alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Sibuk Urus OSIS Setahun Pulang Kampung Dua Kali

Mobile_AP_Rectangle 1

BOJONEGORO, RADARJEMBER.ID- Hasna Muzayah Anandifah, gadis cantik dan kini menempuh pendidikan di luar kota menjadikan dia jauh dari orang tua. Hasna, sapaan akrab remaja tersebut, keseharian sekolah sambil mendalami ilmu agama di salah satu Ponpes di Batu. Hasna memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri untuk kembali ke kampung halaman, untuk sungkem kepada orang tua dan bersilaturahmi ke rumah saudara.

 ‘’Dalam setahun, aku pulang kampung (pulkam) dua kali di Kota Lamongan. Pertama saat Ramadan dan akhir tahun, karena sibuk menjalankan amanah sebagai ketua OSIS dan aktif di kegiatan pesantren. Jadi aku ini setiap hari super sibuk, namun itu semua aku jalani penuh keikhlasan Selain itu pondok juga membuka jadwal kunjungan keluarga, jadwal sebulan sekali untuk menengok santri pondok ,” ujar cewek berusia 17 tahun tersebut.

Hasna menceritakan, aktivitas yang cukup padat sekolah dan di pesantren, dimulai pukul 03.00 WIB, ia dan santri lain diwajibkan Salat Tahajud, Salat Shubuh, dan melakukan tahfidz.Kegiatan pondok dilanjutkan kajian setelah maghrib hingga jam 9 malam, meski agenda acara cukup padat namun sebagai seorang belajar tidak pernah dilupakan.Apalagi setiap berjumpa orangtua, Hasna selalu diwanti-wanti untuk belajar dan belajar.

- Advertisement -

BOJONEGORO, RADARJEMBER.ID- Hasna Muzayah Anandifah, gadis cantik dan kini menempuh pendidikan di luar kota menjadikan dia jauh dari orang tua. Hasna, sapaan akrab remaja tersebut, keseharian sekolah sambil mendalami ilmu agama di salah satu Ponpes di Batu. Hasna memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri untuk kembali ke kampung halaman, untuk sungkem kepada orang tua dan bersilaturahmi ke rumah saudara.

 ‘’Dalam setahun, aku pulang kampung (pulkam) dua kali di Kota Lamongan. Pertama saat Ramadan dan akhir tahun, karena sibuk menjalankan amanah sebagai ketua OSIS dan aktif di kegiatan pesantren. Jadi aku ini setiap hari super sibuk, namun itu semua aku jalani penuh keikhlasan Selain itu pondok juga membuka jadwal kunjungan keluarga, jadwal sebulan sekali untuk menengok santri pondok ,” ujar cewek berusia 17 tahun tersebut.

Hasna menceritakan, aktivitas yang cukup padat sekolah dan di pesantren, dimulai pukul 03.00 WIB, ia dan santri lain diwajibkan Salat Tahajud, Salat Shubuh, dan melakukan tahfidz.Kegiatan pondok dilanjutkan kajian setelah maghrib hingga jam 9 malam, meski agenda acara cukup padat namun sebagai seorang belajar tidak pernah dilupakan.Apalagi setiap berjumpa orangtua, Hasna selalu diwanti-wanti untuk belajar dan belajar.

BOJONEGORO, RADARJEMBER.ID- Hasna Muzayah Anandifah, gadis cantik dan kini menempuh pendidikan di luar kota menjadikan dia jauh dari orang tua. Hasna, sapaan akrab remaja tersebut, keseharian sekolah sambil mendalami ilmu agama di salah satu Ponpes di Batu. Hasna memanfaatkan momen Hari Raya Idul Fitri untuk kembali ke kampung halaman, untuk sungkem kepada orang tua dan bersilaturahmi ke rumah saudara.

 ‘’Dalam setahun, aku pulang kampung (pulkam) dua kali di Kota Lamongan. Pertama saat Ramadan dan akhir tahun, karena sibuk menjalankan amanah sebagai ketua OSIS dan aktif di kegiatan pesantren. Jadi aku ini setiap hari super sibuk, namun itu semua aku jalani penuh keikhlasan Selain itu pondok juga membuka jadwal kunjungan keluarga, jadwal sebulan sekali untuk menengok santri pondok ,” ujar cewek berusia 17 tahun tersebut.

Hasna menceritakan, aktivitas yang cukup padat sekolah dan di pesantren, dimulai pukul 03.00 WIB, ia dan santri lain diwajibkan Salat Tahajud, Salat Shubuh, dan melakukan tahfidz.Kegiatan pondok dilanjutkan kajian setelah maghrib hingga jam 9 malam, meski agenda acara cukup padat namun sebagai seorang belajar tidak pernah dilupakan.Apalagi setiap berjumpa orangtua, Hasna selalu diwanti-wanti untuk belajar dan belajar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/