alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Invest in Our Planet, Bijak Memilih Bungkus dan Kemasan Makanan

Mobile_AP_Rectangle 1

Pemilihan wadah makanan oleh masyarakat inilah yang menjadi titik strategis dalam upaya pengurangan jumlah timbulan sampah wadah/kemasan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Beberapa wadah/kemasan makanan matang yang sebaiknya menjadi pilihan adalah wadah yang ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan, seperti penggunaan daun pisang, daun jati, daun kelapa, bambu (besek), anyaman pandan, tempurung kelapa, dan lain-lain. Wadah atau kemasan makanan dari alam selain mudah terurai juga dapat memberikan aroma yang lebih lezat pada makanan.

Untuk itu, alangkah lebih bijak bagi kita untuk memilih wadah/kemasan makanan yang ramah lingkungan sebagai bentuk kepedulian kita pada lingkungan termasuk pada kesehatan. Pilih, pilah dan gunakan wadah/kemasan makanan sekali pakai dengan bijak. Masyarakat perlu mendapat edukasi terus menerus tentang pemakaian wadah atau kemasan makanan dalam upaya memberikan perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan. Pemakaian wadah atau pembungkus/kemasan makanan sekali pakai dari bahan yang sulit terurai dapat dilakukan dengan beberapa pertimbangan, yaitu: 1). Pertimbangkan dengan baik terkait penggunaannya, apakah memang sangat diperlukan ataukah dapat diganti dengan wadah/pembungkus kemasan yang lebih ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan; 2). Sedapat mungkin menggunakan wadah yang mudah terurai; 3). Hindari wadah/kemasan yang hanya bisa sekali pakai; 4). Bisa digunakan thin wall yang memungkinkan masih bisa dipakai kembali sebagai wadah nonmakanan seperti pernak pernik, alat tulis, dan lainnya sehingga menurunkan timbulan sampah.

Gaya hidup atau lifestyle ramah lingkungan dalam memilih wadah/kemasan makanan harus terus ditingkatkan dalam upaya mengurangi timbulan sampah yang sulit terurai. Sebagaimana tujuan dalam target pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals), yaitu tujuan 12 target ke 8 yaitu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesadaran untuk pembangunan dan gaya hidup yang berkelanjutan secara harmonis dengan alam dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat Indonesia.

Mobile_AP_Rectangle 2

*) Penulis adalah dosen Peminatan Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

 

 

 

 

- Advertisement -

Pemilihan wadah makanan oleh masyarakat inilah yang menjadi titik strategis dalam upaya pengurangan jumlah timbulan sampah wadah/kemasan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Beberapa wadah/kemasan makanan matang yang sebaiknya menjadi pilihan adalah wadah yang ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan, seperti penggunaan daun pisang, daun jati, daun kelapa, bambu (besek), anyaman pandan, tempurung kelapa, dan lain-lain. Wadah atau kemasan makanan dari alam selain mudah terurai juga dapat memberikan aroma yang lebih lezat pada makanan.

Untuk itu, alangkah lebih bijak bagi kita untuk memilih wadah/kemasan makanan yang ramah lingkungan sebagai bentuk kepedulian kita pada lingkungan termasuk pada kesehatan. Pilih, pilah dan gunakan wadah/kemasan makanan sekali pakai dengan bijak. Masyarakat perlu mendapat edukasi terus menerus tentang pemakaian wadah atau kemasan makanan dalam upaya memberikan perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan. Pemakaian wadah atau pembungkus/kemasan makanan sekali pakai dari bahan yang sulit terurai dapat dilakukan dengan beberapa pertimbangan, yaitu: 1). Pertimbangkan dengan baik terkait penggunaannya, apakah memang sangat diperlukan ataukah dapat diganti dengan wadah/pembungkus kemasan yang lebih ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan; 2). Sedapat mungkin menggunakan wadah yang mudah terurai; 3). Hindari wadah/kemasan yang hanya bisa sekali pakai; 4). Bisa digunakan thin wall yang memungkinkan masih bisa dipakai kembali sebagai wadah nonmakanan seperti pernak pernik, alat tulis, dan lainnya sehingga menurunkan timbulan sampah.

Gaya hidup atau lifestyle ramah lingkungan dalam memilih wadah/kemasan makanan harus terus ditingkatkan dalam upaya mengurangi timbulan sampah yang sulit terurai. Sebagaimana tujuan dalam target pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals), yaitu tujuan 12 target ke 8 yaitu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesadaran untuk pembangunan dan gaya hidup yang berkelanjutan secara harmonis dengan alam dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat Indonesia.

*) Penulis adalah dosen Peminatan Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

 

 

 

 

Pemilihan wadah makanan oleh masyarakat inilah yang menjadi titik strategis dalam upaya pengurangan jumlah timbulan sampah wadah/kemasan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Beberapa wadah/kemasan makanan matang yang sebaiknya menjadi pilihan adalah wadah yang ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan, seperti penggunaan daun pisang, daun jati, daun kelapa, bambu (besek), anyaman pandan, tempurung kelapa, dan lain-lain. Wadah atau kemasan makanan dari alam selain mudah terurai juga dapat memberikan aroma yang lebih lezat pada makanan.

Untuk itu, alangkah lebih bijak bagi kita untuk memilih wadah/kemasan makanan yang ramah lingkungan sebagai bentuk kepedulian kita pada lingkungan termasuk pada kesehatan. Pilih, pilah dan gunakan wadah/kemasan makanan sekali pakai dengan bijak. Masyarakat perlu mendapat edukasi terus menerus tentang pemakaian wadah atau kemasan makanan dalam upaya memberikan perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan. Pemakaian wadah atau pembungkus/kemasan makanan sekali pakai dari bahan yang sulit terurai dapat dilakukan dengan beberapa pertimbangan, yaitu: 1). Pertimbangkan dengan baik terkait penggunaannya, apakah memang sangat diperlukan ataukah dapat diganti dengan wadah/pembungkus kemasan yang lebih ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan; 2). Sedapat mungkin menggunakan wadah yang mudah terurai; 3). Hindari wadah/kemasan yang hanya bisa sekali pakai; 4). Bisa digunakan thin wall yang memungkinkan masih bisa dipakai kembali sebagai wadah nonmakanan seperti pernak pernik, alat tulis, dan lainnya sehingga menurunkan timbulan sampah.

Gaya hidup atau lifestyle ramah lingkungan dalam memilih wadah/kemasan makanan harus terus ditingkatkan dalam upaya mengurangi timbulan sampah yang sulit terurai. Sebagaimana tujuan dalam target pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals), yaitu tujuan 12 target ke 8 yaitu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesadaran untuk pembangunan dan gaya hidup yang berkelanjutan secara harmonis dengan alam dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat Indonesia.

*) Penulis adalah dosen Peminatan Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

 

 

 

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/