alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Mayat Terlilit Lakban di Indramayu Merupakan Korban Pembunuhan

Mobile_AP_Rectangle 1

Cirebon, RADARJEMBER.ID – Penemuan mayat di saluran irigasi yang terlilit lakban dipastikan Satreskrim Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, merupakan korban pembunuhan, setelah dilakukan autopsi atas jasad tersebut.

“Hasil pemeriksaan fisik atau autopsi ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah saat dihubungi melalui pesan singkat di Indramayu, Sabtu.

Fitran mengatakan, ditemukannya tanda-tanda kekerasan tersebut mengarah bahwa mayat terlilit lakban yang ditemukan di irigasi Desa Pekandangan itu merupakan korban pembunuhan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, selain adanya tanda kekerasan, barang berharga korban juga tidak ditemukan, sehingga kuat dugaan bahwa mayat itu merupakan korban pencurian dengan kekerasan.

“Mayat tersebut diduga merupakan korban tindak pidana pencurian kekerasan yang mengakibatkan meninggal dan atau pembunuhan,” terangnya.

Dia mengakui sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan mayat yang diduga merupakan korban pembunuhan tersebut, baik saksi di tempat kejadian perkara, maupun keluarga korban. “Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi termasuk keluarga korban,” jelasnya.

- Advertisement -

Cirebon, RADARJEMBER.ID – Penemuan mayat di saluran irigasi yang terlilit lakban dipastikan Satreskrim Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, merupakan korban pembunuhan, setelah dilakukan autopsi atas jasad tersebut.

“Hasil pemeriksaan fisik atau autopsi ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah saat dihubungi melalui pesan singkat di Indramayu, Sabtu.

Fitran mengatakan, ditemukannya tanda-tanda kekerasan tersebut mengarah bahwa mayat terlilit lakban yang ditemukan di irigasi Desa Pekandangan itu merupakan korban pembunuhan.

Menurut dia, selain adanya tanda kekerasan, barang berharga korban juga tidak ditemukan, sehingga kuat dugaan bahwa mayat itu merupakan korban pencurian dengan kekerasan.

“Mayat tersebut diduga merupakan korban tindak pidana pencurian kekerasan yang mengakibatkan meninggal dan atau pembunuhan,” terangnya.

Dia mengakui sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan mayat yang diduga merupakan korban pembunuhan tersebut, baik saksi di tempat kejadian perkara, maupun keluarga korban. “Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi termasuk keluarga korban,” jelasnya.

Cirebon, RADARJEMBER.ID – Penemuan mayat di saluran irigasi yang terlilit lakban dipastikan Satreskrim Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, merupakan korban pembunuhan, setelah dilakukan autopsi atas jasad tersebut.

“Hasil pemeriksaan fisik atau autopsi ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah saat dihubungi melalui pesan singkat di Indramayu, Sabtu.

Fitran mengatakan, ditemukannya tanda-tanda kekerasan tersebut mengarah bahwa mayat terlilit lakban yang ditemukan di irigasi Desa Pekandangan itu merupakan korban pembunuhan.

Menurut dia, selain adanya tanda kekerasan, barang berharga korban juga tidak ditemukan, sehingga kuat dugaan bahwa mayat itu merupakan korban pencurian dengan kekerasan.

“Mayat tersebut diduga merupakan korban tindak pidana pencurian kekerasan yang mengakibatkan meninggal dan atau pembunuhan,” terangnya.

Dia mengakui sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan mayat yang diduga merupakan korban pembunuhan tersebut, baik saksi di tempat kejadian perkara, maupun keluarga korban. “Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi termasuk keluarga korban,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/