alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Pelaku Jual Beli Kawasan Hutan Dapat Surat Teguran Kedua dari KPHP

Mobile_AP_Rectangle 1

Mukomuko, RADARJEMBER.ID – Sejumlah orang yang melakukan dugaan jual beli kawasan Hutan Produksi (HP) Air Rami di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendapat surat teguran kedua dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Seksi pengaman hutan yang turun ke kawasan hutan untuk menyampaikan surat teguran kedua dugaan jual beli HP Air Rami,” kata Kepala KPHP Kabupaten Mukomuko Aprin Sihaloho dalam keterangannya, di Mukomuko.

KPHP Kabupaten Mukomuko telah melaporkan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menyampaikan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu yang memanggil orang-orang yang melakukan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini.

“Dinas memanggil orang-orang menjual terlebih dahulu setelah itu pembelinya sebagai saksi dalam kasus ini,” ujarnya.

Pihaknya kata Aprin, telah mengantongi kuitansi orang yang menjual dan membeli HP Air Rami, apakah status mereka sebagai saksi ditingkatkan itu kewenangan dinas,” ujarnya.

Aprin menyatakan, meskipun instansinya telah mengantongi bukti kuitansi jual beli hutan, namun mereka tidak mengaku menjual hutan tersebut, mereka mengaku cuma tebang tebas yang dibayar pihak lain.

- Advertisement -

Mukomuko, RADARJEMBER.ID – Sejumlah orang yang melakukan dugaan jual beli kawasan Hutan Produksi (HP) Air Rami di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendapat surat teguran kedua dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Seksi pengaman hutan yang turun ke kawasan hutan untuk menyampaikan surat teguran kedua dugaan jual beli HP Air Rami,” kata Kepala KPHP Kabupaten Mukomuko Aprin Sihaloho dalam keterangannya, di Mukomuko.

KPHP Kabupaten Mukomuko telah melaporkan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Dia menyampaikan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu yang memanggil orang-orang yang melakukan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini.

“Dinas memanggil orang-orang menjual terlebih dahulu setelah itu pembelinya sebagai saksi dalam kasus ini,” ujarnya.

Pihaknya kata Aprin, telah mengantongi kuitansi orang yang menjual dan membeli HP Air Rami, apakah status mereka sebagai saksi ditingkatkan itu kewenangan dinas,” ujarnya.

Aprin menyatakan, meskipun instansinya telah mengantongi bukti kuitansi jual beli hutan, namun mereka tidak mengaku menjual hutan tersebut, mereka mengaku cuma tebang tebas yang dibayar pihak lain.

Mukomuko, RADARJEMBER.ID – Sejumlah orang yang melakukan dugaan jual beli kawasan Hutan Produksi (HP) Air Rami di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendapat surat teguran kedua dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Seksi pengaman hutan yang turun ke kawasan hutan untuk menyampaikan surat teguran kedua dugaan jual beli HP Air Rami,” kata Kepala KPHP Kabupaten Mukomuko Aprin Sihaloho dalam keterangannya, di Mukomuko.

KPHP Kabupaten Mukomuko telah melaporkan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Dia menyampaikan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu yang memanggil orang-orang yang melakukan dugaan jual beli HP Air Rami di daerah ini.

“Dinas memanggil orang-orang menjual terlebih dahulu setelah itu pembelinya sebagai saksi dalam kasus ini,” ujarnya.

Pihaknya kata Aprin, telah mengantongi kuitansi orang yang menjual dan membeli HP Air Rami, apakah status mereka sebagai saksi ditingkatkan itu kewenangan dinas,” ujarnya.

Aprin menyatakan, meskipun instansinya telah mengantongi bukti kuitansi jual beli hutan, namun mereka tidak mengaku menjual hutan tersebut, mereka mengaku cuma tebang tebas yang dibayar pihak lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/