alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Problem Budaya Paling Sulit Diurai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus stunting mengharuskan pemerintah daerah mengambil langkah cepat dalam melakukan penanganan maupun upaya pencegahan (preventif). Sebab, dalam kurun waktu setahun terakhir saja, tahun 2021, sedikitnya terdapat 37.054 ibu hamil, dengan 35.369 ibu bersalin dan tercatat 33.685 bayi baru lahir. (LKPJ 2021).

BACA JUGA : Total 103 Hektare Tambak Rusak akibat Banjir di Parigi, Sulteng

Sebanyak 12 rumah sakit dan 50 puskesmas yang ada di Jember, serta ribuan nakes, mesti mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mendorong layanan pencegahan maupun penanganan stunting. “Kalau perlu dukungan anggaran juga diupayakan,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota DPRD Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, persoalan stunting sangat kompleks. Karenanya, memerlukan keterlibatan peran dari hulu ke hilir. Mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sebab, penanganan stunting tidak serta-merta hanya berjalan sekali dua kali. Namun, harus bertahap dan berkelanjutan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus stunting mengharuskan pemerintah daerah mengambil langkah cepat dalam melakukan penanganan maupun upaya pencegahan (preventif). Sebab, dalam kurun waktu setahun terakhir saja, tahun 2021, sedikitnya terdapat 37.054 ibu hamil, dengan 35.369 ibu bersalin dan tercatat 33.685 bayi baru lahir. (LKPJ 2021).

BACA JUGA : Total 103 Hektare Tambak Rusak akibat Banjir di Parigi, Sulteng

Sebanyak 12 rumah sakit dan 50 puskesmas yang ada di Jember, serta ribuan nakes, mesti mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mendorong layanan pencegahan maupun penanganan stunting. “Kalau perlu dukungan anggaran juga diupayakan,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota DPRD Jember.

Menurut dia, persoalan stunting sangat kompleks. Karenanya, memerlukan keterlibatan peran dari hulu ke hilir. Mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sebab, penanganan stunting tidak serta-merta hanya berjalan sekali dua kali. Namun, harus bertahap dan berkelanjutan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus stunting mengharuskan pemerintah daerah mengambil langkah cepat dalam melakukan penanganan maupun upaya pencegahan (preventif). Sebab, dalam kurun waktu setahun terakhir saja, tahun 2021, sedikitnya terdapat 37.054 ibu hamil, dengan 35.369 ibu bersalin dan tercatat 33.685 bayi baru lahir. (LKPJ 2021).

BACA JUGA : Total 103 Hektare Tambak Rusak akibat Banjir di Parigi, Sulteng

Sebanyak 12 rumah sakit dan 50 puskesmas yang ada di Jember, serta ribuan nakes, mesti mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mendorong layanan pencegahan maupun penanganan stunting. “Kalau perlu dukungan anggaran juga diupayakan,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota DPRD Jember.

Menurut dia, persoalan stunting sangat kompleks. Karenanya, memerlukan keterlibatan peran dari hulu ke hilir. Mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sebab, penanganan stunting tidak serta-merta hanya berjalan sekali dua kali. Namun, harus bertahap dan berkelanjutan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/