alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Gado-Gado Makanan Memiliki Gizi Tinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Makanan satu ini memang dikenal luas dan hampir semua orang Indonesia pernah mencicipi, gado-gado memang sangat difavoritkan oleh orang dari semua kalangan. Di dalam makanan legendaris tersebut, selain sayuran kerap kali dihidangkan dengan tambahan telur rebus.Lebih unik lagi, jika dihidangkan tanpa telur maka namanya berubah bukan gado-gado lagi namun demikian makanan tersebut selalu bikin orang ketagihan.

Seperti di Jawa Tengah dan Yogyakarta disebut lotek, sedangkan di bumi Pasundan Jawa Barat orang bilang karedok.Jika  sayuran diganti kecambah atau tauge, orang Jakarta menamakan makanan tersebut ketoprak.Sementara di Jawa Timur, bila ditambah daging sapi di bagian mulut disebut rujak cingur.Bahkan untuk satu porsi rujak cingur harga lebih mahal, ketimbang tanpa disertai cingur.

 Alie Humaedi, profesi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membidangi kebudayaan menerangkan,  sesuai taksonomi atau ilmu pengelompokan, gado-gado, lotek, ketoprak, karedok dan lain-lain termasuk satu kelompok atau satu rumpun. Kendati terdapat beragam penamaan di setiap daerah, namun penggunaan bumbu kacang atau sambal kacang tidak pernah ditinggalkan dan dituangkan diatas sayuran.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bila kita cermati keberadaan gado-gado ini cukup unik sekali, bila di tambah bahan maka bukan gado-gado lagi sebutannya.Dari komposisi gado-gado jelas makanan tersebut telah memenuhi standar kesehatan, jadi tidak sekedar mengenyangkan perut namun usai menikmati makanan tersebut tubuh menjadi sehat.Selain itu harga gado-gado sendiri relatif terjangkau dan mudah didapatkan, mulai dari warung kali lima hingga restoran.”kata Ali.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Makanan satu ini memang dikenal luas dan hampir semua orang Indonesia pernah mencicipi, gado-gado memang sangat difavoritkan oleh orang dari semua kalangan. Di dalam makanan legendaris tersebut, selain sayuran kerap kali dihidangkan dengan tambahan telur rebus.Lebih unik lagi, jika dihidangkan tanpa telur maka namanya berubah bukan gado-gado lagi namun demikian makanan tersebut selalu bikin orang ketagihan.

Seperti di Jawa Tengah dan Yogyakarta disebut lotek, sedangkan di bumi Pasundan Jawa Barat orang bilang karedok.Jika  sayuran diganti kecambah atau tauge, orang Jakarta menamakan makanan tersebut ketoprak.Sementara di Jawa Timur, bila ditambah daging sapi di bagian mulut disebut rujak cingur.Bahkan untuk satu porsi rujak cingur harga lebih mahal, ketimbang tanpa disertai cingur.

 Alie Humaedi, profesi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membidangi kebudayaan menerangkan,  sesuai taksonomi atau ilmu pengelompokan, gado-gado, lotek, ketoprak, karedok dan lain-lain termasuk satu kelompok atau satu rumpun. Kendati terdapat beragam penamaan di setiap daerah, namun penggunaan bumbu kacang atau sambal kacang tidak pernah ditinggalkan dan dituangkan diatas sayuran.

“Bila kita cermati keberadaan gado-gado ini cukup unik sekali, bila di tambah bahan maka bukan gado-gado lagi sebutannya.Dari komposisi gado-gado jelas makanan tersebut telah memenuhi standar kesehatan, jadi tidak sekedar mengenyangkan perut namun usai menikmati makanan tersebut tubuh menjadi sehat.Selain itu harga gado-gado sendiri relatif terjangkau dan mudah didapatkan, mulai dari warung kali lima hingga restoran.”kata Ali.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Makanan satu ini memang dikenal luas dan hampir semua orang Indonesia pernah mencicipi, gado-gado memang sangat difavoritkan oleh orang dari semua kalangan. Di dalam makanan legendaris tersebut, selain sayuran kerap kali dihidangkan dengan tambahan telur rebus.Lebih unik lagi, jika dihidangkan tanpa telur maka namanya berubah bukan gado-gado lagi namun demikian makanan tersebut selalu bikin orang ketagihan.

Seperti di Jawa Tengah dan Yogyakarta disebut lotek, sedangkan di bumi Pasundan Jawa Barat orang bilang karedok.Jika  sayuran diganti kecambah atau tauge, orang Jakarta menamakan makanan tersebut ketoprak.Sementara di Jawa Timur, bila ditambah daging sapi di bagian mulut disebut rujak cingur.Bahkan untuk satu porsi rujak cingur harga lebih mahal, ketimbang tanpa disertai cingur.

 Alie Humaedi, profesi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membidangi kebudayaan menerangkan,  sesuai taksonomi atau ilmu pengelompokan, gado-gado, lotek, ketoprak, karedok dan lain-lain termasuk satu kelompok atau satu rumpun. Kendati terdapat beragam penamaan di setiap daerah, namun penggunaan bumbu kacang atau sambal kacang tidak pernah ditinggalkan dan dituangkan diatas sayuran.

“Bila kita cermati keberadaan gado-gado ini cukup unik sekali, bila di tambah bahan maka bukan gado-gado lagi sebutannya.Dari komposisi gado-gado jelas makanan tersebut telah memenuhi standar kesehatan, jadi tidak sekedar mengenyangkan perut namun usai menikmati makanan tersebut tubuh menjadi sehat.Selain itu harga gado-gado sendiri relatif terjangkau dan mudah didapatkan, mulai dari warung kali lima hingga restoran.”kata Ali.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/