alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Pegawai Minimarket Temukan Bocil Depan Toko Lalu Lapor Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Salma Alfarizdi dan Muhammad Najib terkejut. Baru buka toko sekitar pukul 08.00, dua pegawai minimarket di Jalan MT Haryono, Bugul Lor, itu menemukan seorang bocil (bocah cilik). Bocil laki-laki itu menangis. Ternyata dia baru dinyatakan hilang sekitar pukul 07.00.

BACA JUGA : Pembongkaran Makam Brigadir Yoshua Dihadiri Langsung Pihak Keluarga

Bocil itu bernama Al dan baru berumur 2 tahun. Dia sendirian saat Salman dan Najib membuka pintu minimarket. Al duduk di depan pintu. Nangis. Wajahnya bingung. Mereka lantas menanyai bocil berambut cepak tersebut. Ditanya nama, alamat, dan sebagainya, Al tidak bisa menjawab jelas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena dikhawatirkan sedang dicari orang tuanya, Al diantar ke Mapolsek Bugul Kidul. Warga sekitar pun geger karena mengira dia berasal dari jauh. Mungkin luar kota. Ternyata, Al adalah warga RT 7/RW 2, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dia pergi begitu saja dari rumah saat bermain.

Di Mapolsek Bugul Kidul, bocil itu ditanyai lagi. Rumahmu mana? Namamu siapa? Nama ayahmu siapa?.Semua pertanyaan polisi dijawab dengan tidak jelas. Sampai petugas mengulang-ulang. Si bocil tersenyum sambil memegangi sebuah susu kotak. Ditanya lagi, ia menjawab ”bahasa lain”tidak dimengerti petugas.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Suprihatin mengatakan, anak itu tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Yang diucapkan seperti bahasanya Upin–Ipin. ”Ternyata, katanya sering nonton Upin dan Ipin,” kata Suprihatin lantas tersenyum.Petugas menduga rumah bocil ini tidak jauh dari Kecamatan Bugul Kidul.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Salma Alfarizdi dan Muhammad Najib terkejut. Baru buka toko sekitar pukul 08.00, dua pegawai minimarket di Jalan MT Haryono, Bugul Lor, itu menemukan seorang bocil (bocah cilik). Bocil laki-laki itu menangis. Ternyata dia baru dinyatakan hilang sekitar pukul 07.00.

BACA JUGA : Pembongkaran Makam Brigadir Yoshua Dihadiri Langsung Pihak Keluarga

Bocil itu bernama Al dan baru berumur 2 tahun. Dia sendirian saat Salman dan Najib membuka pintu minimarket. Al duduk di depan pintu. Nangis. Wajahnya bingung. Mereka lantas menanyai bocil berambut cepak tersebut. Ditanya nama, alamat, dan sebagainya, Al tidak bisa menjawab jelas.

Karena dikhawatirkan sedang dicari orang tuanya, Al diantar ke Mapolsek Bugul Kidul. Warga sekitar pun geger karena mengira dia berasal dari jauh. Mungkin luar kota. Ternyata, Al adalah warga RT 7/RW 2, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dia pergi begitu saja dari rumah saat bermain.

Di Mapolsek Bugul Kidul, bocil itu ditanyai lagi. Rumahmu mana? Namamu siapa? Nama ayahmu siapa?.Semua pertanyaan polisi dijawab dengan tidak jelas. Sampai petugas mengulang-ulang. Si bocil tersenyum sambil memegangi sebuah susu kotak. Ditanya lagi, ia menjawab ”bahasa lain”tidak dimengerti petugas.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Suprihatin mengatakan, anak itu tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Yang diucapkan seperti bahasanya Upin–Ipin. ”Ternyata, katanya sering nonton Upin dan Ipin,” kata Suprihatin lantas tersenyum.Petugas menduga rumah bocil ini tidak jauh dari Kecamatan Bugul Kidul.

RADARJEMBER.ID – Salma Alfarizdi dan Muhammad Najib terkejut. Baru buka toko sekitar pukul 08.00, dua pegawai minimarket di Jalan MT Haryono, Bugul Lor, itu menemukan seorang bocil (bocah cilik). Bocil laki-laki itu menangis. Ternyata dia baru dinyatakan hilang sekitar pukul 07.00.

BACA JUGA : Pembongkaran Makam Brigadir Yoshua Dihadiri Langsung Pihak Keluarga

Bocil itu bernama Al dan baru berumur 2 tahun. Dia sendirian saat Salman dan Najib membuka pintu minimarket. Al duduk di depan pintu. Nangis. Wajahnya bingung. Mereka lantas menanyai bocil berambut cepak tersebut. Ditanya nama, alamat, dan sebagainya, Al tidak bisa menjawab jelas.

Karena dikhawatirkan sedang dicari orang tuanya, Al diantar ke Mapolsek Bugul Kidul. Warga sekitar pun geger karena mengira dia berasal dari jauh. Mungkin luar kota. Ternyata, Al adalah warga RT 7/RW 2, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dia pergi begitu saja dari rumah saat bermain.

Di Mapolsek Bugul Kidul, bocil itu ditanyai lagi. Rumahmu mana? Namamu siapa? Nama ayahmu siapa?.Semua pertanyaan polisi dijawab dengan tidak jelas. Sampai petugas mengulang-ulang. Si bocil tersenyum sambil memegangi sebuah susu kotak. Ditanya lagi, ia menjawab ”bahasa lain”tidak dimengerti petugas.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Suprihatin mengatakan, anak itu tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Yang diucapkan seperti bahasanya Upin–Ipin. ”Ternyata, katanya sering nonton Upin dan Ipin,” kata Suprihatin lantas tersenyum.Petugas menduga rumah bocil ini tidak jauh dari Kecamatan Bugul Kidul.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/