alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tabuh Drum 22 Jam Masuk Rekor MURI

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Bunga merilis single tepat seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-17 tahun. Sedangkan singel perdana berjudul Panggrantesing Jagad (Kesedihan Bumi), telah dirilis pada Januari 2020 silam.

BACA JUGA : Dua Bocah di Bawah Umur Asal Puger Tertangkap Edarkan Pil Edan

“Sebenarnya lagu ini pun diproseskan barengan dengan Panggrantesing Jagad. Jadi mulai tahun 2020 sudah direcording tetapi belum ada video klipnya,” ungkap Bunga Bangsa, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (26/5/2022).

Mobile_AP_Rectangle 2

Single terbaru tersebut dirilis secara digital dalam format Video Klip di Channel Youtube Bunga Bangsa Official. Kemudian disusul dengan perilisan audionya yang dapat didengar diseluruh Platform digital seperti Spotify, Joox, Apple Music, pada tanggal 27 Mei 2022.

“Kenapa jaraknya (rilis) lumayan lama, dua tahun. Pengennya setelah rilis itu saya bisa main di kota-kota lain, mungkin di beberapa acara musik. Cuma waktu itu kan Pandemi, dan sementara main offline dulu di banyak kota. Akhirnya baru tahun ini bisa rilis lagi,” imbuh Bunga.

Sebagai anak bangsa yang cinta terhadap tanah airnya, Bunga Bangsa memiliki misi untuk melestarikan budaya, bahasa dan musik tradisional di Indonesia. Sehingga, ia masih menggunakan bahasa jawa sebagai lirik dalam single terbarunya.

Selain itu beberapa alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan, seruling, kecapi dan kendang di balut apik dalam kesatuan utuh dalam komposisinya. Bersamaan juga, dengan musik khas Bunga Bangsa yang Modern dan Bergenre Proggressive Metal.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Bunga merilis single tepat seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-17 tahun. Sedangkan singel perdana berjudul Panggrantesing Jagad (Kesedihan Bumi), telah dirilis pada Januari 2020 silam.

BACA JUGA : Dua Bocah di Bawah Umur Asal Puger Tertangkap Edarkan Pil Edan

“Sebenarnya lagu ini pun diproseskan barengan dengan Panggrantesing Jagad. Jadi mulai tahun 2020 sudah direcording tetapi belum ada video klipnya,” ungkap Bunga Bangsa, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (26/5/2022).

Single terbaru tersebut dirilis secara digital dalam format Video Klip di Channel Youtube Bunga Bangsa Official. Kemudian disusul dengan perilisan audionya yang dapat didengar diseluruh Platform digital seperti Spotify, Joox, Apple Music, pada tanggal 27 Mei 2022.

“Kenapa jaraknya (rilis) lumayan lama, dua tahun. Pengennya setelah rilis itu saya bisa main di kota-kota lain, mungkin di beberapa acara musik. Cuma waktu itu kan Pandemi, dan sementara main offline dulu di banyak kota. Akhirnya baru tahun ini bisa rilis lagi,” imbuh Bunga.

Sebagai anak bangsa yang cinta terhadap tanah airnya, Bunga Bangsa memiliki misi untuk melestarikan budaya, bahasa dan musik tradisional di Indonesia. Sehingga, ia masih menggunakan bahasa jawa sebagai lirik dalam single terbarunya.

Selain itu beberapa alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan, seruling, kecapi dan kendang di balut apik dalam kesatuan utuh dalam komposisinya. Bersamaan juga, dengan musik khas Bunga Bangsa yang Modern dan Bergenre Proggressive Metal.

RADARJEMBER.ID – Bunga merilis single tepat seminggu sebelum ulang tahunnya yang ke-17 tahun. Sedangkan singel perdana berjudul Panggrantesing Jagad (Kesedihan Bumi), telah dirilis pada Januari 2020 silam.

BACA JUGA : Dua Bocah di Bawah Umur Asal Puger Tertangkap Edarkan Pil Edan

“Sebenarnya lagu ini pun diproseskan barengan dengan Panggrantesing Jagad. Jadi mulai tahun 2020 sudah direcording tetapi belum ada video klipnya,” ungkap Bunga Bangsa, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (26/5/2022).

Single terbaru tersebut dirilis secara digital dalam format Video Klip di Channel Youtube Bunga Bangsa Official. Kemudian disusul dengan perilisan audionya yang dapat didengar diseluruh Platform digital seperti Spotify, Joox, Apple Music, pada tanggal 27 Mei 2022.

“Kenapa jaraknya (rilis) lumayan lama, dua tahun. Pengennya setelah rilis itu saya bisa main di kota-kota lain, mungkin di beberapa acara musik. Cuma waktu itu kan Pandemi, dan sementara main offline dulu di banyak kota. Akhirnya baru tahun ini bisa rilis lagi,” imbuh Bunga.

Sebagai anak bangsa yang cinta terhadap tanah airnya, Bunga Bangsa memiliki misi untuk melestarikan budaya, bahasa dan musik tradisional di Indonesia. Sehingga, ia masih menggunakan bahasa jawa sebagai lirik dalam single terbarunya.

Selain itu beberapa alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan, seruling, kecapi dan kendang di balut apik dalam kesatuan utuh dalam komposisinya. Bersamaan juga, dengan musik khas Bunga Bangsa yang Modern dan Bergenre Proggressive Metal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/