23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Jaga Nama Baik Instansi, Kapolda Jabar Tak Akan Segan Sanksi Anggota

Mobile_AP_Rectangle 1

Bandung, RADARJEMBER.ID – Pemberian sanksi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran hingga menyakiti hati masyarakat ditegaskan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

BACA JUGA : Sakit Hati Istri Nikah Diam-diam, Pria Asal Jember Bacok Suami Baru Istri

Menurut Suntana, para anggota harus menjaga muruah dan nama baik institusi karena penyimpangan dan pelanggaran anggota dapat menurunkan citra Polri, baik dalam penugasan maupun kehidupan sehari-hari.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Agar melakukan tugas sesuai prosedur dan tidak melakukan penyimpangan, pemerasan, dan menyakiti hati masyarakat. Apabila ada anggota yang terbukti segera diberikan sanksi,” katanya.

Adapun sanksi atau hukuman yang bakal diberikan kepada anggotanya itu mulai dari hukuman disiplin berupa penahanan dan demosi dalam jabatan.

Dia meminta para anggota harus bersikap sopan dan humanis dalam melakukan penindakan di jalan raya maupun di jalan tol kepada masyarakat. Menurut dia, anggota harus mengedepankan upaya pencegahan di masyarakat.

Selain itu, menurut dia, jika ada anggota yang melakukan penyimpangan dalam menjalankan tugas, maka perwira di atasnya bisa dikenakan sanksi administratif.

Untuk itu, dia memerintahkan seluruh anggota untuk menjalankan pelayanan yang prima kepada masyarakat, baik kepada anggota yang bertugas di kantor maupun bertugas di lapangan.

“Berikan dan tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat sebagai wujud Polri yang Presisi,” katanya. (*)

Foto : ANTARA/HO-Polda Jawa Barat

Sumber Berita : Antara

- Advertisement -

Bandung, RADARJEMBER.ID – Pemberian sanksi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran hingga menyakiti hati masyarakat ditegaskan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

BACA JUGA : Sakit Hati Istri Nikah Diam-diam, Pria Asal Jember Bacok Suami Baru Istri

Menurut Suntana, para anggota harus menjaga muruah dan nama baik institusi karena penyimpangan dan pelanggaran anggota dapat menurunkan citra Polri, baik dalam penugasan maupun kehidupan sehari-hari.

“Agar melakukan tugas sesuai prosedur dan tidak melakukan penyimpangan, pemerasan, dan menyakiti hati masyarakat. Apabila ada anggota yang terbukti segera diberikan sanksi,” katanya.

Adapun sanksi atau hukuman yang bakal diberikan kepada anggotanya itu mulai dari hukuman disiplin berupa penahanan dan demosi dalam jabatan.

Dia meminta para anggota harus bersikap sopan dan humanis dalam melakukan penindakan di jalan raya maupun di jalan tol kepada masyarakat. Menurut dia, anggota harus mengedepankan upaya pencegahan di masyarakat.

Selain itu, menurut dia, jika ada anggota yang melakukan penyimpangan dalam menjalankan tugas, maka perwira di atasnya bisa dikenakan sanksi administratif.

Untuk itu, dia memerintahkan seluruh anggota untuk menjalankan pelayanan yang prima kepada masyarakat, baik kepada anggota yang bertugas di kantor maupun bertugas di lapangan.

“Berikan dan tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat sebagai wujud Polri yang Presisi,” katanya. (*)

Foto : ANTARA/HO-Polda Jawa Barat

Sumber Berita : Antara

Bandung, RADARJEMBER.ID – Pemberian sanksi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran hingga menyakiti hati masyarakat ditegaskan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana.

BACA JUGA : Sakit Hati Istri Nikah Diam-diam, Pria Asal Jember Bacok Suami Baru Istri

Menurut Suntana, para anggota harus menjaga muruah dan nama baik institusi karena penyimpangan dan pelanggaran anggota dapat menurunkan citra Polri, baik dalam penugasan maupun kehidupan sehari-hari.

“Agar melakukan tugas sesuai prosedur dan tidak melakukan penyimpangan, pemerasan, dan menyakiti hati masyarakat. Apabila ada anggota yang terbukti segera diberikan sanksi,” katanya.

Adapun sanksi atau hukuman yang bakal diberikan kepada anggotanya itu mulai dari hukuman disiplin berupa penahanan dan demosi dalam jabatan.

Dia meminta para anggota harus bersikap sopan dan humanis dalam melakukan penindakan di jalan raya maupun di jalan tol kepada masyarakat. Menurut dia, anggota harus mengedepankan upaya pencegahan di masyarakat.

Selain itu, menurut dia, jika ada anggota yang melakukan penyimpangan dalam menjalankan tugas, maka perwira di atasnya bisa dikenakan sanksi administratif.

Untuk itu, dia memerintahkan seluruh anggota untuk menjalankan pelayanan yang prima kepada masyarakat, baik kepada anggota yang bertugas di kantor maupun bertugas di lapangan.

“Berikan dan tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat sebagai wujud Polri yang Presisi,” katanya. (*)

Foto : ANTARA/HO-Polda Jawa Barat

Sumber Berita : Antara

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca