JEMBER LOR, Radar Jember – Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim di seluruh dunia diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah personal. Tetapi juga kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penata Kelola Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Rudi Bawono, menyampaikan umat muslim harus menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan sekaligus mempersiapkan diri memperbaiki kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Menurutnya, warga Jember perlu semakin peka terhadap kondisi sekitar, terutama membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Di bulan Ramadan kesempatan peningkatan iman dan Islam, meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan mengaplikasikan kegiatan sehari-hari misalnya dengan peduli kepada fakir miskin,” ujarnya.
Dia menambahkan, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menggerakkan kembali semangat berbagi, baik melalui zakat, infak, sedekah, maupun bantuan sosial langsung kepada warga yang kesulitan ekonomi. Apalagi, kondisi ekonomi sebagian masyarakat masih belum sepenuhnya baik, sehingga solidaritas sosial dinilai cukup penting.
Rudi juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjaga hubungan sosial, memperkuat silaturahmi, serta menciptakan suasana lingkungan yang lebih harmonis. Menurutnya, nilai utama puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan membentuk kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan mengajarkan empati, bagaimana kita merasakan kondisi orang yang kekurangan dan terdorong untuk membantu,” pungkasnya.
Selain imbauan peningkatan kepedulian sosial, Kementerian Agama (Kemenag) Jember juga menyiapkan sejumlah program menyambut Ramadan tahun ini.
Kegiatan tersebut di antaranya penguatan edukasi zakat dan wakaf hingga mendorong optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jember.
“Selain itu kami memfasilitasi imam masjid, termasuk di masjid Polres Jember,” tutupnya. (yul/dwi)
Editor : M. Ainul Budi