alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Manfaatkan Tanah Bengkok Jadi Kafe dan Kolam Renang

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID-Pandemi Covid-19 diakui berdampak luas di berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian di wilayah pedesaan ikut terpuruk. Seiring kasus penyebaran virus Covid-19 yang terus berkurang, berbagai langkah dilakukan untuk menggeliatkan perekonomian.

Ide cerdas dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Kabupaten Jawa Tengah melalui pembangunan kolam renang dan cafe, serta menggandeng warga sekitar sehingga perlahan ekonomi desa tersebut mulai bangkit kembali.

Cafe dan kolam renang tersebut dibangun di atas tanah kas desa alias bengkok. Saat ini unit usaha tersebut dikelola Badan usaha Milik Desa (BUMDES) Redana Makmur. Hampir dipastikan kafe dan kolam renang itu ramai pengunjung, terutama di hari libur,

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sebelum pagebluk korona, tanah bengkok ini dimanfaatkan untuk gedung PAUD (pendidikan anak usia dini), dianggap kurang pas karena bersebelahan areal persawahan, lantas sawah itu dikeringkan dan dibuat kios-kios,” kata Purwanto, Kepala Desa (Kades) Wiroko.

“Total 15 kios berdiri di atas lahan tersebut, dibangun oleh rekanan alias pihak ketiga. Lebih menarik lagi, kios itu bisa dibeli warga melalui kredit ringan. Waktu terus berjalan, kios tersebut diklaim kurang maksimal karena sepi pengunjung” ungkap Purnomo.

- Advertisement -

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID-Pandemi Covid-19 diakui berdampak luas di berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian di wilayah pedesaan ikut terpuruk. Seiring kasus penyebaran virus Covid-19 yang terus berkurang, berbagai langkah dilakukan untuk menggeliatkan perekonomian.

Ide cerdas dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Kabupaten Jawa Tengah melalui pembangunan kolam renang dan cafe, serta menggandeng warga sekitar sehingga perlahan ekonomi desa tersebut mulai bangkit kembali.

Cafe dan kolam renang tersebut dibangun di atas tanah kas desa alias bengkok. Saat ini unit usaha tersebut dikelola Badan usaha Milik Desa (BUMDES) Redana Makmur. Hampir dipastikan kafe dan kolam renang itu ramai pengunjung, terutama di hari libur,

“Sebelum pagebluk korona, tanah bengkok ini dimanfaatkan untuk gedung PAUD (pendidikan anak usia dini), dianggap kurang pas karena bersebelahan areal persawahan, lantas sawah itu dikeringkan dan dibuat kios-kios,” kata Purwanto, Kepala Desa (Kades) Wiroko.

“Total 15 kios berdiri di atas lahan tersebut, dibangun oleh rekanan alias pihak ketiga. Lebih menarik lagi, kios itu bisa dibeli warga melalui kredit ringan. Waktu terus berjalan, kios tersebut diklaim kurang maksimal karena sepi pengunjung” ungkap Purnomo.

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID-Pandemi Covid-19 diakui berdampak luas di berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian di wilayah pedesaan ikut terpuruk. Seiring kasus penyebaran virus Covid-19 yang terus berkurang, berbagai langkah dilakukan untuk menggeliatkan perekonomian.

Ide cerdas dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Kabupaten Jawa Tengah melalui pembangunan kolam renang dan cafe, serta menggandeng warga sekitar sehingga perlahan ekonomi desa tersebut mulai bangkit kembali.

Cafe dan kolam renang tersebut dibangun di atas tanah kas desa alias bengkok. Saat ini unit usaha tersebut dikelola Badan usaha Milik Desa (BUMDES) Redana Makmur. Hampir dipastikan kafe dan kolam renang itu ramai pengunjung, terutama di hari libur,

“Sebelum pagebluk korona, tanah bengkok ini dimanfaatkan untuk gedung PAUD (pendidikan anak usia dini), dianggap kurang pas karena bersebelahan areal persawahan, lantas sawah itu dikeringkan dan dibuat kios-kios,” kata Purwanto, Kepala Desa (Kades) Wiroko.

“Total 15 kios berdiri di atas lahan tersebut, dibangun oleh rekanan alias pihak ketiga. Lebih menarik lagi, kios itu bisa dibeli warga melalui kredit ringan. Waktu terus berjalan, kios tersebut diklaim kurang maksimal karena sepi pengunjung” ungkap Purnomo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/