekat lampu merah perempatan Mangli, dirombak total oleh Pemkab Jember. Hal ini dilakukan karena taman sebelumnya dianggap pohonnya terlalu tinggi dan dianggap mengganggu pengendara.

IKLAN

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin siang sudah tidak terlihat taman yang sebelumnya ada bunga yang cukup tinggi. Selain itu, juga tampak di lokasi ada pengerjaan taman diganti dengan konsep baru.

Sigit Boedi, Kabid Pertamanan, Kehutanan, Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jember mengakui adanya perombakan terhadap taman double way itu. “Sebenarnya bukan dirombak, tetapi ditata ulang,” jelas Sigit kemarin.

Diakui, sebelumnya ada permintaan dari masyarakat terkait dengan taman tersebut. “Ada keluhan dari masyarakat, karena tamannya menutupi sisi jalan,” jelas Sigit.

Oleh karena itu, pihaknya pun melakukan perbaikan terhadap taman yang ada di double way itu. Namun, bukan berarti dilakukan perombakan total.

Hanya di titik-titik yang dirasa riskan dan perlu ada perbaikan dilakukan perbaikan. “Bunga yang kemarin di sekitar lampu merah itu bukan dibuang, tetapi dipindah,” terangnya. Bunga ini dipindah ke lokasi yang memang tidak ada persinggungan lalu lintas, yakni di jalur lurus depan GOR Kaliwates Jember.

Selain perbaikan taman, diakui Sigit, pihaknya juga melakukan perawatan terhadap taman yang ada di double way itu. Apalagi, saat ini musim kemarau. Oleh karena itu, agar taman tetap bisa lestari dan hijau, DLH Jember melakukan perawatan secara manual.

“Setiap hari dilakukan perawatan dengan melakukan penyiraman terhadap taman double way,” jelas Sigit. Pihaknya menggunakan mobil tangki yang cukup besar untuk melakukan penyiraman sekaligus melakukan perawatan kebersihan di taman tersebut. Oleh karena itu, taman terlihat tetap segar meskipun di musim kemarau seperti saat ini.

“Sehari sekali, karena mobil tangkinya hanya satu, bisa balik sampai lima kali,” jelas Sigit. Ini karena taman double way mulai dari perempatan Mangli hingga di depan KFC di Jl Gajah Mada ini cukup panjang, sekitar 6 km. (ram/jum/c2/ras)

Reporter & Jumai : Rangga Mahardika
Editor : MS Rasyid Hadi
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Jumai

Reporter :

Fotografer :

Editor :