alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Peredaran Rokok Ilegal Capai 4,83 Persen

Bupati Hendy Dukung Gempur Rokok Ilegal

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sosialisasi gempur rokok ilegal yang diadakan oleh Bea Cukai Jember, Sabtu malam (30/7), di Alun-alun Jember. Dalam kesempatan itu, Hendy memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani sebagai bentuk peringatan Hari Krida Pertanian ke-50.

BACA JUGA : Harga Cabai Masih Mahal, Pedagang Bibit Cabai Kebanjiran Pesanan

Sosialisasi gempur rokok ilegal dikemas dalam pertunjukkan wayang kulit. Selain edukasi, hiburan melalui kesenian juga didapatkan oleh tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan. Di sela-sela acara juga diselipkan kegiatan ngopi bareng seribu cup kopi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Hendy sangat mendukung kegiatan tersebut juga secara praktik di lapangan. Dia akan turut berkontribusi dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang bisa merugikan pemerintah. “Kami sangat mendukung dan mari kita gempur bersama-sama (rokok ilegal, Red),” ajaknya.

Kepala Bea Cukai Jember Asep Munandar menyebutkan, sebanyak 4,83 persen rokok yang beredar di Indonesia adalah rokok ilegal. Meski tampak angka kecil, namun jika diakumulasikan, total kerugian negara sangat besar. “Dan ini kalau dihitung dari potensi kerugian negara dari sisi penerimaan cukai lebih dari Rp 7 triliun,” paparnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sosialisasi gempur rokok ilegal yang diadakan oleh Bea Cukai Jember, Sabtu malam (30/7), di Alun-alun Jember. Dalam kesempatan itu, Hendy memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani sebagai bentuk peringatan Hari Krida Pertanian ke-50.

BACA JUGA : Harga Cabai Masih Mahal, Pedagang Bibit Cabai Kebanjiran Pesanan

Sosialisasi gempur rokok ilegal dikemas dalam pertunjukkan wayang kulit. Selain edukasi, hiburan melalui kesenian juga didapatkan oleh tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan. Di sela-sela acara juga diselipkan kegiatan ngopi bareng seribu cup kopi.

Bupati Hendy sangat mendukung kegiatan tersebut juga secara praktik di lapangan. Dia akan turut berkontribusi dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang bisa merugikan pemerintah. “Kami sangat mendukung dan mari kita gempur bersama-sama (rokok ilegal, Red),” ajaknya.

Kepala Bea Cukai Jember Asep Munandar menyebutkan, sebanyak 4,83 persen rokok yang beredar di Indonesia adalah rokok ilegal. Meski tampak angka kecil, namun jika diakumulasikan, total kerugian negara sangat besar. “Dan ini kalau dihitung dari potensi kerugian negara dari sisi penerimaan cukai lebih dari Rp 7 triliun,” paparnya.

KEPATIHAN, Radar Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri sosialisasi gempur rokok ilegal yang diadakan oleh Bea Cukai Jember, Sabtu malam (30/7), di Alun-alun Jember. Dalam kesempatan itu, Hendy memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani sebagai bentuk peringatan Hari Krida Pertanian ke-50.

BACA JUGA : Harga Cabai Masih Mahal, Pedagang Bibit Cabai Kebanjiran Pesanan

Sosialisasi gempur rokok ilegal dikemas dalam pertunjukkan wayang kulit. Selain edukasi, hiburan melalui kesenian juga didapatkan oleh tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan. Di sela-sela acara juga diselipkan kegiatan ngopi bareng seribu cup kopi.

Bupati Hendy sangat mendukung kegiatan tersebut juga secara praktik di lapangan. Dia akan turut berkontribusi dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang bisa merugikan pemerintah. “Kami sangat mendukung dan mari kita gempur bersama-sama (rokok ilegal, Red),” ajaknya.

Kepala Bea Cukai Jember Asep Munandar menyebutkan, sebanyak 4,83 persen rokok yang beredar di Indonesia adalah rokok ilegal. Meski tampak angka kecil, namun jika diakumulasikan, total kerugian negara sangat besar. “Dan ini kalau dihitung dari potensi kerugian negara dari sisi penerimaan cukai lebih dari Rp 7 triliun,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/