alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Program JKP Beri Jaminan Pekerja Korban PHK

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ketika pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan kembali, hal itu merupakan maksud dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan telah disahkan melalui UU Cipta Kerja (Omnibus Law. Terhitung mulai awal Maret 2022 ini, tercatat 208 pekerja telah mendapatkan pengajuan.

Program ini sangat bermanfaat sekali ketika pekerja di PHK oleh perusahaan, seperti manfaat uang tunai, akses lowongan pekerjaan, serta kesempatan mengikuti pelatihan kerja bagi pekerja ter-PHK, karena memiliki manfaat besar mereka kerap kali bertanya mengenai tata cara pendaftaran atau pengajuan manfaat program ini dan itu kemudian membuat Dewan Pengawas Ketenagakerjaan mengumpulkan HRD dari perusahaan peserta, di Kawasan Industri MM, 2100.

Kegiatan tersebut bertemakan “High Level Update:Social Security Brief”, dilakukan untuk mengupas tuntas kebijakan Jaminan Sosial Nasional. Acara itu bisa terselenggara berkat kolaborasi apik antara Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, dari unsur pemberi kerja serta bersama Apindo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari program JKP tersebut, membuktikan negara hadir untuk memastikan pekerja tetap bisa mendapatkan penghasilan meski di PHK dengan memberikan manfaat uang tunai. Pemberian uang tunai itu, harus pula diikuti usaha untuk kembali mendapatkan pekerjaan atau penghasilan kembali melalui bursa lowongan pekerjaan atau mengikuti pelatihan kerja.(*)

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ketika pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan kembali, hal itu merupakan maksud dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan telah disahkan melalui UU Cipta Kerja (Omnibus Law. Terhitung mulai awal Maret 2022 ini, tercatat 208 pekerja telah mendapatkan pengajuan.

Program ini sangat bermanfaat sekali ketika pekerja di PHK oleh perusahaan, seperti manfaat uang tunai, akses lowongan pekerjaan, serta kesempatan mengikuti pelatihan kerja bagi pekerja ter-PHK, karena memiliki manfaat besar mereka kerap kali bertanya mengenai tata cara pendaftaran atau pengajuan manfaat program ini dan itu kemudian membuat Dewan Pengawas Ketenagakerjaan mengumpulkan HRD dari perusahaan peserta, di Kawasan Industri MM, 2100.

Kegiatan tersebut bertemakan “High Level Update:Social Security Brief”, dilakukan untuk mengupas tuntas kebijakan Jaminan Sosial Nasional. Acara itu bisa terselenggara berkat kolaborasi apik antara Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, dari unsur pemberi kerja serta bersama Apindo.

Dari program JKP tersebut, membuktikan negara hadir untuk memastikan pekerja tetap bisa mendapatkan penghasilan meski di PHK dengan memberikan manfaat uang tunai. Pemberian uang tunai itu, harus pula diikuti usaha untuk kembali mendapatkan pekerjaan atau penghasilan kembali melalui bursa lowongan pekerjaan atau mengikuti pelatihan kerja.(*)

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ketika pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan kembali, hal itu merupakan maksud dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan telah disahkan melalui UU Cipta Kerja (Omnibus Law. Terhitung mulai awal Maret 2022 ini, tercatat 208 pekerja telah mendapatkan pengajuan.

Program ini sangat bermanfaat sekali ketika pekerja di PHK oleh perusahaan, seperti manfaat uang tunai, akses lowongan pekerjaan, serta kesempatan mengikuti pelatihan kerja bagi pekerja ter-PHK, karena memiliki manfaat besar mereka kerap kali bertanya mengenai tata cara pendaftaran atau pengajuan manfaat program ini dan itu kemudian membuat Dewan Pengawas Ketenagakerjaan mengumpulkan HRD dari perusahaan peserta, di Kawasan Industri MM, 2100.

Kegiatan tersebut bertemakan “High Level Update:Social Security Brief”, dilakukan untuk mengupas tuntas kebijakan Jaminan Sosial Nasional. Acara itu bisa terselenggara berkat kolaborasi apik antara Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, dari unsur pemberi kerja serta bersama Apindo.

Dari program JKP tersebut, membuktikan negara hadir untuk memastikan pekerja tetap bisa mendapatkan penghasilan meski di PHK dengan memberikan manfaat uang tunai. Pemberian uang tunai itu, harus pula diikuti usaha untuk kembali mendapatkan pekerjaan atau penghasilan kembali melalui bursa lowongan pekerjaan atau mengikuti pelatihan kerja.(*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/