alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Lansia Juga Perlu Aerobik

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam hidup manusia, berbagai hal banyak terjadi. Seperti proses pertumbuhan mulai dari fase anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia). Lanjut usia merupakan tahap perkembangan fase akhir dalam kehidupan seseorang. Proses lanjut usia merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari oleh setiap orang, (Amalia, 2014). Perkembangan tahap akhir mengartikan bahwa tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal seperti awal perkembangan. Dengan demikian akan memengaruhi kerja organ dalam seseorang.

Semakin bertambahnya usia seseorang, fungsi vital dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsional. Seperti penglihatan kabur, pendengaran menurun, kekuatan fisik menurun hingga rentannya terkena penyakit. Hal yang juga sering terjadi pada lansia yaitu naiknya tekanan darah, radang sendi, stroke dan diabetes. Terlebih lagi masa pandemi Covid-19 saat ini, lansia perlu mendapatkan perhatian khusus karena akan rentan terpapar virus.

Pandemi Covid-19 memforsir seluruh aktivitas tidak dapat dilakukan dengan maksimal. Baik kegiatan pembelajaran, aktivitas kerja, kegiatan sosial maupun berolahraga. Tidak hanya itu, pandemi Covid-19 juga menuntut seluruh orang supaya menguatkan kesehatan badan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat lansia kurang olahraga atau tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup maka akan menyebabkan sistem kerja organ tubuh menjadi berat sehingga mengganggu kesehatan. Di masa pandemi Covid-19, olahraga sangat penting dilakukan untuk kesehatan tubuh, seperti memberikan imunitas, serta kebugaran jasmani. Olahraga yang dilakukan dengan tepat dan baik, akan menghasilkan manfaat yang besar bagi tubuh. Seperti meningkatkan imunitas dan meningkatkan kebugaran baik jasmani maupun rohani, bahkan mampu membawa dampak positif baik secara fisiologis maupun psikologis.

Olahraga adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan memerlukan pengeluaran energi, (Iswahyuni, 2017). Semua jenis olahraga (aktivitas fisik) yang pada prinsipnya dapat dilakukan oleh lansia, akan tetapi jenis aktivitas fisik seperti olahraga sudah pernah dikerjakannya secara teratur sejak muda. Namun, untuk amannya olahraga yang dianjurkan oleh para ahli adalah olahraga yang sifatnya aerobik yang dinamis dan mengurangi tekanan yang berlebihan terhadap persendian dan tulang. Salah satu olahraga aerobik yang dapat dilakukan untuk memberikan imunitas dan kebugaran jasmani adalah senam aerobik. Banyak manfaat yang dapat diberikan dengan senam aerobik.

Menurut Listyasari (2019), senam aerobik merupakan olahraga yang banyak diminati dan memiliki banyak manfaat. Senam aerobik termasuk dalam aktivitas latihan aerobik. Latihan aerobik dapat memberikan banyak pengaruh yang besar seperti menurunkan kerawanan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, menurunkan kadar lemak tubuh, menurunkan depresi, dan kecemasan serta mengurasi risiko penyakit tulang.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam hidup manusia, berbagai hal banyak terjadi. Seperti proses pertumbuhan mulai dari fase anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia). Lanjut usia merupakan tahap perkembangan fase akhir dalam kehidupan seseorang. Proses lanjut usia merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari oleh setiap orang, (Amalia, 2014). Perkembangan tahap akhir mengartikan bahwa tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal seperti awal perkembangan. Dengan demikian akan memengaruhi kerja organ dalam seseorang.

Semakin bertambahnya usia seseorang, fungsi vital dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsional. Seperti penglihatan kabur, pendengaran menurun, kekuatan fisik menurun hingga rentannya terkena penyakit. Hal yang juga sering terjadi pada lansia yaitu naiknya tekanan darah, radang sendi, stroke dan diabetes. Terlebih lagi masa pandemi Covid-19 saat ini, lansia perlu mendapatkan perhatian khusus karena akan rentan terpapar virus.

Pandemi Covid-19 memforsir seluruh aktivitas tidak dapat dilakukan dengan maksimal. Baik kegiatan pembelajaran, aktivitas kerja, kegiatan sosial maupun berolahraga. Tidak hanya itu, pandemi Covid-19 juga menuntut seluruh orang supaya menguatkan kesehatan badan.

Saat lansia kurang olahraga atau tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup maka akan menyebabkan sistem kerja organ tubuh menjadi berat sehingga mengganggu kesehatan. Di masa pandemi Covid-19, olahraga sangat penting dilakukan untuk kesehatan tubuh, seperti memberikan imunitas, serta kebugaran jasmani. Olahraga yang dilakukan dengan tepat dan baik, akan menghasilkan manfaat yang besar bagi tubuh. Seperti meningkatkan imunitas dan meningkatkan kebugaran baik jasmani maupun rohani, bahkan mampu membawa dampak positif baik secara fisiologis maupun psikologis.

Olahraga adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan memerlukan pengeluaran energi, (Iswahyuni, 2017). Semua jenis olahraga (aktivitas fisik) yang pada prinsipnya dapat dilakukan oleh lansia, akan tetapi jenis aktivitas fisik seperti olahraga sudah pernah dikerjakannya secara teratur sejak muda. Namun, untuk amannya olahraga yang dianjurkan oleh para ahli adalah olahraga yang sifatnya aerobik yang dinamis dan mengurangi tekanan yang berlebihan terhadap persendian dan tulang. Salah satu olahraga aerobik yang dapat dilakukan untuk memberikan imunitas dan kebugaran jasmani adalah senam aerobik. Banyak manfaat yang dapat diberikan dengan senam aerobik.

Menurut Listyasari (2019), senam aerobik merupakan olahraga yang banyak diminati dan memiliki banyak manfaat. Senam aerobik termasuk dalam aktivitas latihan aerobik. Latihan aerobik dapat memberikan banyak pengaruh yang besar seperti menurunkan kerawanan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, menurunkan kadar lemak tubuh, menurunkan depresi, dan kecemasan serta mengurasi risiko penyakit tulang.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam hidup manusia, berbagai hal banyak terjadi. Seperti proses pertumbuhan mulai dari fase anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia). Lanjut usia merupakan tahap perkembangan fase akhir dalam kehidupan seseorang. Proses lanjut usia merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari oleh setiap orang, (Amalia, 2014). Perkembangan tahap akhir mengartikan bahwa tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal seperti awal perkembangan. Dengan demikian akan memengaruhi kerja organ dalam seseorang.

Semakin bertambahnya usia seseorang, fungsi vital dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsional. Seperti penglihatan kabur, pendengaran menurun, kekuatan fisik menurun hingga rentannya terkena penyakit. Hal yang juga sering terjadi pada lansia yaitu naiknya tekanan darah, radang sendi, stroke dan diabetes. Terlebih lagi masa pandemi Covid-19 saat ini, lansia perlu mendapatkan perhatian khusus karena akan rentan terpapar virus.

Pandemi Covid-19 memforsir seluruh aktivitas tidak dapat dilakukan dengan maksimal. Baik kegiatan pembelajaran, aktivitas kerja, kegiatan sosial maupun berolahraga. Tidak hanya itu, pandemi Covid-19 juga menuntut seluruh orang supaya menguatkan kesehatan badan.

Saat lansia kurang olahraga atau tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup maka akan menyebabkan sistem kerja organ tubuh menjadi berat sehingga mengganggu kesehatan. Di masa pandemi Covid-19, olahraga sangat penting dilakukan untuk kesehatan tubuh, seperti memberikan imunitas, serta kebugaran jasmani. Olahraga yang dilakukan dengan tepat dan baik, akan menghasilkan manfaat yang besar bagi tubuh. Seperti meningkatkan imunitas dan meningkatkan kebugaran baik jasmani maupun rohani, bahkan mampu membawa dampak positif baik secara fisiologis maupun psikologis.

Olahraga adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan memerlukan pengeluaran energi, (Iswahyuni, 2017). Semua jenis olahraga (aktivitas fisik) yang pada prinsipnya dapat dilakukan oleh lansia, akan tetapi jenis aktivitas fisik seperti olahraga sudah pernah dikerjakannya secara teratur sejak muda. Namun, untuk amannya olahraga yang dianjurkan oleh para ahli adalah olahraga yang sifatnya aerobik yang dinamis dan mengurangi tekanan yang berlebihan terhadap persendian dan tulang. Salah satu olahraga aerobik yang dapat dilakukan untuk memberikan imunitas dan kebugaran jasmani adalah senam aerobik. Banyak manfaat yang dapat diberikan dengan senam aerobik.

Menurut Listyasari (2019), senam aerobik merupakan olahraga yang banyak diminati dan memiliki banyak manfaat. Senam aerobik termasuk dalam aktivitas latihan aerobik. Latihan aerobik dapat memberikan banyak pengaruh yang besar seperti menurunkan kerawanan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, menurunkan kadar lemak tubuh, menurunkan depresi, dan kecemasan serta mengurasi risiko penyakit tulang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/