alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Waspada Gejala Omicron Mirip Gejala Flu

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RadarJember.Id- Munculnya varian baru covid-19 membuat masayarakat dan pemerintah cukup wasapada. Banyak masyrakat yang masih belum mengetahui tentang gejala varian Omicron. Omicron memiliki gejala yang mirip dengan penyakit flu biasa, seperti Pilek, hidung tersumbat, batuk, badan lemas hingga meriang.

Melansir dari JawaPos.com juru bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengedukasi terkait karakteristik varian Omicron. Hal ini penting dipahami mengingat hanya kurang dari 2 bulan kemunculannnya, penyebaraannya menjangkau seluruh negara di dunia. Varian ini lebih mendominasi dibandingkan varian sebelumnya yaitu Alpha, Beta, dan Delta.

Menurut laporan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC), mayoritas penderita omicron mengalami gejala batuk kering disertai tenggorokan gatal, kemudian letih, hidung terseumbat, disusul dengan demam mual, napas pendek atau kesulitan bernafas dan diare. Selain itu median masa inkubasi varian Omicron cenderung lebih singkat dibandingkan varian sebelumnya. Yaitu dalam 2-3 hari setelah infeksi berbeda dengan varian Delta rata-rata 5 hari.

- Advertisement -

Jakarta, RadarJember.Id- Munculnya varian baru covid-19 membuat masayarakat dan pemerintah cukup wasapada. Banyak masyrakat yang masih belum mengetahui tentang gejala varian Omicron. Omicron memiliki gejala yang mirip dengan penyakit flu biasa, seperti Pilek, hidung tersumbat, batuk, badan lemas hingga meriang.

Melansir dari JawaPos.com juru bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengedukasi terkait karakteristik varian Omicron. Hal ini penting dipahami mengingat hanya kurang dari 2 bulan kemunculannnya, penyebaraannya menjangkau seluruh negara di dunia. Varian ini lebih mendominasi dibandingkan varian sebelumnya yaitu Alpha, Beta, dan Delta.

Menurut laporan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC), mayoritas penderita omicron mengalami gejala batuk kering disertai tenggorokan gatal, kemudian letih, hidung terseumbat, disusul dengan demam mual, napas pendek atau kesulitan bernafas dan diare. Selain itu median masa inkubasi varian Omicron cenderung lebih singkat dibandingkan varian sebelumnya. Yaitu dalam 2-3 hari setelah infeksi berbeda dengan varian Delta rata-rata 5 hari.

Jakarta, RadarJember.Id- Munculnya varian baru covid-19 membuat masayarakat dan pemerintah cukup wasapada. Banyak masyrakat yang masih belum mengetahui tentang gejala varian Omicron. Omicron memiliki gejala yang mirip dengan penyakit flu biasa, seperti Pilek, hidung tersumbat, batuk, badan lemas hingga meriang.

Melansir dari JawaPos.com juru bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengedukasi terkait karakteristik varian Omicron. Hal ini penting dipahami mengingat hanya kurang dari 2 bulan kemunculannnya, penyebaraannya menjangkau seluruh negara di dunia. Varian ini lebih mendominasi dibandingkan varian sebelumnya yaitu Alpha, Beta, dan Delta.

Menurut laporan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC), mayoritas penderita omicron mengalami gejala batuk kering disertai tenggorokan gatal, kemudian letih, hidung terseumbat, disusul dengan demam mual, napas pendek atau kesulitan bernafas dan diare. Selain itu median masa inkubasi varian Omicron cenderung lebih singkat dibandingkan varian sebelumnya. Yaitu dalam 2-3 hari setelah infeksi berbeda dengan varian Delta rata-rata 5 hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/