alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Psikolog UGM Jelaskan Sebab Suporter Arnakis

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Koentjoro, Psikolog UGM mengatakan tindakan anarkis dilakukan suporter sepakbola terjadi karena dipengaruhi oleh jiwa massa. Hal ini terlihat dalam kericuhan antara oknum suporter di kawasan Jogjakarta.

Koentjoro menerangkan, bahwa seseorang atau individu akan bersikap berbeda saat berada di tengah massa atau gerombolan. Ketika berada ditengah massa akan mendorong munculnya perilaku atau tindakan yang tidak akan dilakukan saat sedang sendiri.

“Jiwa massa ini timbul ketika berada diantara massa dan memunculkan perilaku aneh yang saat dia sendirian tidak akan berani melakukan hal-hal itu. Apalagi ditambah dengan mengenakan pakaian atau atribut yang kemudian menggambarkan itu adalah satu bagian,” jelas pria itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Faktor massa dan atribut, lanjutnya, menjadikan seseorang berani melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan saat sendiri. Termasuk tindakan yang mengarah pada anarkisme. Tak berpikir panjang hingga terjadi konflik bahkan secara fisik.

“Misalnya saja di tengah demo atau kampanye ada pemimpin yang meneriakkan kata-kata dan melakukan gerakan tertentu secara tidak sengaja atau tak disadari akan tertular. Orang seringkali kehilangan kesadaran saat sudah berkumpul karena terhipnotis lingkungan,” kata Koentjoro.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Koentjoro, Psikolog UGM mengatakan tindakan anarkis dilakukan suporter sepakbola terjadi karena dipengaruhi oleh jiwa massa. Hal ini terlihat dalam kericuhan antara oknum suporter di kawasan Jogjakarta.

Koentjoro menerangkan, bahwa seseorang atau individu akan bersikap berbeda saat berada di tengah massa atau gerombolan. Ketika berada ditengah massa akan mendorong munculnya perilaku atau tindakan yang tidak akan dilakukan saat sedang sendiri.

“Jiwa massa ini timbul ketika berada diantara massa dan memunculkan perilaku aneh yang saat dia sendirian tidak akan berani melakukan hal-hal itu. Apalagi ditambah dengan mengenakan pakaian atau atribut yang kemudian menggambarkan itu adalah satu bagian,” jelas pria itu.

Faktor massa dan atribut, lanjutnya, menjadikan seseorang berani melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan saat sendiri. Termasuk tindakan yang mengarah pada anarkisme. Tak berpikir panjang hingga terjadi konflik bahkan secara fisik.

“Misalnya saja di tengah demo atau kampanye ada pemimpin yang meneriakkan kata-kata dan melakukan gerakan tertentu secara tidak sengaja atau tak disadari akan tertular. Orang seringkali kehilangan kesadaran saat sudah berkumpul karena terhipnotis lingkungan,” kata Koentjoro.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Koentjoro, Psikolog UGM mengatakan tindakan anarkis dilakukan suporter sepakbola terjadi karena dipengaruhi oleh jiwa massa. Hal ini terlihat dalam kericuhan antara oknum suporter di kawasan Jogjakarta.

Koentjoro menerangkan, bahwa seseorang atau individu akan bersikap berbeda saat berada di tengah massa atau gerombolan. Ketika berada ditengah massa akan mendorong munculnya perilaku atau tindakan yang tidak akan dilakukan saat sedang sendiri.

“Jiwa massa ini timbul ketika berada diantara massa dan memunculkan perilaku aneh yang saat dia sendirian tidak akan berani melakukan hal-hal itu. Apalagi ditambah dengan mengenakan pakaian atau atribut yang kemudian menggambarkan itu adalah satu bagian,” jelas pria itu.

Faktor massa dan atribut, lanjutnya, menjadikan seseorang berani melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan saat sendiri. Termasuk tindakan yang mengarah pada anarkisme. Tak berpikir panjang hingga terjadi konflik bahkan secara fisik.

“Misalnya saja di tengah demo atau kampanye ada pemimpin yang meneriakkan kata-kata dan melakukan gerakan tertentu secara tidak sengaja atau tak disadari akan tertular. Orang seringkali kehilangan kesadaran saat sudah berkumpul karena terhipnotis lingkungan,” kata Koentjoro.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/