Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isu BPJS Kesehatan Ditutup pada 2026 Bikin Heboh, Ini Faktanya

R
Ilustrasi kartu BPJS (Dok RSUD Sawahlunto)
Ilustrasi kartu BPJS (Dok RSUD Sawahlunto)

Advertisement

RADAR JEMBER - Kabar mengenai BPJS Kesehatan yang disebut-sebut bakal berhenti beroperasi pada 2026 menjadi perbincangan di media sosial. 

Informasi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memanfaatkan program tersebut untuk mendapatkan layanan pengobatan.

Lantas, apakah benar BPJS Kesehatan akan menghentikan operasionalnya pada tahun ini?

Advertisement

Mengacu pada klarifikasi yang diberitakan pada Senin (26/10/2026), informasi mengenai penutupan BPJS Kesehatan dipastikan tidak benar. 

JKN tetap berlangsung untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Alih-alih menghentikan program tersebut, pemerintah justru menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp20 triliun untuk mendukung pembiayaan BPJS Kesehatan. 

Advertisement

Dana tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan program JKN sekaligus mendukung kelancaran pembayaran klaim layanan kesehatan.

Rencana penambahan anggaran itu dibahas dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Senin (28/9/2026).

Tambahan dana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas keuangan BPJS Kesehatan. 

Pasalnya, besarnya biaya pelayanan medis yang harus dibayarkan kepada rumah sakit dan fasilitas kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional.

Advertisement

Artikel Terkait

Hoaks! JKN Tidak Dihapus, BPJS Kesehatan Tegaskan Program Tetap Berjalan

Hoaks! JKN Tidak Dihapus, BPJS Kesehatan Tegaskan Program Tetap Berjalan

Isu yang ramai di media sosial soal penghapusan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan digantikan Klinik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dipastikan keliru. BPJS Kesehatan membantah k

Jenguk Bocah Penderita Leukimia, Bupati Lumajang Pastikan Akses Berobat Terjamin

Jenguk Bocah Penderita Leukimia, Bupati Lumajang Pastikan Akses Berobat Terjamin

Bupati Lumajang Indah Amperawati menjenguk anak penderita leukimia di Tompokersan serta memastikan biaya pengobatan dan transportasi ambulans rujukan ke Jember terjamin.

Apresiasi Program Mobil Cinta Jember, BPJS Kesehatan Sebut Inovasi Perlu Ditiru

Apresiasi Program Mobil Cinta Jember, BPJS Kesehatan Sebut Inovasi Perlu Ditiru

BPJS Kesehatan RI mengapresiasi inovasi 38 unit Mobil Cinta Pemkab Jember sebagai bentuk kolaborasi daerah yang patut dicontoh oleh kabupaten/kota lain.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer