alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Diplomasi Budaya: Menjelajah Budaya Melalui Kerja Sama Pendidikan

Mobile_AP_Rectangle 1

Kebudayaan memiliki peran penting dalam percaturan hubungan internasional. Diplomasi dalam hubungan internasional baik melalui negosiasi aliansi ataupun perjanjian lebih terfokus pada kerja sama para elite, sementara di sisi lain diplomasi publik lebih bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat luas. Maka di sinilah peran diplomasi budaya sebagai bagian dari diplomasi publik menjadi alat yang efektif yang dapat memengaruhi masyarakat di suatu negara (foreign citizens) melalui kebudayaan.

Diplomasi budaya (cultural diplomacy) adalah diplomasi yang dilakukan dengan cara memperkenalkan kebudayaan suatu negara kepada negara lain agar dapat membangun rasa saling percaya dan saling kenal satu sama lain.  Pelaksanaan diplomasi budaya tidak hanya dilakukan melalui art performance tetapi juga bisa dilakukan dengan media pendidikan misalnya melalui program student exchange.

Perguruan tinggi memiliki ruang yang sangat luas untuk dapat berperan sebagai aktor utama untuk mendukung diplomasi budaya. Beragam kegiatan dapat dilaksanakan untuk mengenalkan budaya dan nilai-nilai budaya. Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang telah melaksanakan kegiatan diplomasi budaya pada tahun 2020 yang diikuti oleh mahasiswa dari 7 negara, yaitu Indonesia, Afrika Selatan, Sudan, Thailand, Filipina, India, dan Malaysia. Kegiatan tersebut dikemas dalam International Summer Camp yang dilaksanakan di lokasi PTPN XII Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Target kegiatan ini menghasilkan sinergisitas positif antarmahasiswa dan pelaku budaya, di antaranya mengenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui kesenian, batik, peninggalan bersejarah (situs), pengenalan bahasa daerah dan edukasi wisata. Kedua, mengembangkan jaringan kemitraan antar perguruan tinggi dan lintas pelaku budaya. Ketiga, meningkatkan citra positif bahwa kebudayaan Indonesia memiliki nilai-nilai yang patut diperkenalkan kepada dunia luar.

Kabupaten Lumajang selain indah dengan lanskap alam kemegahan Gunung Semeru juga memiliki warisan budaya. Budaya dipandang sebagai suatu kumpulan pola-pola tingkah laku manusia yang telah melekat dan bersandar pada daya cipta serta keyakinan, sehingga warisan budaya leluhur ini terus dilestarikan hingga kini. Jaran kencak, tari topeng Kaliwungu, tari Bedhaya, jaran slining, tari Godril, tari Batik Lumajangan merupakan budaya warisan yang tak lekang oleh masa.

- Advertisement -

Kebudayaan memiliki peran penting dalam percaturan hubungan internasional. Diplomasi dalam hubungan internasional baik melalui negosiasi aliansi ataupun perjanjian lebih terfokus pada kerja sama para elite, sementara di sisi lain diplomasi publik lebih bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat luas. Maka di sinilah peran diplomasi budaya sebagai bagian dari diplomasi publik menjadi alat yang efektif yang dapat memengaruhi masyarakat di suatu negara (foreign citizens) melalui kebudayaan.

Diplomasi budaya (cultural diplomacy) adalah diplomasi yang dilakukan dengan cara memperkenalkan kebudayaan suatu negara kepada negara lain agar dapat membangun rasa saling percaya dan saling kenal satu sama lain.  Pelaksanaan diplomasi budaya tidak hanya dilakukan melalui art performance tetapi juga bisa dilakukan dengan media pendidikan misalnya melalui program student exchange.

Perguruan tinggi memiliki ruang yang sangat luas untuk dapat berperan sebagai aktor utama untuk mendukung diplomasi budaya. Beragam kegiatan dapat dilaksanakan untuk mengenalkan budaya dan nilai-nilai budaya. Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang telah melaksanakan kegiatan diplomasi budaya pada tahun 2020 yang diikuti oleh mahasiswa dari 7 negara, yaitu Indonesia, Afrika Selatan, Sudan, Thailand, Filipina, India, dan Malaysia. Kegiatan tersebut dikemas dalam International Summer Camp yang dilaksanakan di lokasi PTPN XII Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Target kegiatan ini menghasilkan sinergisitas positif antarmahasiswa dan pelaku budaya, di antaranya mengenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui kesenian, batik, peninggalan bersejarah (situs), pengenalan bahasa daerah dan edukasi wisata. Kedua, mengembangkan jaringan kemitraan antar perguruan tinggi dan lintas pelaku budaya. Ketiga, meningkatkan citra positif bahwa kebudayaan Indonesia memiliki nilai-nilai yang patut diperkenalkan kepada dunia luar.

Kabupaten Lumajang selain indah dengan lanskap alam kemegahan Gunung Semeru juga memiliki warisan budaya. Budaya dipandang sebagai suatu kumpulan pola-pola tingkah laku manusia yang telah melekat dan bersandar pada daya cipta serta keyakinan, sehingga warisan budaya leluhur ini terus dilestarikan hingga kini. Jaran kencak, tari topeng Kaliwungu, tari Bedhaya, jaran slining, tari Godril, tari Batik Lumajangan merupakan budaya warisan yang tak lekang oleh masa.

Kebudayaan memiliki peran penting dalam percaturan hubungan internasional. Diplomasi dalam hubungan internasional baik melalui negosiasi aliansi ataupun perjanjian lebih terfokus pada kerja sama para elite, sementara di sisi lain diplomasi publik lebih bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat luas. Maka di sinilah peran diplomasi budaya sebagai bagian dari diplomasi publik menjadi alat yang efektif yang dapat memengaruhi masyarakat di suatu negara (foreign citizens) melalui kebudayaan.

Diplomasi budaya (cultural diplomacy) adalah diplomasi yang dilakukan dengan cara memperkenalkan kebudayaan suatu negara kepada negara lain agar dapat membangun rasa saling percaya dan saling kenal satu sama lain.  Pelaksanaan diplomasi budaya tidak hanya dilakukan melalui art performance tetapi juga bisa dilakukan dengan media pendidikan misalnya melalui program student exchange.

Perguruan tinggi memiliki ruang yang sangat luas untuk dapat berperan sebagai aktor utama untuk mendukung diplomasi budaya. Beragam kegiatan dapat dilaksanakan untuk mengenalkan budaya dan nilai-nilai budaya. Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang telah melaksanakan kegiatan diplomasi budaya pada tahun 2020 yang diikuti oleh mahasiswa dari 7 negara, yaitu Indonesia, Afrika Selatan, Sudan, Thailand, Filipina, India, dan Malaysia. Kegiatan tersebut dikemas dalam International Summer Camp yang dilaksanakan di lokasi PTPN XII Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Target kegiatan ini menghasilkan sinergisitas positif antarmahasiswa dan pelaku budaya, di antaranya mengenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui kesenian, batik, peninggalan bersejarah (situs), pengenalan bahasa daerah dan edukasi wisata. Kedua, mengembangkan jaringan kemitraan antar perguruan tinggi dan lintas pelaku budaya. Ketiga, meningkatkan citra positif bahwa kebudayaan Indonesia memiliki nilai-nilai yang patut diperkenalkan kepada dunia luar.

Kabupaten Lumajang selain indah dengan lanskap alam kemegahan Gunung Semeru juga memiliki warisan budaya. Budaya dipandang sebagai suatu kumpulan pola-pola tingkah laku manusia yang telah melekat dan bersandar pada daya cipta serta keyakinan, sehingga warisan budaya leluhur ini terus dilestarikan hingga kini. Jaran kencak, tari topeng Kaliwungu, tari Bedhaya, jaran slining, tari Godril, tari Batik Lumajangan merupakan budaya warisan yang tak lekang oleh masa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/