Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Identifikasi Penampakan Satwa Liar oleh Warga Solok Merupakan Binturong

Safitri • Jumat, 16 Desember 2022 | 22:28 WIB
Petugas dari BKSDA Sumatera Barat melakukan identifikasi laporan warga Nagari Aripan, Kabupaten Solok, terkait penampakan satwa liar di daerah itu.
Petugas dari BKSDA Sumatera Barat melakukan identifikasi laporan warga Nagari Aripan, Kabupaten Solok, terkait penampakan satwa liar di daerah itu.
Padang, RADARJEMBER.ID – Laporan warga warga Jorong Data Bungo, Nagari Aripan, Kabupaten Solok terkait penampakan satwa liar diungkapkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat merupakan Binturong atau Binturung, bukan beruang madu seperti yang dilaporkan masyarakat.

BACA JUGA : Akui Salah, Sahat Tua Minta Doa kepada Masyarakat

"Laporan hasil verifikasi penampakan satwa liar di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok yang menurut laporan warga adalah beruang madu dengan anaknya, ternyata Binturong yang berjumlah tiga ekor meliputi satu ekor induk betina dan dua ekor anak," kata Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan pada Kamis (15/12) ada laporan masuk di WhatsApp grup Balai KSDA Sumatera Barat bahwa adanya kemunculan satwa liar berupa beruang madu beserta anaknya di Nagari Aripan.

Berdasarkan berita tersebut, imbuhnya petugas Resort Barisan Solok langsung menuju ke Nagari Aripan untuk memverifikasi dan mengindentifikasi laporan tersebut.

Petugas Resort Barisan beserta Wali Nagari Aripan, Hariri, dan beberapa warga menuju ke lokasi penampakan satwa yang merupakan Area Penggunaan Lain (APL) yang merupakan perladangan masyarakat.

Di lokasi penampakan tersebut, katanya petugas tidak menemukan bekas jejak/cakaran satwa yang dilaporkan beruang tersebut.

Selanjutnya, katanya menambahkan petugas menanyakan beberapa pertanyaan kepada wali nagari Aripan mengenai ciri-ciri satwa tersebut.

Dari ciri-ciri yang diterangkan itu, katanya mengarah kepada satwa Binturong (Arctictis binturong) dan diyakini dengan memperlihatkan gambar Binturong.

"Informasi dari Hariri, penampakan Binturong ada tiga ekor terdiri dari satu ekor induk betina dan  ekor anaknya," katanya.

Kemudian petugas meminta bantuan kepada wali nagari untuk mengimbau kepada masyarakat sekitar lokasi penampakan agar waspadai ancaman dari satwa Binturong terhadap ternak peliharaan masyarakat.

Ardi Andono mengatakan Binturong, sejenis musang bertubuh besar, merupakan satwa penyebar biji sehingga penting dalam regenerasi hutan.

"Jumlah binturong ini masih banyak dan penting bagi ekosistem. Satwa ini tidak begitu membahayakan bahwa manusia," katanya. (*)

Foto : ANTARA/HO-BKSDA Sumbar

Sumber : Antara Editor : Safitri
#satwa