alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Masih Bisa Kendalikan Narkoba dari Balik Tahanan

Kemenkumham akan Eliminasi Narapidana

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, 27/7 (ANTARA) – Warga binaan hingga narapidana, disebut Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, hingga saat ini masih bisa mengendalikan jaringan narkoba dari balik rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas).

BACA JUGA : Haji asal Medan yang Wafat Dimakamkan Sharae, Arab Saudi

Pengedar maupun pemakai narkoba yang sudah ditahan, jelas Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Kenedy di Jakarta, masih bisa melakukan transaksi, maupun pengendalian dari lapas atau rutan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mereka yang ada di dalam lapas masih mengendalikan. Ini kami juga sudah koordinasi, bekerja sama dengan Kemenkumham untuk mengeliminasi para pengendali (narkoba) yang ada di lapas ini,” katanya.

Kenedy menjelaskan bahwa pengedar atau pengguna masih memiliki jaringan, bahkan dari luar negeri untuk mengendalikan peredaran dan transaksi.

Kennedy juga tidak merinci, bagaimana pada narapidana itu bisa mengendalikan bisnis narkobanya dari dalam rutan atau lapas.

Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham untuk menyisir narapidana dan warga binaan yang masih memiliki komunikasi dengan jaringan narkoba.

- Advertisement -

Jakarta, 27/7 (ANTARA) – Warga binaan hingga narapidana, disebut Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, hingga saat ini masih bisa mengendalikan jaringan narkoba dari balik rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas).

BACA JUGA : Haji asal Medan yang Wafat Dimakamkan Sharae, Arab Saudi

Pengedar maupun pemakai narkoba yang sudah ditahan, jelas Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Kenedy di Jakarta, masih bisa melakukan transaksi, maupun pengendalian dari lapas atau rutan.

“Mereka yang ada di dalam lapas masih mengendalikan. Ini kami juga sudah koordinasi, bekerja sama dengan Kemenkumham untuk mengeliminasi para pengendali (narkoba) yang ada di lapas ini,” katanya.

Kenedy menjelaskan bahwa pengedar atau pengguna masih memiliki jaringan, bahkan dari luar negeri untuk mengendalikan peredaran dan transaksi.

Kennedy juga tidak merinci, bagaimana pada narapidana itu bisa mengendalikan bisnis narkobanya dari dalam rutan atau lapas.

Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham untuk menyisir narapidana dan warga binaan yang masih memiliki komunikasi dengan jaringan narkoba.

Jakarta, 27/7 (ANTARA) – Warga binaan hingga narapidana, disebut Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, hingga saat ini masih bisa mengendalikan jaringan narkoba dari balik rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas).

BACA JUGA : Haji asal Medan yang Wafat Dimakamkan Sharae, Arab Saudi

Pengedar maupun pemakai narkoba yang sudah ditahan, jelas Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Kenedy di Jakarta, masih bisa melakukan transaksi, maupun pengendalian dari lapas atau rutan.

“Mereka yang ada di dalam lapas masih mengendalikan. Ini kami juga sudah koordinasi, bekerja sama dengan Kemenkumham untuk mengeliminasi para pengendali (narkoba) yang ada di lapas ini,” katanya.

Kenedy menjelaskan bahwa pengedar atau pengguna masih memiliki jaringan, bahkan dari luar negeri untuk mengendalikan peredaran dan transaksi.

Kennedy juga tidak merinci, bagaimana pada narapidana itu bisa mengendalikan bisnis narkobanya dari dalam rutan atau lapas.

Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham untuk menyisir narapidana dan warga binaan yang masih memiliki komunikasi dengan jaringan narkoba.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/