23.3 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Polisi Sebut Ada 14 Orang Bunuh Pedagang Buah

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK, RADARJEMBER.ID – Polres Gresik masih terus mendalami kasus pengeroyokan hingga menewaskan Eko Bayu Asmoro, pedagang buah di Pasar Gadung, Driyorejo.

BACA JUGA : Membawa Masalah Palestina ke ICJ Hanya Akan Menguntungkan Para Ekstremis

Terbaru, melalui serangkaian penyelidikan, ternyata jumlah pelaku pengeroyokan sebanyak 14 orang. Mereka disebut sebagai ’’pendekar’’ dari sebuah perguruan silat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Polisi pun berkomitmen memburu seluruh tersangka atas kematian pemuda 21 tahun asal Bojonegoro tersebut. Hingga Selasa (29/11) kemarin, baru lima tersangka sudah meringkuk di sel tahanan.

’’Dua kali pengeroyokan. Dari hasil penyelidikan, ada 14 pelaku. Tapi, sudah terindikasi baru tujuh orang,’’ kata Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik Alumnus Akpol 2015 itu menjelaskan, pengeroyokan pertama dilakukan tujuh pelaku.

Mereka tidak terima dan mendatangi korban saat itu memakai kaus perguruan silat. ’’Saat ditanyai para pelaku, korban mengatakan jika kaus tersebut didapatkan dari tempat dia berlatih,’’ ujar Aldhino.

- Advertisement -

GRESIK, RADARJEMBER.ID – Polres Gresik masih terus mendalami kasus pengeroyokan hingga menewaskan Eko Bayu Asmoro, pedagang buah di Pasar Gadung, Driyorejo.

BACA JUGA : Membawa Masalah Palestina ke ICJ Hanya Akan Menguntungkan Para Ekstremis

Terbaru, melalui serangkaian penyelidikan, ternyata jumlah pelaku pengeroyokan sebanyak 14 orang. Mereka disebut sebagai ’’pendekar’’ dari sebuah perguruan silat.

Polisi pun berkomitmen memburu seluruh tersangka atas kematian pemuda 21 tahun asal Bojonegoro tersebut. Hingga Selasa (29/11) kemarin, baru lima tersangka sudah meringkuk di sel tahanan.

’’Dua kali pengeroyokan. Dari hasil penyelidikan, ada 14 pelaku. Tapi, sudah terindikasi baru tujuh orang,’’ kata Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik Alumnus Akpol 2015 itu menjelaskan, pengeroyokan pertama dilakukan tujuh pelaku.

Mereka tidak terima dan mendatangi korban saat itu memakai kaus perguruan silat. ’’Saat ditanyai para pelaku, korban mengatakan jika kaus tersebut didapatkan dari tempat dia berlatih,’’ ujar Aldhino.

GRESIK, RADARJEMBER.ID – Polres Gresik masih terus mendalami kasus pengeroyokan hingga menewaskan Eko Bayu Asmoro, pedagang buah di Pasar Gadung, Driyorejo.

BACA JUGA : Membawa Masalah Palestina ke ICJ Hanya Akan Menguntungkan Para Ekstremis

Terbaru, melalui serangkaian penyelidikan, ternyata jumlah pelaku pengeroyokan sebanyak 14 orang. Mereka disebut sebagai ’’pendekar’’ dari sebuah perguruan silat.

Polisi pun berkomitmen memburu seluruh tersangka atas kematian pemuda 21 tahun asal Bojonegoro tersebut. Hingga Selasa (29/11) kemarin, baru lima tersangka sudah meringkuk di sel tahanan.

’’Dua kali pengeroyokan. Dari hasil penyelidikan, ada 14 pelaku. Tapi, sudah terindikasi baru tujuh orang,’’ kata Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik Alumnus Akpol 2015 itu menjelaskan, pengeroyokan pertama dilakukan tujuh pelaku.

Mereka tidak terima dan mendatangi korban saat itu memakai kaus perguruan silat. ’’Saat ditanyai para pelaku, korban mengatakan jika kaus tersebut didapatkan dari tempat dia berlatih,’’ ujar Aldhino.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca