alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Vegan Crispy Pork Roti Tak Berbahan Daging Babi

Dalam Pameran Makanan THAIFEX- Anuga Asia 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

THAILAND, RADARJEMBER.ID – Pameran makanan dan minuman THAIFEX- Anuga Asia 2022 pertama di Thailand di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok mulai 24 Mei-28 Mei 2022, diadakan oleh Departemen Promosi Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Thailand (DITP), Kamar Dagang Thailand (TCC) dan Koelnmesse. Banyak produk makanan yang dipromokan pada pameran kali ini.

BACA JUGA : Tak Tahu Pasar Ditutup, Pedagang Hewan di Lumajang Tetap Berjualan

Hidangan “Vegan Crispy Pork Roti” terbuat dari meat avatar plant-based crispy pork, demikian yang tercantum dalam daftar menu “Future Food Tasting Menu: Vegan” yang diterima para pengunjung perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022, IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok pada Kamis (26/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski tertulis “pork atau babi”, faktanya hidangan ini disediakan khusus untuk para penganut gaya hidup dengan menerapkan pola makan tanpa mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Tak ada sedikitpun daging babi di dalam hidangan itu melainkan protein kedelai.

“Tidak, tidak sama sekali (mengandung daging babi). Saya pikir ini seperti makanan lokal bukan?, seperti daging babi yang renyah, jadi kami ingin orang-orang mengerti ini substitusi atau alternatif darinya,” ujar CEO dan CO-Founder Tastebud Lab dan Bio Buddy, Santi Abakaz.

Santi mengakui, kata “babi” mungkin tidak bisa diterima semua kalangan khususnya muslim. Oleh karena itu, mengganti kata “babi” dengan daging bakar renyah menurut dia, bisa menjadi suatu pertimbangkan, demi bisa menghubungkan produknya ke pasaran global.

“Tetapi sekali lagi, biarkan pertanyaan ini (terkait mengandung babi) muncul. Tidak seperti nama universal atau internasional kan? Mungkin kita harus menggunakan seperti daging berbahan dasar wajan yang renyah seperti itu, untuk lebih terhubung atau menjadi lebih internasional atau universal,” jelasnya.

- Advertisement -

THAILAND, RADARJEMBER.ID – Pameran makanan dan minuman THAIFEX- Anuga Asia 2022 pertama di Thailand di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok mulai 24 Mei-28 Mei 2022, diadakan oleh Departemen Promosi Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Thailand (DITP), Kamar Dagang Thailand (TCC) dan Koelnmesse. Banyak produk makanan yang dipromokan pada pameran kali ini.

BACA JUGA : Tak Tahu Pasar Ditutup, Pedagang Hewan di Lumajang Tetap Berjualan

Hidangan “Vegan Crispy Pork Roti” terbuat dari meat avatar plant-based crispy pork, demikian yang tercantum dalam daftar menu “Future Food Tasting Menu: Vegan” yang diterima para pengunjung perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022, IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok pada Kamis (26/5).

Meski tertulis “pork atau babi”, faktanya hidangan ini disediakan khusus untuk para penganut gaya hidup dengan menerapkan pola makan tanpa mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Tak ada sedikitpun daging babi di dalam hidangan itu melainkan protein kedelai.

“Tidak, tidak sama sekali (mengandung daging babi). Saya pikir ini seperti makanan lokal bukan?, seperti daging babi yang renyah, jadi kami ingin orang-orang mengerti ini substitusi atau alternatif darinya,” ujar CEO dan CO-Founder Tastebud Lab dan Bio Buddy, Santi Abakaz.

Santi mengakui, kata “babi” mungkin tidak bisa diterima semua kalangan khususnya muslim. Oleh karena itu, mengganti kata “babi” dengan daging bakar renyah menurut dia, bisa menjadi suatu pertimbangkan, demi bisa menghubungkan produknya ke pasaran global.

“Tetapi sekali lagi, biarkan pertanyaan ini (terkait mengandung babi) muncul. Tidak seperti nama universal atau internasional kan? Mungkin kita harus menggunakan seperti daging berbahan dasar wajan yang renyah seperti itu, untuk lebih terhubung atau menjadi lebih internasional atau universal,” jelasnya.

THAILAND, RADARJEMBER.ID – Pameran makanan dan minuman THAIFEX- Anuga Asia 2022 pertama di Thailand di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok mulai 24 Mei-28 Mei 2022, diadakan oleh Departemen Promosi Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Thailand (DITP), Kamar Dagang Thailand (TCC) dan Koelnmesse. Banyak produk makanan yang dipromokan pada pameran kali ini.

BACA JUGA : Tak Tahu Pasar Ditutup, Pedagang Hewan di Lumajang Tetap Berjualan

Hidangan “Vegan Crispy Pork Roti” terbuat dari meat avatar plant-based crispy pork, demikian yang tercantum dalam daftar menu “Future Food Tasting Menu: Vegan” yang diterima para pengunjung perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022, IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok pada Kamis (26/5).

Meski tertulis “pork atau babi”, faktanya hidangan ini disediakan khusus untuk para penganut gaya hidup dengan menerapkan pola makan tanpa mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Tak ada sedikitpun daging babi di dalam hidangan itu melainkan protein kedelai.

“Tidak, tidak sama sekali (mengandung daging babi). Saya pikir ini seperti makanan lokal bukan?, seperti daging babi yang renyah, jadi kami ingin orang-orang mengerti ini substitusi atau alternatif darinya,” ujar CEO dan CO-Founder Tastebud Lab dan Bio Buddy, Santi Abakaz.

Santi mengakui, kata “babi” mungkin tidak bisa diterima semua kalangan khususnya muslim. Oleh karena itu, mengganti kata “babi” dengan daging bakar renyah menurut dia, bisa menjadi suatu pertimbangkan, demi bisa menghubungkan produknya ke pasaran global.

“Tetapi sekali lagi, biarkan pertanyaan ini (terkait mengandung babi) muncul. Tidak seperti nama universal atau internasional kan? Mungkin kita harus menggunakan seperti daging berbahan dasar wajan yang renyah seperti itu, untuk lebih terhubung atau menjadi lebih internasional atau universal,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/