alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Definisi Sukses Setiap Orang Berbeda-beda

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Kesuksesan merupakan sesuatu yang ingin dimiliki oleh setiap orang. Baik yang sudah berumur, anak muda yang punya prestasi segudang, bahkan jadi pengusaha sukses sebelum menginjak kepala tiga. Namun setiap orang memiliki definisi kesuksesan yang berbeda-beda. Di tengah berbagai kesuksesan yang dirasakan sebagian orang, apakah wajar bila seseorang ingin hidup biasa-biasa saja?

BACA JUGA : Kekerasan Seksual Tidak Cukup dengan Penangkapan

Psikolog Rininda Mutia dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia mengatakan tidak ada salahnya bila ada orang yang ingin punya kehidupan biasa saja, sebab definisi sukses itu bervariasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Karena nilai dan kebutuhan seseorang berbeda-beda,” kata psikolog dari Universitas Atma Jaya seperti dikutip dari ANTARA.

Kesuksesan diartikan berbeda oleh setiap orang, tergantung dari kebutuhan individu. Orang yang punya kebutuhan untuk punya prestasi ingin punya nilai baik di sekolah dan jabatan bagus di kantor. Ada juga orang yang mementingkan interaksi dengan orang lain, lebih baik punya banyak teman ketimbang nilai bagus. Ada pula mereka yang lahir dengan kebutuhan untuk punya kuasa, hasrat menjadi seorang pemimpin.

Menurut Rininda, kesuksesan individu bisa diartikan berbeda-beda. Bagi orang yang menginginkan kehidupan stabil, maka hidup wajar adalah hasil kesuksesan. Di sisi lain, ada orang yang menganggap hidup stabil itu membosankan dan ingin hidup lebih menantang bagai roller coaster.

“Jadi, inilah mengapa kita tidak bisa membandingkan satu orang dengan yang lainnya. Kita tidak bisa bilang dia sukses dan dia tidak sukses,” tegasnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Kesuksesan merupakan sesuatu yang ingin dimiliki oleh setiap orang. Baik yang sudah berumur, anak muda yang punya prestasi segudang, bahkan jadi pengusaha sukses sebelum menginjak kepala tiga. Namun setiap orang memiliki definisi kesuksesan yang berbeda-beda. Di tengah berbagai kesuksesan yang dirasakan sebagian orang, apakah wajar bila seseorang ingin hidup biasa-biasa saja?

BACA JUGA : Kekerasan Seksual Tidak Cukup dengan Penangkapan

Psikolog Rininda Mutia dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia mengatakan tidak ada salahnya bila ada orang yang ingin punya kehidupan biasa saja, sebab definisi sukses itu bervariasi.

“Karena nilai dan kebutuhan seseorang berbeda-beda,” kata psikolog dari Universitas Atma Jaya seperti dikutip dari ANTARA.

Kesuksesan diartikan berbeda oleh setiap orang, tergantung dari kebutuhan individu. Orang yang punya kebutuhan untuk punya prestasi ingin punya nilai baik di sekolah dan jabatan bagus di kantor. Ada juga orang yang mementingkan interaksi dengan orang lain, lebih baik punya banyak teman ketimbang nilai bagus. Ada pula mereka yang lahir dengan kebutuhan untuk punya kuasa, hasrat menjadi seorang pemimpin.

Menurut Rininda, kesuksesan individu bisa diartikan berbeda-beda. Bagi orang yang menginginkan kehidupan stabil, maka hidup wajar adalah hasil kesuksesan. Di sisi lain, ada orang yang menganggap hidup stabil itu membosankan dan ingin hidup lebih menantang bagai roller coaster.

“Jadi, inilah mengapa kita tidak bisa membandingkan satu orang dengan yang lainnya. Kita tidak bisa bilang dia sukses dan dia tidak sukses,” tegasnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Kesuksesan merupakan sesuatu yang ingin dimiliki oleh setiap orang. Baik yang sudah berumur, anak muda yang punya prestasi segudang, bahkan jadi pengusaha sukses sebelum menginjak kepala tiga. Namun setiap orang memiliki definisi kesuksesan yang berbeda-beda. Di tengah berbagai kesuksesan yang dirasakan sebagian orang, apakah wajar bila seseorang ingin hidup biasa-biasa saja?

BACA JUGA : Kekerasan Seksual Tidak Cukup dengan Penangkapan

Psikolog Rininda Mutia dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia mengatakan tidak ada salahnya bila ada orang yang ingin punya kehidupan biasa saja, sebab definisi sukses itu bervariasi.

“Karena nilai dan kebutuhan seseorang berbeda-beda,” kata psikolog dari Universitas Atma Jaya seperti dikutip dari ANTARA.

Kesuksesan diartikan berbeda oleh setiap orang, tergantung dari kebutuhan individu. Orang yang punya kebutuhan untuk punya prestasi ingin punya nilai baik di sekolah dan jabatan bagus di kantor. Ada juga orang yang mementingkan interaksi dengan orang lain, lebih baik punya banyak teman ketimbang nilai bagus. Ada pula mereka yang lahir dengan kebutuhan untuk punya kuasa, hasrat menjadi seorang pemimpin.

Menurut Rininda, kesuksesan individu bisa diartikan berbeda-beda. Bagi orang yang menginginkan kehidupan stabil, maka hidup wajar adalah hasil kesuksesan. Di sisi lain, ada orang yang menganggap hidup stabil itu membosankan dan ingin hidup lebih menantang bagai roller coaster.

“Jadi, inilah mengapa kita tidak bisa membandingkan satu orang dengan yang lainnya. Kita tidak bisa bilang dia sukses dan dia tidak sukses,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/