Di Kawasan Masjid Riyadh, Kecamatan Pasar Kliwon, terdapat toko parfum Arab. Solo kini mulai banjir pesanan. Di toko itu parfum Arab tersedia. Seperti wangi oud, kasturi, misik, ar-raudlah, dan lainnya.
“Paling disukai Arabian karena di sini punya habaib, orang Arab. Insya Allah (parfum impor dari Arab). Kalau Eropa mungkin belinya di Jakarta,” jelas M Syaiful Anwar, pegawai toko itu.Kebanyakan customer, lanjutnya, itu laki-laki.
Mereka mengincar varian oud. Kalau habib-habib, biasanya pakai wangi gaharu.“Harganya memang agak mahal. Ada yang Rp 900 ribu itu tiga mililiter. Ada pula satu juta lebih kalau botol itu.”imbuh dia.
Meski ada paling mahal harga parfum itu, Toko Wangi juga menjual parfum dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp 20 ribu.“Pembeli tidak tentu, kebanyakan malah dari orang luar. Seperti Jogja, Sragen, banyak pokoknya.’’ Ucap pria itu.
Saat bulan Ramadan parfum masih diminati masyarakat. Apalagi saat mendekati Hari Raya Idul Fitri, animo pembeli bisa naik. “Alhamdulillah sekarang agak lumayan. Terutama saat nanti sudah hampir lebaran. Kalau di awal-awal Ramadan kurang, sedikit gitu.” Pungkas Syaeful.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Mannisa Elfira/Jawa Pos Radar Solo
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo
Editor : Alvioniza