alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

KPK Sebut Gratifikasi Akar Korupsi Harus Dihindari Pejabat

Mobile_AP_Rectangle 1

SRAGEN –RADARJEMBER.ID-Tim Satuan Tugas (Satgas) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hadir di Sragen. Memastikan para pejabat di Kabupaten Sragen agar menghindari gratifikasi karena berpeluang terjadi tindak pidana korupsi. Hal tersebut disampaikan agenda pencanangan Zona Integritas dan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi.

Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, camat hingga sekcam mendapat arahan dari KPK, Senin (25/7) di ruang Sukowati Kantor Pemda Sragen. Tim Satgas KPK yang menyampaikan arahan yakni Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) Sugiarto dan Pemeriksa Gratifikasi dari Deputi Bidang Pencegahan Korupsi Anjas Prasetyo.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, Kabupaten Sragen sudah beberapa kali mencanangkan zona integritas. Mulai dari instansi vertikal seperti Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Polres Sragen dan Kementrian Agama Kabupaten Sragen. Kemudian pada 2018, OPD sampel yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan DPMPTSP.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantas untuk ke-25 puskesmas dan dua sekolah yang telah dicanangkan diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk penilaian tahun depan.”Semoga saya selesai jadi bupati baik Dinas Dukcapil maupun DPMPTSP, serta 25 puskesmas dan dua perwakilan SD dan SMP semuanya sudah dapat menjadi daerah atau wilayah bebas korupsi.”terang Sukowati.

Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) KPK RI Sugiarto mengapresiasi pencanangan zona integritas (ZI) WBK pada 25 puskesmas dan dua sekolah di lingkungan Kabupaten Sragen. Sosialisasi tersebut dinilai sangat mendukung PPG gratifikasi UPG yang merupakan faktor pengungkit untuk ZI WBK.

- Advertisement -

SRAGEN –RADARJEMBER.ID-Tim Satuan Tugas (Satgas) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hadir di Sragen. Memastikan para pejabat di Kabupaten Sragen agar menghindari gratifikasi karena berpeluang terjadi tindak pidana korupsi. Hal tersebut disampaikan agenda pencanangan Zona Integritas dan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi.

Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, camat hingga sekcam mendapat arahan dari KPK, Senin (25/7) di ruang Sukowati Kantor Pemda Sragen. Tim Satgas KPK yang menyampaikan arahan yakni Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) Sugiarto dan Pemeriksa Gratifikasi dari Deputi Bidang Pencegahan Korupsi Anjas Prasetyo.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, Kabupaten Sragen sudah beberapa kali mencanangkan zona integritas. Mulai dari instansi vertikal seperti Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Polres Sragen dan Kementrian Agama Kabupaten Sragen. Kemudian pada 2018, OPD sampel yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan DPMPTSP.

Lantas untuk ke-25 puskesmas dan dua sekolah yang telah dicanangkan diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk penilaian tahun depan.”Semoga saya selesai jadi bupati baik Dinas Dukcapil maupun DPMPTSP, serta 25 puskesmas dan dua perwakilan SD dan SMP semuanya sudah dapat menjadi daerah atau wilayah bebas korupsi.”terang Sukowati.

Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) KPK RI Sugiarto mengapresiasi pencanangan zona integritas (ZI) WBK pada 25 puskesmas dan dua sekolah di lingkungan Kabupaten Sragen. Sosialisasi tersebut dinilai sangat mendukung PPG gratifikasi UPG yang merupakan faktor pengungkit untuk ZI WBK.

SRAGEN –RADARJEMBER.ID-Tim Satuan Tugas (Satgas) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hadir di Sragen. Memastikan para pejabat di Kabupaten Sragen agar menghindari gratifikasi karena berpeluang terjadi tindak pidana korupsi. Hal tersebut disampaikan agenda pencanangan Zona Integritas dan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi.

Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, camat hingga sekcam mendapat arahan dari KPK, Senin (25/7) di ruang Sukowati Kantor Pemda Sragen. Tim Satgas KPK yang menyampaikan arahan yakni Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) Sugiarto dan Pemeriksa Gratifikasi dari Deputi Bidang Pencegahan Korupsi Anjas Prasetyo.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, Kabupaten Sragen sudah beberapa kali mencanangkan zona integritas. Mulai dari instansi vertikal seperti Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Polres Sragen dan Kementrian Agama Kabupaten Sragen. Kemudian pada 2018, OPD sampel yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan DPMPTSP.

Lantas untuk ke-25 puskesmas dan dua sekolah yang telah dicanangkan diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk penilaian tahun depan.”Semoga saya selesai jadi bupati baik Dinas Dukcapil maupun DPMPTSP, serta 25 puskesmas dan dua perwakilan SD dan SMP semuanya sudah dapat menjadi daerah atau wilayah bebas korupsi.”terang Sukowati.

Kepala Satgas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) KPK RI Sugiarto mengapresiasi pencanangan zona integritas (ZI) WBK pada 25 puskesmas dan dua sekolah di lingkungan Kabupaten Sragen. Sosialisasi tersebut dinilai sangat mendukung PPG gratifikasi UPG yang merupakan faktor pengungkit untuk ZI WBK.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/